Maafkan Aku Ibu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kehidupan, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 5 November 2012

Pada malam itu Novi bertengkar hebat dengan ibunya.karna sangkin marahnya mereka ibunya mengusir Novi.Dan ia pergi dari rumah tanpa membawa apapun..
Setelah lama berjalan,Novi melewati sebuah kedai mie.Ia lapar karena dari siang belum tidur dan ia mencium harumnya aroma masakan membuatnya semakin kelaparan.Pemelik kedai melihatnya berdiri lama didepan kedainya,lalu berkata:”Nona mau pesan semangkuk mie?” tanya pemilik kedai
“Ya,tetapi aku tidak mempunyai uang sama sekali.” jawab Novi dengan malu malu.
“Tidak apa apa aku yg traktir.”,.kata pemilik kedai..”silahkan duduk! Aku akan memasakkan mie untukmu.”

Tidak lama kemudian pemilik kedai membawakan semangkuk mie.Kemudian Novi memakannya beberapa suap sambil air matanya berlinang.
“Ada apa nona?”tanya pemilik kedai.
“Tidak apa apa,aku terharu.”jawab Novi sambil mengeringkan air mata..,..”Bahkan kau orang yang baru ku kenal memberiku semangkuk mie.! Tetapi,.. ibuku sendiri setelah bertengkar denganku dan malah mengusirku dari rumah dan menyuruhku agar jangan kembali lagi.”…,..”Kau orang yang baru ku kenal begitu peduli denganku dibanding dengan ibuku sendiri,terimakasih banyak.”

Pemilik kedai setelah mendengarkan perkataan Novi,menarik nafas panjang,lalu berkata:”Nona mengapa kau berpikir seperti itu?..Renungkanlah hal ini.Aku cuma memberimu semangkuk mie,kau begitu terharu dan berterimakasih kepadaku.Tetapi ibumu memasakkan mie dan nasi untukmu sejak kau kecil sampai saat ini,mengapa kau tidak berterimakasih kepada ibumu?malah bertengkar denganya.”
Novi terhenyak mendengarkan hal tsb.”Mengapa aku tidak pernah terpikirkan tentang hal tsb..,.Untuk semangkuk mie dari orang yang baru kukenal aku begitu berterima kasih,,,Tetapi kepada ibuku sendiri yang telah memasak untukku selama bertahun tahun,, aku bahkan tidak memperlihatkan kepudiianku kepadanya,,malah karna masalah sepele aku bertengkar denganya.

Novi segera menghabiskan mienya,lalu menguatkan dirinya tuk segera pulang ke rumahnya.Di sepanjang jalan pulang kerumah.Ia terus memikirkan kalimat apa yang harus diucapkan kepada ibunya.Diambang pintu rumahnya ia ibunya denga wajahletih dan cemas.Ketika bertemu dengan Novi,kalimat pertama yang keluar dari ibunya:”Novi kamu sudah pulang,cepat masuk sana,makanlah dulu sebelum kau tidur,aku telah menyiapkan makan malam untukmu,makanlah sebelum kau tidur.makanan akan menjadi dingin klau tidak segera di makan.”

Pada saat itu Novi tidak dapat menahan tangisan dan ia menangis di depan ibunya.

Cerpen Karangan: Sutopo Andri
Facebook: Facebook.com/sutopoandri

Cerpen Maafkan Aku Ibu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepotong Kehidupan Dari Tuhan

Oleh:
Pagi… pagi yang cerah, langit biru tak tersaput awan. Sungguh sangat memesona. Lukisan Tuhan indah tak terperikan indahnya… Aku percaya bahwa di pagi hari, saat dimana janji-janji kehidupan dapat

Misteri 08

Oleh:
Mentari mulai muncul, memancarkan sinar cerahnya dari ufuk timur, memberikan kehidupan baru di muka bumi. Hujan yang turun pada malam itu tampak masih menggenangi lubang-lubang yang ada di jalan.

Teruslah Tersenyum Aa (Part 1)

Oleh:
Malam itu suasana begitu lembap. Hujan yang turun seharian membawa serta awan pekat yang terseret di antara hamparan mega. Kawanan katak di sela-sela selokan terus menggemakan nyanyiannya, ditimpali suara

Seutas Tali

Oleh:
Seorang pemabuk itu berwajah reot, rambutnya ikal tidak rapi dan bibirnya hitam legam akibat ribuan rok*k kretek yang dihisapnya selama ia hidup. Dua kawannya berambut gondrong dan acak-acakan pula.

Goresan Terakhir Dicky

Oleh:
Terlihat seorang anak laki laki berusia 6 tahun yang sedang berlarian di koridor rumah sakit sambil menenteng boneka Stitch kesayangannya. Disitu pula terlihat gadis cantik yang tengah mengejar anak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *