Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Pelarian Gunung Pelarian

Tanpa pedulikan kondisi pintu yang sudah rusak dan masih dalam kondisi terkunci, kudobrak sekuat tenaga dengan bantuan amarah yang tak terbendung menenggelaman diri dalam nafsu yang hampir tak terkendali, pintu terbuka dengan...

Cinta itu Murah Hati

Dewi Handayani merasa terpekur setelah membuka mukenanya dari menjalani shalat subuh. Ia tahu akan ucapan ibu di sebelahnya yang menjadi tahanan bersamanya di sel penjara wanita itu. Dewi masih beruntung jika hukuman yang...

Gara-Gara Buruk Sangka

Aku terus berlari tanpa memedulikan panggilan kawan-kawanku yang masih asyik bermain voli di lapangan sekolah. Aku tidak ingin pulang terlambat lagi. Ibuku pasti cemas jika aku belum sampai di rumah maghrib nanti. Dari jauh...

Kau tak Sendiri

Apakah diantara kalian ada yang pernah membayangkan yang akan terjadi pada diri kalian begitu hari berganti? Aku rasa kalian pernah membayangkannya, tapi hasilnya berbeda jauh dengan apa yang kalian bayangkan. Mungkin dalam...

Lukisan Dida

Sejak berusia sepuluh tahun, Dida mempunyai keahlian melukis yang sangat hebat. Sudah beberapa kali ia mendapatkan hadiah dari beberapa lomba lukis di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, termasuk di luar negeri....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply