Aku Merindukanmu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sejati, Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 23 April 2018

Kakek tua itu duduk di kursi dengan secangkir Kopi menemaninya di meja, ia mengambil foto istrinya yang tersimpan di atas lemari, ya kakek itu telah kehilangan kekasihnya beberapa tahun yang lalu mungkin tepatnya berpuluh-puluh tahun yang lalu. Ia mengamati satu persatu foto-foto itu dengan menitikkan air mata.

Bebrapa menit kemudian cucunya pulang dari sekolahnya. Lalu anak kecil itu tersenyum dan memeluk kakek itu, menyuruh kakeknya bercerita untuknya. Tiba-tiba,
“Key.. Keyla.” Ada orang berteriak dari luar, setelah membuka pintu. Terlihat sepasang suami istri dengan aura kemarahan dari wajahnya, mereka adalah anak dari kakek itu, tetapi mereka tidak pernah peduli dengan ayah mereka yang sudah tua itu.
“Keyla ngapain kamu di sini?, yuk pulang nanti kamu malah ketularan sakit gara-gara dia” Kata ibunya anak kecil itu dengan marah-marah, tetapi anak kecil yang bernama Keyla itu menolak ajakan ibunya, ia berkata “Aku tidak mau, kenapa sih ayah dan ibu tidak suka dengan kakek?”.

Sepasang suami istri itu terdiam sesaat, kemudian ayahnya menarik paksa anak kecilnya, tetapi bocah kecil itu tidak mau kakeknya hanya bisa menangis, Anak kecil itu dibawa pergi menuju mobil.
Sementara istrinya masih di dalam rumah, ia membentak lelaki tua itu. “Aku sudah muak hidup susah dan sakit-sakitan seperti ini. Sekarang aku sudah punya suami yang kaya, jadi jangan berharap kami akan tinggal di sini bersama orang tua miskin dan sakit-sakitan seperti kamu.” Bentaknya lalu ia pergi.

Kini Kakek itu hanya bisa menangis, ia membayangkan saat anaknya masih sekolah dulu, ia bekerja keras demi membiayai sekolahnya. Sekarang itulah balasan yang ia terima dari anaknya itu.

Hari demi hari dilewati Kakek itu dengan penuh keikhlasan, kesedihan, kesendirian dan doa. Ia berdoa agar ia cepat bertemu istrinya yang sekarang tinggal di surga. Tuhan adalah maha adil, ia mengabulkan permintaan kakek tersebut.
Akhirnya kakek itu bertemu kekasihnya yang dicintainya hingga kini, kemudian ia tersenyum dan bahagia bersama kekasihnya, dan ia berbisik di dekat telinga istrinya, “Aku merindukanmu”

Cerpen Karangan: Asha Nurrizqi
Facebook: Asha Nurrizqi
Hai nama saya Asha Nurrizqi, biasa dipanggil Rizqi. Ini pertama kali saya mebagikan cerpen saya, sebenarnya saya mau memasukkan cerita “THRILLER” saya, tetapi berhubung ceritanya panjang dan saya masih amatiran jadi Saya hanya bisa menulis cerita ini. Dan maaf jika ceritanya jelek dan salah penulisan, selamat membaca.

Cerpen Aku Merindukanmu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jangan Pisahkan Kami

Oleh:
Pagi yang cerah. “Pie.. Bangun ayo sudah siang, Delsa sudah di depan!” teriak mama sambil menarik selimut yang ku pakai. “hmm…” Tarik selimut lagi. “Pie, jangan tunggu Mamah marah

Pengorbananku

Oleh:
Malam ini bulan bersinar terang menampakkan cahaya nya ke berbagai penjuru dunia. Namun, terangnya bulan itu kini tak seterang keadaanku. Aku hanya bisa terduduk di atas rerumputan dan memandangi

Karena Sahabat hanya Penyemangat

Oleh:
Namaku Aruna, teman-teman menganggapku sosok yang nyaris sempurna, padahal tidak begitu. Papaku memulai usahanya sepuluh tahun yang lalu dan Coaming Dananjaya Center adalah perusahaan programmer terbaik di Bandung. Mama,

Fred & Jam Kantong Ajaib

Oleh:
Fred… Terburu-buru melangkahkan kakinya di jalanan sempit, ia melirikan matanya pada sebuah jam yang berada di tangan kanannya. Pukul 23.30 malam aku pasti akan terlambat sampai ke stasiun, kereta

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *