Aku Sayang Nenek

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 9 April 2016

Saat aku pulang kampung, aku merasa nenek sudah mulai aneh, ia sering berbicara sendiri. Lalu aku sudah sering menjauhi nenek. Aku sering melihat muka nenek sedih melihat tingkahku. Namaku Sabrina Olivia Winarto. Aku tinggal di Jakarta dan kampungku di Bali. Ketika pulang kampung aku lebih mau disayang oleh kakek daripada nenek. Karena keanehannya yang membuatku enggan mendekatinya. Suatu hari di sekolahku, SD Mulia Jaya, mama datang dan meminta izin kepada kepala sekolah dan aku boleh pulang. Di mobil papa, kakak menungguku dan mama. Tas bagasi tersusun rapi di jok mobil.

Di mobil kakak menangis dan mama bilang nenek sudah tiada karena penyakit jantung. Ia meninggal tadi malam karena mama menelepon nenek dan bilang kalau kamu malas menemui nenek, saat itu nenek memakai hp mbak Ayu di hp terdengar suara napas nenek terengah-engah dan di telinga mama nenek menghembuskan napas terakhirnya. Aku pun menangis sejadi-jadinya. Aku menyesal sekali, aku memusuhi nenek, membenci nenek, dan menjauhi nenek. Saat sampai di di bandara aku menangis tanpa henti dan tertidur sambil memegang foto nenek. Saat sampai di kampung aku memeluk dan berdoa supaya nenek bahagia di surga.

Cerpen Karangan: Blandina Putri Wijaya
Hai namaku Dina aku lahir tahun 2006 bulan Oktober tanggal 29. Mama aku keturunan Dayak Kembayan dan papa keturunan Betawi- Belanda. Aku sekolah di SD swasta suster. Aku tinggal di Pontianak.

Cerpen Aku Sayang Nenek merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Sang Penulis

Oleh:
Perkenalkan, namaku Nadiya Alifa Firdaus. Cerita ini mengisahkan aku dan cita-citaku, yaitu menjadi penulis. Pada suatu hari, kakakku bercerita kepadaku, bahwa temannya ada yang mengoleksi buku novel dan komik.

Tahajud Nenek Aisha

Oleh:
“Labbaik Allahuma Labbaik. Labbaik Laa Syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak.” Itulah ucapan talbiyah yang ingin nenek Sumtiantuti ucapkan di tanah suci

Ranking Satu

Oleh:
Sama seperti hari kemarin. Selesai mandi, sarapan dan berangkat menuju Sekolah, Jihan kembali tersenyum penuh arti. “Jihan, kamu, Ranking satu, ya!” Tebak Kak Indri, Kakak Jihan. “Wah! Hebat Kak

Misteri Hantu Di Sekolahku

Oleh:
Sepasang sahabat, yaitu Risa dan Vinny duduk di teras sekolah. Mereka tertawa, menangis dan tersenyum bersama di sekolah tersebut. Risa dan Vinny yang duduk sebangku di kelas 5B tak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *