Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Eyang Uti

Aku masih mengingatnya ketika beliau mulai menyisiri rambut-rambut keriting tebalku. Beliau dengan lembutnya menyuruhku duduk di depan meja rias. Aku menurut, sambil memperhatikan setiap langkah jari lentikknya. Beliau menurunkan...

Mengejar bayangan

Apalah arti dari sebuah perasaan yang menyelimuti hati ini, semakin dicoba untuk di singkirkan semakin terasa sakit.. semakin di rasakan semakin menjadi-jadi… Wanita itu duduk terdiam dalam keheningan di sebuah ruangan,...

Razia (Part 1)

Waktu berlalu begitu cepat. Secepat detak jarum jam berbunyi nyaring di telingaku. Terik matahari senja menyelinap masuk melalui celah jendela yang aku buka lebar-lebar. Angin berhembus mesra seakan-akan menyapaku. Korden...

Peron

“Kenapa nak? Masalah hati?” Pak Tua itu terkekeh, seperti puas karena sindirannya tepat mengenai sasaran. Aku diam. “Jangan pernah berniat untuk melupakan seseorang. Niatan itu justru hanya akan mengendapkan...

2,5 Persen Saja

“Intinya setiap harta yang kita miliki, wajib kita zakati. Sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW”. Terang Pak Aji di tengah penjelasannya, saat menyampaikan materi hadits bab zakat sore itu. Dia...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply