Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kabut Pelangi

“Juni… Ini ibu nak.. Ibu rindu ingin bertemu kamu….” Sayup-sayup, kudengar suara itu. Suara yang acap kali datang merasuki, melebur dan menyesakkan dalam mimpiku. Aku terbangun tiba-tiba dari mimpiku. Aku...

Sebelum Habis Masa

Kabut hitam tebal berfose di angkasa sang pencipta. Udara dingin merasuk menembus pori-pori kulit keriput yang menyimpan seribu sejarah. Gubuk sederhana menjadi saksi bisu sandiwara kehidupan. Yang terkadang ada tawa bahagia...

Takdir Sukri

Hilir mudik, mondar-mandir, semua bergerak berusaha mengejar roda putaran waktu yang bergulir dengan sangat cepat, pepatah bahwa waktu adalah uang, waktu adalah seperti pisau yang memiliki 2 mata yang tajam dan tumpul, waktu...

Kuihat Lirihan Suara

Diandra. Di tengah lesung pipit manismu yang teraba, mendamaikan setiap senyap yang merambati dinding-dinding hati. Di sisi maya aku bisa melihat, meski hanya mimpi yang takkan pernah menjadi nyata. Berteman dan bernyanyi...

Jawaban di Panti Werdha

Menjelaskan bahwa neraka tidak bertempat dan tidak berwujud. Neraka adalah alamnya jiwa manusia yang lupa kepada Allah. Karena pada waktu hidupnya tidak menyembah Allah atau tidak taat kepada perintah Allah, melanggar larangan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply