Akhirnya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 8 July 2016

Halo namaku sintia ramdhani khairrunnisa bisa dipanggil nisa, aku siswa kelas 6 di sd negeri melati 2. Entah kenapa saat aku menanyakan ayah, ibu selalu menjawab “Ayah lagi cari uang nak” Aku kesal dengan jawaban ibu yang selalu seperti itu.

Suatu hari aku pergi ke sekolah naik sepeda, tapi ban sepedaku kempes terpaksa aku harus tambal ban dulu, ketika aku sedang menunggu ban sepedaku ditambal, ada seorang bapak yang bajunya kusut kotor menghampiriku senyumanya memberiku kehangatan tersendiri “Sedang apa disini nak” Kata bapak itu
“Sedang menambal pak” kataku.
“Ayo bapak antarkan saja menggunakan sepeda bapak” Ujar bapak itu
“tapi gak apa apa kan pak”
“Gak jadi masalah nak” kata bapak itu,

Aku pun menghampiri penambal ban itu “Pak nanti sepulang sekolah saya ambil yah”
“siip de” kata penambal ban itu.
“Ayo naik nak”, aku pun naik.
“Namaya siapa de?” Tanya bapak itu
“nisa kalau bapak namanya siapa”
“Nasir” Jawab pak nasir.

Sampailah di depan gerbang sekolahku.
Bel pun bebunyi, aku masuk kelas, dan bel pulang pun berbunyi anak anak berhamburan ke luar kelas. Ternyata di gerbang sekolahku ada pak nasir, “ayo de bapak akan antar pulang”
“ayo pak”.
Di perjalanan aku turun dahulu mengambil sepedaku, dan pulang bersama pak nasir.

Sesampainya di rumah,
Asalamualaikum, mama aku pulang kataku, mama pun keluar kamarnya, mama terkejut “Papa?” Kata mama, pak nasir terkejut melihat mamaku
“Kenapa ma? Oh iya kenalkan ini pak nasir yang menolongku saat ban sepedaku kempes tadi” Kataku
“Papa, kenapa papa tidak pernah pulang dulu kan papa berkata mau cari uang” Kata mamaku sembari meneteskan air mata
“Papa malu ma, papa tidak diterima kerja dimana mana, papa takut kalau nanti nisa malu punya papa pengemis” Kata pak nasir
“Tenanglah pa, sekarang kita tidak seperti dulu sekarang mama punya perusahaan di kawasan menteng itu”, kata mamaku.
“Mama apakah itu papaku” Sambil menunjuk pak nasir
“Iya nak” Kata mamaku singkat.

Sekarang aku sudah tahu bagaimana ayahku yang sebenarnya, terima kasih tuhan.

Cerpen Karangan: Jova Giovanny Adelia
Facebook: Jova Giovanny Adelia
halo nama saya jiva giovanny adelia ,
ini cerpen pertamaku

Cerpen Akhirnya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Impian

Oleh:
“Riski bangun salat subuh!” perintah Nenek Riski. “iya nek” jawab Riski. Riski adalah seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama Neneknya, Riski menjadi yatim piatu sejak dia berumur 3

Lampion Terakhir

Oleh:
Mungkin itu hanya kenangan. Biasanya, aku dan Reila membuat lampion bersama, untuk dijadikan hiasan kamar kami. Tapi, ada satu lampion yang istimewa, membuatku selalu ingin memegangnya, seolah ketika aku

Dia Adalah Mutiaraku

Oleh:
Langit berselimut awan hitam, tak lama kemudian turunlah hujan dengan derasnya. Vira yang berada di jendela pun mengamati tiap tetes air hujan tak terasa air matanya pun menetes mensyukuri

Habis Galau Terbitlah Move On

Oleh:
“Rara… BANGUN…, udah siang ini weh lu kagak bangun ape?, lu mau gantian ama Mami jaga warung hah?” Mami teriak-teriak nggak jelas di kamar gue. “Berisik! 10 menit lagi

Mrs. Aditya

Oleh:
15 April 2017 06.00 WIB Pagi yang cerah, tetapi sedikit menyebalkan. Bagaimana tidak? Lihatlah, pagi-pagi buta seperti ini, ketika aku masih kusut, kucel, dan ditambah rambut mengembang seperti balon,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *