Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Dalam Tangismu Kutemukan Kebahagiaan

Matahari yang sejak pagi menampakkan cahayanya, merangkak perlahan untuk memberikan cahaya kasihnya menuju belahan bumi yang lain. Seiring merangkaknya sang surya sayup-sayup terdengarlah suara kepak burung-burung menuju...

Cerita Sejanak di Waktu Berdetik

Cerita ini akan menceritahkan tentang seseorang dimana dia mulai melangkah memulai masa depan dijalan yang dia sendiri tidak tau akan mengarah kemana. Tiap sejanak waktu dia terus berjalan-berjalan menuju jalan yang dimana...

Markonah dan Uang Lima Ribuan

Markonah menemukan uang lima ribuan. Pas waktu itu di kantongnya hanya tinggal uang lima ribu. Jadi sekarang uang Markonah ada sepuluh ribu. Markonah bingung. Ini uang siapa? Haruskah aku bertanya? Pikirnya. Kalau aku harus...

Keris

Keris itu telah menjadi obyek sengketa dan pemicu perselisihan dalam keluarga kami, tiga bersaudara ahli waris Joyo Wijoyo. Menurut Mas Bardi, keris itu adalah pusaka turun temurun, karena itu secara tradisi, sebagai anak...

Impian Sang Senja

Suatu senja, saat matahari senja “Praaaaaak…!!!!”, hentakan tangan ayah memecah keheningan ruang tamu pada siang itu. “Senja, kamu pikir ayah banyak uang? Ayah hanya tukang becak yang tiap hari belum...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply