Adikku Sayang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Pengorbanan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 31 March 2016

“Ah..” ucapku geram melihat buku ceritaku dirobek-robek oleh adikku, Erita.
“Ada apa sayang?” bunda menghampiriku dan Erita.
“Ini Bun, buku Kakak dirobek-robek sama Erita,” aku segera berlari ke kamar dan mengunci pintu kamar. Aku melampiaskan semua amarahku di buku diaryku. Namaku Emilly Putri Karissa. Aku biasa dipanggil Emy. Setiap hari, adikku selalu saja merobek atau mencoret-coret bukuku. Hampir saja aku pingsan melihat bukuku dirobek-robek oleh Erita. Oh iya, aku punya penyakit jantung, jadi setiap aku kaget atau apalah aku bisa pingsan.

“Kak.. kak..” ada suara dari luar kamarku dan ketukan pintu. Aku berlari membukakan pintu.
“Bunda mau ngomong sama Kakak,”
“Ya sudah,” Sebelumnya, bunda menghembuskan napasnya.
“Begini, tadi Adikmu itu tidak sengaja maafkan saja, lagi pula dia masih kecil,”
“Tapi kan Bunda, aku kesal sekali sama dia,”
“Sebenarnya dia tuh sayang sama kamu, tapi kamu malah memarahi dia seperti itu. Ingat kata dokter, kamu harus jaga amarahmu kalau tidak kamu akan kambuh,” bunda pergi meninggalkanku sendirian.

Esoknya. Aku berangkat sekolah menaiki sepeda.
“Hai! Emy,” Tya, sahabatku menyapaku.
“Oh hai!” aku menjawab dengan lemas.
“Kamu gak apa-apa kan? kamu kambuh lagi?” baru saja Tya menjawab, tiba-tiba semua menjadi gelap.
“Emy, kamu gak apa-apa kan?” samar-samar aku melihat ada bunda, Erita, ayah, dan dokter Alice. (dokter pribadi)

“Kamu ada di rumah sakit Nak,” ucap bunda pelan.
“Emy, sakit jantungmu kambuh lagi Nak. Jadi kamu hanya dapat bertahan hidup sampai jam 12 siang. Kalau mau kamu hidup lebih lama lagi harus ada yang mendonorkan jantungmu,” ucap dokter Alice panjang lebar. Tak terasa air mataku mulai berjatuhan begitu juga dengan bunda, ayah, dan Erita.
“Kak..” panggil Erita.
“Ada apa Erita?” tanyaku sambil terisak.
“Maafin Adek Kak, Adek udah banyak salah sama Kakak. Sekali lagi Adek minta maaf. Sebagai gantinya, Adek mau donorin jantung Adek buat Kakak,” aku kaget! Erita yang paling menyebalkan bagiku kini akan jadi pendonor jantungku. “Enggak biar Kakak tenang saja di sana,” Tiba-tiba, dokter Alice datang.
“Sudah siap Erita?” Erita hanya mengangguk.

Hari pemakaman Erita. Semua bersedih ditinggalkan Erita. Gadis periang yang lucu ini sudah dipanggil oleh Allah. Tak ada lagi yang merobek bukuku, tak ada lagi yang bercanda di setiap kesedihan datang.

The End

Cerpen Karangan: Fathiya Hasna Khairunisa
Nama: Fathiya Hasna Khairunisa
Kelas: 4

Cerpen Adikku Sayang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Secret Of The Box

Oleh:
“Hei sayang.” sapa Flo sambil berjalan menghampiri. “Hai…” sapa Smith. Kenalkan, mereka adalah sahabat terbaikku sejak aku duduk di bangku SMA. Mereka sudah lama pacaran. Sejak kami duduk di

Luka di Hati

Oleh:
Jingga baru saja turun dari mobilnya, dengan anggunnya ia turun layaknya seorang putri dari sebuah kerajaan. Dia tampak cantik dengan gaun putih yang ia gunakan tapi sayangnya tidak akan

Tak Terlihat

Oleh:
Pernahkah kau berpikir bahwa kau merasa kesal, kecewa, dan tak ada yang mengerti akan dirimu? Ya, aku tengah merasakannya sekarang. Dimana saat-saat kebahagiaanku sudah mulai renggang, semua menghilang begitu

Sandiwara Agustus

Oleh:
Pada sore hari terdengar langkah kaki yang menuju ke kamarku, pelan-pelan langkah kaki itu semakin dekat. Saat aku membuka mata, Ibu sudah ada di depan mataku. Aku menatap Ibu

Gaun Terakhir

Oleh:
Matahari telah kembali ke peraduan, malam telah tiba. Pemandangan yang indah di meja makan telah menggoda selera. Waktu berkumpulnya satu keluarga kecil untuk makan malam. Disela-sela waktu makan, Hikma

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Adikku Sayang”

  1. Brigitha says:

    Tokohnya ini brp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *