Mahasiswi Hijab Syar’i Dan Dosen Rok Pendek

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau, Cerpen Kehidupan
Lolos moderasi pada: 30 May 2016

Semalam, teman lamaku berkunjung. Pertamanya aku tak mengenali dia, dia banyak berubah. Menurutku perubahan yang aneh, bayangkan saja di kota Semarang yang panasnya sudah melebihi Jakarta ini, dia memakai hijab yang panjangnya selutut, memakai masker pula. Dia malah berniat pula memakai cadar. Ah tak terbayang bagaimana borosnya dia memakai sabun cuci untuk mencuci baju-bajunya yang super itu. Ku ajak ia masuk ke kamar kostku, ku berondong ia dengan pertanyaan-pertanyaan tentang modusnya memakai hijab syar’i. Ia banyak bercerita, dari situ perasaan kagumku muncul padanya. Cobaan-cobaan banyak berdatangan, dia yang dulunya ditaksir banyak mahasiswa, kini satu per satu mereka mulai menjauhinya. Tapi untung saja tempat kerja paruh waktunya tak mempermasalahkan penampilan barunya itu.

“Waktu itu aku terombang-ambing kebimbangan karena mereka menjauhiku, tapi akhirnya aku memutuskan untuk tetap mengenakan hijab syar’i,” tuturnya semalam.

Aku semakin kagum padanya, semoga ia bisa ku jadikan contoh untukku ke depan. Aku dulu juga sempat ingin berpenampilan seperti dia, namun setelah dipertimbangkan, besok-besok sajalah memakainya, aku belum siap. Paginya aku berangkat kuliah, aku mengambil mata kuliah umum di fakultas Hukum. Berjalan gontai sambil mengantuk, malahan belum mandi. Hanya cuci muka dan berganti baju. Tadinya aku berniat untuk tidak masuk kuliah dan melanjutkan tidur. Tapi teringat waktu itu aku sudah pernah membolos, jadi dengan setengahnya setengah hati aku berangkat. Dosenku kali ini wanita muda. Langkah pertama beliau memasuki ruangan, aku terkagum-kagum dengan penampilannya. Baju merah muda bunga-bunga dengan lengan panjang dan rok selutut berpadu dengan kulitnya yang putih cerah. Sangat cantik.

Kuliah hari ini membahas tentang liberalisme, beliau menjelaskan pula liberalisme di segi agama, “Liberalisme moderat” atau liberalism modern di Indonesia. Intinya tak mempermasalahkan wanita-wanita yang beragama islam yang tidak memakai hijab. Aku sangat setuju, karena aku juga seperti itu. Kadang memakai hijab, kadang malah hanya memakai baju mini. Di sela-sela pembahasan tersebut, salah satu mahasiswi mengangkat tangan.

“Saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut Bu. Liberalism dalam agama itu tentang pahamnya, bukan penampilannya. Menurut saya itu sudah menjadi penyimpangan.” Mahasiswi itu berhijab syar’i pula, persis seperti temanku semalam. Di situ aku labil kembali, benar kata dosenku, tapi temanku juga benar. Agh.. aku benar-benar labil. Biarlah mereka dengan penampilannya, dan aku dengan penampilan plin-planku ini.

Cerpen Karangan: Caswin
Facebook: Caswinrahayu

Cerpen Mahasiswi Hijab Syar’i Dan Dosen Rok Pendek merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bukan Untukku (Part 1)

Oleh:
Seperti kebiasaanku setiap minggu. Aku selalu meluangkan waktuku di sini. Aku duduk dengan membawa serangkaian bunga untuk kekasihku. Kubelai nisannya, bahkan sering kukecup nisannya di sini. Aku sangat menyayanginya.

Harapan Kecilku

Oleh:
Hari ini tahun ajaran baru dimulai. Semua pelosok penjuru telah bersiap-siap melangkah untuk bersekolah kembali, berbeda halnya denganku dengan langkah terseok-seok seakan tak mampu lagi untuk melangkah mencari sedikit

Sayap Yang Patah Telah Kembali

Oleh:
Satu tahun telah berlalu, Mengapa aku belum juga bisa melupakannya. Apa mungkin aku terlalu menyesalkan perpisahan itu? Ataukah karena aku sangat menyayanginya? Entahlah, yang jelas aku sangat sakit hati.

Di Rumah Tuhan

Oleh:
Rembulan tempias sebarkan sinarnya, mencoba menembus celah-celah pekat langit malam. Berharap kan terang benderang bak mentari mendera bumi dengan sinar cerahnya. Perlahan awan pun mulai berarak, wujudnya tak terlalu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *