Lima Sales Geblek Episode Hidup Itu Masalah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kehidupan
Lolos moderasi pada: 10 May 2016

“Tanpa masalah itu sama saja artinya dengan tidak hidup. Jadi jika ada orang ingin bebas dari masalah, itu sama saja dia ingin mati. Karena konsekuensi dari hidup adalah adanya masalah. Jadi, nikmati saja masalahmu sampai akhir hayat,” suara seorang motivator di stasiun radio.
“Wah.. deep banget tuh,” Norman berkomentar. Saat ini dia dalam satu mobil dengan Evy, sales baru dan mereka sedang joint visit ke beberapa customer. Norman yang nyetir.
“Apa betul begitu? Bukannya hidup ini adalah pilihan?” Evy balas berkomentar.

“Kalau hidup sama dengan masalah, saya nggak setuju. Terkesan putus asa dan berat banget. Hidup seperti beban karena mengandung banyak masalah,” lanjut Evy.
“Mmm.. gimana ya? Menurutku memang hidup itu pilihan. Tapi ternyata setiap pilihan malah menghasilkan masalah. Gue ambil contoh ya. Pagi tadi gue dihadapkan pada dua pilihan: minum kopi atau minum obat. Kalau minum kopi, berarti tiga jam kedepan aku nggak boleh minum obat. Kamu kan tahu efek kopi dan obat jika diminum bareng. Aku pilih minum kopi. Dan sekarang sakit kepalaku kumat. Padahal belum satu jam. Terpaksa sakit ini ku tahan saja. Itu masalah kan?” jelas Norman.

Evy manggut-manggut. Pembicaraan ini menjadi menarik. “Jadi kalau digabung menjadi seperti ini: Hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan akan menghasilkan masalah. Tugas kita adalah menyelesaikan tiap masalah yang dihasilkan oleh pilihan kita. Keren kan?”
“Hahaha. Mantap. Cocok jadi motivator kamu itu?”
“Tentu dooong. Tapi beneran, kata- kata tadi baru ter-pikir-kan sekarang. Selama ini aku nggak nyadar sama sekali. Hidup cukup dijalani aja. Mengalir seperti air,”

“Eh.. aku mau kasih contoh lagi. Ini erat banget dengan kita para sales. Saat kita memilih untuk menerima order dari customer, kita punya masalah yaitu bertanggung jawab mengirim order tersebut tepat waktu. Dan masalah lanjutannya adalah mengkoordinasikan order dengan tim-tim yang lain, mulai ppic, produksi, quality, dan distribusi. Dan dalam prosesnya nanti tidak menutup kemungkinan ada masalah yang timbul. Entah itu mesin rusak, material habis dan lain-lain. Belum lagi complain jika barang nggak sesuai spek customer. Intinya kita sebagai sales benar-benar harus memantau setiap proses agar order sesuai pesanan pelanggan. Benar-benar kerja ekstra demi customer. Begitu ya?” Evy ngomong panjang lebar.

“Naaahh… pinter. Josss!!!”
“Gue tambahin lagi. Saat gue memilih pulang malam karena menyelesaikan pekerjaan, siap-siap aja diomelin istri. Hehehe,” Norman melanjutkan.
“Hahaha. Memang repot punya istri galak,”
“Bukan galak. Tapi perhatian,”
“Cieee… cie.. perhatian nih yeee,”
Mereka tertawa bersama.

“Terus? Kesimpulannya apa mau ku-update di FB nih!!!” Evy mulai membuka smartphone-nya.
“Hidup adalah menyelesaikan setiap masalah yang dihasilkan oleh pilihan kita dengan sebaik-baiknya,” Norman menjawab dengan mantap.
“Keren.”

Cerpen Karangan: Nyoto
Blog: alkisahkita.blogspot.com
Baca cerpen yang lain yak, di alkisahkita.blogspot.com. Thenkiyuu.

Cerpen Lima Sales Geblek Episode Hidup Itu Masalah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mystery Of Love (Part 1)

Oleh:
Apakah cinta itu harus seperti alam ghaib yang kita tahu itu ada namun sangat misterius, kenapa sangat misterius karena cinta datang tiba-tiba kemudian pergi tanpa sebab, dia hadir tanpa

Meluluh Dosa

Oleh:
Aku dan Albert sudah tinggal bersama sejak kecil. Itu tentu saja, karena kami adalah sepasang saudara. Kakakku, wajahnya tampan, tubuhnya ideal, senyumnya mengoda. Bicara soal sifat, ia sangat sabar

Jika Benci

Oleh:
Ranu adalah pegawai baru disebuah perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan jasa. Ia diterima sebagai salah satu staff keuangan. Bidang yang sangat baru baginya. Meskipun ia kuliah jurusan yang sama

Renungkan

Oleh:
Alex terlahir dari keluarga cukup berada, masalah uang, alex tinggal mengulurkan tangan, masalah makan dan sebagainya sudah di atur oleh baby sister yang biasanya dipanggilnya “BIBI”. Dan semua keindahan

Nyanyian Pagi di Victoria

Oleh:
Dengan setengah berjongkok kuarahkan kamera “olympus” ku ke satu-satunya objek yang sudah lama kuincar selama tiga tahun terakhir. Tak cukup sekali, bahkan berkali-kali kupotret sosok seniman bela diri yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *