Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Onta

Cahaya bulan malam ini tampak ragu membasuh bumi. Mungkin bulan takut pada gumpalan awan yang berbaris di langit. Mungkin juga bulan sudah jenuh melihat bumi yang telah menua dan banyak panu tumbuh dikulitnya. Dan malam ini...

Dari Mata Yang Berbeda

Malam yang indah dengan ditemani siraman cahaya rembulan. Angin malam berhembus pelan menembus tubuhku. Tanpa berpikir dua kali, aku keluar dari persembunyian. Sejenak kuedarkan pandangan untuk menentukan jalan mana yang...

Lelaki Paruh Baya di Sekolah Tua

Kaki kecil nya tak pernah letih untuk melangkah menuju sekolah tua itu. Seperti gubuk yang telah lama ditinggal oleh penghuninya. Meja dan kursi enggan menyatu dengan kakinya. Papan tulis hitam di dinding masih berdebu oleh...

Penggila

Lelaki itu duduk tak tenang pada batu cadas yang keras, sekeras deru debam kendaraan yang lalu lalang pada mulusnya Pantura yang tak pernah lengang. Sinar mentari pagi yang mulai meninggi merambatinya yang tengah menyendiri....

Aku, Pilihanku, Serta Pejuang Berbaju Coklat Kecilku

keputusan terkadang membuktikan bahwa ini adalah hal tersulit yang harus dibuat. terutama ketika itu adalah pilihan antara: dimana kau bisa mengambilnya dan di mana kau benar-benar menginginkannya. — [ ... suasana begitu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply