Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Gubuk Tua

Pagi ini, aku dan Soni ada janji mau ke hutan. Aku dan dia mendapatkan tugas kelompok dari dosen di kampus, mengobservasi hewan-hewan yang ada di hutan. Pepohonan yang rindang dan besar menyambut kedatangan kami. Kicauan...

Simpanan

“ini mas tehnya” ucap Sarah dengan lembutnya pada sang suami, Sarah kemudian duduk di samping suaminya dan menyandarkan kepalanya ke bahu sang suami yang baru saja pulang. Tangan suaminya pun langsung menyambut sandaran...

Semburat Mimpi-Mimpi Faiz

Mataku berbinar-binar, sangat senang mendengar rencana Masku-Mas Ardy. Aku tidak bisa berhenti untuk tersenyum bahagia. Kutatap Mas Ardy, aku sangat bahagia. Seketika Mas Ardy beringsut dari tempat duduknya, mempersilakanku...

Aku

Aku adalah orang bodoh. Bagaimana tidak bodoh jika Aku itu tidak pernah menyiram bekas buang airnya sendiri. Aku adalah orang yang bodoh. Bagaimana tidak bodoh, Aku bahkan selalu tertawa nyaring di antara orang-orang yang...

Pemuda dan Belatinya

Pada musim yang tak menentu, terlihat seorang pemuda pengelana waktu yang selalu ditemani dengan gitar antiknya. Berkelana menyusuri tiap jengkal cahaya semesta, tiap bait langkah yang terinjak meninggalkan beribu pertanyaan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Tanah Airku

  1. Frida Ariyanti 17 November, 2012 at 3:24 am | | Reply

    sunggu indah cerpen itu membuat ku sadar akan bangsaku yg hancur

Leave a Reply