Aku Ingin Sekolah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 13 February 2013

“Ibu, Mila ingin sekali bisa sekolah kaya temen temen Mila yang lain” keluh Mila kepada Ibu nya.
“iya Mila, ibu tau kamu mau sekolah. tapi mau diapain lagi, ibu tidak punya biaya untuk sekolah kamu” terang ibu kepada Mila.
dengan wajah sedih Mila masuk ke kamar nya.

“Kenapa sih aku nggak bisa sekolah? Tuhan bantu aku, aku ingin kaya temen temen ku bisa sekolah” keluh Mila sambil menangis di kamar nya.
tiba tiba ibu Mila datang, “Mila ibu tau perasaan kamu, ibu janji ibu akan bekerja keras untuk membiayai mu masuk sekolah” kata ibu.
“bener bu??” tanya Mila tak menyangka.
“iya. tapi ibu enggak janji, kan kamu tau pekerjaan ibu hanya sebagai pembantu. ayah sudah meninggal jadi kamu harus bantu ibu kerja agar kita bisa mendapatkan uang” tutur ibu.
“iya bu, Mila janji akan bantu ibu” jawab Mila semangat.

Setelah itu Mila pergi ke rumah Nita untuk belajar.
Nita selalu mengajar kan Mila, karna dia tau Mila itu tidak sekolah akhirnya Nita sengaja mengajarkan Mila belajar karna semangat belajar Mila yang sangat tinggi.
saat di perjalanan Mila melihan kakek kakek yang seperti nya tersesat di kampung ini.
“kek, kakek mau kemana?” tanya Mila kepada kakek itu.
“kakek juga bingung cu, kakek tadi kesini bersama dengan anak kakek tapi sekarang anak kakek tidak tau kemana” tutur kakek itu.
“oh ya sudah kakek ikut Mila aja pulang ke rumah Mila, kalau kakek sudah bertemu anak kakek, baru kakek pulang. nanti Mila dan ibu Mila akan bantu kakek mencari anak kakek itu, biar kakek bisa pulang.” kata Mila kepada kakek itu.

Akhirnya Mila pulang dengan kakek itu kerumah Mila, gara gara kakek itu Mila nggak jadi belajar kerumah Nita.
“kek, ini rumah Mila, semoga kakek senang tinggal di sini untuk sementara” kata Mila kepada kakek itu.
“iya cu, kakek pasti senang sekali tingal disini” kata kakek itu sambil tersenyum.
Esok pagi nya ada yang datang ke rumah Mila.
tok…tok…tok…
“iya tunggu sebentar” saut ibu dari dalam rumah.
“maaf bapak siapa ya?” tanya ibu kepada laki laki yang berdiri di depan pintu rumah Mila.
“perkenal kan saya Wijaya Haryanto, saya ke sini untuk menjemput bapak saya yang ada di rumah ibu” kata lelaki itu.
“oh jadi kakek yang di dalam itu bapak anda?” tanya ibu.
“iya” jawab lelaki itu.
Ibu pun memanggil kakek yang sedang berbicara sama Mila.
“kek, anak kakek ada di depan ingin jemput kakek!” seru ibu kepada kakek.
kakek pun menghampirinya.
kakek pun lekas pulang ke rumah nya dengan anak nya itu.
“Mila kakek pulang dulu ya?” pamit kakek kepada Mila.
“iya kek, kakek hati hati ya di jalan, kakek jangan lupain Mila ya!” pinta Mila ke kakek.
“Iya Mila kakek akan selalu ingat kamu” kata kakek.
“kek, kalau ada waktu main main lagi ya kesini” pinta Mila lagi.
“pasti cu” kata kakek sambil tersenyum.

Tiba tiba lelaki itu mengeluarkan koper yang besar, isi koper itu uang.
“bu mohon diterima uang ini, semoga bermanfaat untuk ibu dan Mila.” kata lelaki itu sambil menyerahkan kopernya.
“tidak pak, saya menolong kakek ini iklas kok, saya tidak mengharapkan imbalan.” kata ibu sambil tersenyum.
“kalau ibu tidak mau menerima, apa yang ibu minta akan saya turuti.” kata lelakki itu.
Ibu menatap Mila sejenak.
“pak aku tak mengharap kan apa apa dari bapak, aku hanya ingin sekolah.” pinta Mila kepada bapak itu.
“oh kalau begitu gampang. saya akan turuti permintaan mu, tapi bagaimana kalau kamu sekolah di Jakarta?” tanya lelaki itu.
“Jakarta? terus ibu gimana?” tanya Mila.
“ibu kamu ya ikut juga ke Jakarta.” kata lelaki itu.

Mila dan ibu nya pun pergi ke Jakarta, mereka tinggal di rumah kakek dan lelaki itu. Mila sangat senang karna dia bisa sekolah di SD International School. Semenjak sekolah di situ Mila mendapat teman banyak yang baik dan sayang kepada Mila, selain itu Mila juga mendapat juara di kelas. Mila sangat berterima kasih sekali sama kakek dan keluarga karna telah menyekolahkan Mila.

Cerpen Karangan: Natalia Melati
Facebook: Natalia Melati Pangaribuan
Kelas : VII.8
Sekolah : SMP NEGERI 259 JAKARTA TIMUR
Hobby : membaca,mengarang,menggambar,nyanyi.
Cita-cita : penulis,musisi,dokter.
anak pertama dari empat bersaudara.

Cerpen Aku Ingin Sekolah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketukan Tengah Malam

Oleh:
TOK TOK TOK Astaga, di jam setengah 12 ini siapa sih yang mengetok pintu kamarku? Aku mengacuhkannya karena kantuk melanda. Aku pun tertidur lelap. Ketika makan pagi, aku hendak

Tulip Maron

Oleh:
Siang itu aku masih setia menemaninya. Di ruangan yang penuh aroma lavender seakan menyeruak hingga ke benakku. Sudah 14 bulan dia masih terbaring di sini. Dia sakit namun tetap

Dunia Akademik or Dunia Seni?

Oleh:
Hmmm… inilah aku Seperti biasa rutinitasku bangun pagi sarapan tanpa ayah dan ibuku, pergi ke sekolah sama supirku dan di rumah juga ada bi mita pembantuku yang sangat ramah,

A Feeling

Oleh:
Aku yakin rindu ini bukan rindu yang terabaikan, karena aku juga sangat yakin pasti yang dirindu juga merasa. Namun, apakah rindu ini adalah rindu yang dapat terobati dalam waktu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *