Kehidupan Nirmala Dan Hana

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kehidupan
Lolos moderasi pada: 29 June 2016

Di suatu Desa, hiduplah seorang seorang kakak beradik. Si kakak bernama Nirmala dan si adik bernama Hana. 8 tahun yang lalu, saat Hana berumur 4 tahun daan Nirmala berumur 7 orangtua mereka meninggal karena kecelakaan. Saat berbelanja di kota mereka tabrakan dengan truk dan saat itu Nirmala dan Hana ditinggal berdua di rumah. Walaupun masih kecil mereka telah tertanam hidup mandiri oleh orangtuanya. Mereka mengumpulkan kayu bakar, membuat dompet, gantungan kunci, gelang, kalung dan mainan buatan mereka sendiri dan menjualnya di kota. Mereka tidak mengeluh karena siapa lagi yang bisa menghidupi mereka selain mereka berdua. Tapi masih ada bu Eli yang mengajar mereka. Walaupun Mereka tidak bersekolah tapi mereka tetap belajar di rumah dengan buku fotokopi dari sekolah dan itu pun berkat bu Eli.

Saat kami berdua telah dewasa, kami dapat bersekolah di Universitas Gadjah Mada, Jogja, yang merupakan universitas terbaik no. 1 di Indonesia karena bantuan dana dari bu Eli, guru belajarku saat berumur 8 – 14 tahun. “kak, keren deh, kita bisa sekolah di universitas ini dan menjadi mahasiswa di universitas ini!” kata Hana dengan semangat. “Iya. Kita harus bersyukur dengan Tuhan karena telah memberikan orang sebaik bu Eli itu.” laanjut Nirmala

Hana memilih jurusan pertanian dan Nirmala memilih jurusan pertanian juga.

Mengetahui Kakaknya mendapatkan beasiswa karena kepintarannya itu, ia memberi selamat kepada kakaknya itu. “kak, selamat ya dapet beasiswa” ujar adiknya yang kadang jail itu. “iya dek. Kakak juga seneng. Adek juga harus pinter biar dapet beasiswa itu dan tidak merepotkan Bu Eli” lanjut Nirmala sekaligus memberikan adiknya semangat juga.

Saat Nirmala wisuda, Bu Eli datang bersama keluarganya yang sudah mengangap Nirmala dan Hana itu sebagai bagian dari keluarga mereka. Mereka bangga karena Nirmala mendapatkan Hasil yang memuaskan dari hasil jerih payahnya selama bertahun-tahun.

Beberapa saat kemudian Hana wisuda dan mendapatkan hasil seperti kakaknya juga.

Sekarang mereka telah menjadi sarjana dan menetap di kota bukan di desa lagi.

Selesai

Cerpen Karangan: Blandina Putri Wijaya

Cerpen Kehidupan Nirmala Dan Hana merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


18 Tahun Silam

Oleh:
“Wii..!!!” panggilku lantang. Nafasku masih terengah-engah karena berlarian mengejar burung kutilang yang sudah berhasil kutangkap. Aku kemudian duduk di salah satu kursi yang ada di dalam kelas itu. Jemariku

Persembahan Buat Mama (Part 1)

Oleh:
Sejak usia belum genap satu tahun, Ara hidup tanpa kehadiran seorang ayah. Ayahnya pergi meninggalkannya dan ibu yang sangat dicintai serta mencintainya. Melihat teman-temannya yang tumbuh dengan orangtua yang

Si Jal*ng

Oleh:
Ia menyeka wajahnya dengan kapas basah. Ia menyeka wajah yang sudah seperti tanah tak bertuan, jerawat tumbuh dengan liar seperti belukar. Atau mungkin lebih serupa dengan pemukiman kumuh di

Berjalan Dalam Lumpur

Oleh:
Olilit.. Ini bukanlah tempat wisata yang digemari para wisatawan. Tempat ini juga bukan kota besar seperti makassar, surabaya atau pun jakarta. Ini hanya sebuah desa kecil di tengah kabupaten.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *