Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kau

Entah sampai kapan aku memikirkan dia. Sebenarnya aku tidak mau memikirkan dia, tapi dia selalu ada di pikiranku. Dia pun selalu ada di mana aku ada. Memang dia aneh. Luna Cahya Sukma adalah namaku, aku kelas IX D di SMP...

Kesakitanku

Hari itu hari minggu, hari dimana ayahku libur kerja, dan kebetulan tidak ada kerja tambahan jadi ayahku ada di rumah, hari minggu adalah hari kesukaanku, hari yang sangat menyenangkan bagiku karena kita sekeluarga semuanya...

Setelah Papa Pergi

Ketika senja tak lagi mampu bertahan, meninggalkan bumi dalam kegelapan, memaksa sang surya tuk menutup hari. Mengukir sepenggal kisah dalam pelupuk mata, menyiratkan keindahan yang palsu. Keindahan yang hanya terlukis kala...

Kata Terakhir Suparto

Suparto adalah guruku Bahasa Indonesia. Sebulan lalu ia berganti tugas dari smp harapan jaya III ke Smp Sukakarya. Dia sering di ejek oleh teman-temanku dari belakang, Teman-temanku berbuat begitu lantaran mereka kesal karena...

Lelaki yang Tercemar Air Mata

Wanita Satu Meski kau tak pernah alpa ciptakan cerah di senyummu, entah mengapa aku selalu bisa selami tatap itu bukan sebagai gerbang tawa, melainkan sepasang ceruk kesedihan. Aku memang baru mengenalimu seminggu lalu. Namun,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply