Aku Tak Punya Tangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Penyesalan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 28 October 2017

16 tahun berlalu aku hidup tanpa ada sepasang tangan tapi itu semua tidak apa-apa yang penting aku dapat hidup bahagia bersama kedua orangtuaku.

Kejadian itu berlangsung ketika aku masih kecil yang masih duduk di bangku sekolah TK. Saat itu ayahku mendapatkan sebuah mobil dari hadiah undian dan akan dikirim satu bulan lagi.

Satu bulan berlalu mobil yang didambahkan ayahku akhirnya datang juga dengan waktu yang bersamaan ibuku pergi meninggalkan aku untuk menjadi pembantu di Malaysia. Mobil warna putih itu menghiasi garasi rumahku. Dua hari lagi tepat hari ulang tahun ayahku aku berencana untuk menghiasi mobil ayahku dengan crayon berbentuk bunga.

Sinar pagi pun mulai nampak. Aku menuruti tangga rumahku menuju kamar ayah. Dan mengucapkan selamat ulang tahun dan aku memerintahkan ayahku untuk menutup matanya karena ada hadiah kejutan untuk beliau. Setelah sampai. Di garasi aku meminta ayahku untuk membuka matanya. Bukannya bahagia ayahku malah menarik aku ke gudang dengan kasar, di sana ayah memukul kedua tanganku menggunakan rotan kemudian mengurung aku di gudang selama 2 minggu.

Satu minggu berlalu aku merasa aneh dengan tanganku sekarang tanganku membengkak dan membusuk.

Hukumanku sudah selesai aku diminta ayah untuk keluar. Raut wajah ayah berubah menjadi pucat pasi ketika melihat tanganku. Ayah merangkulku dengan kuat tapi aku jatuh pingsan karena tanganku begitu sakit.

Pagi menjadi malam ketika aku melihat aku sudah tidak punya tangan. Kulihat wajah ibu sangat marah dengan perlakuan ayah terhadap aku. “Maafkan ayah nak” kata ayahku sambil mengusap dahiku. Kenapa ayah minta maaf kepada aku. Ayah yang sudah membuat musik tidak memiliki tangan. kemudian ibu dan ayah menyayangi aku lebih dari apapun.

Hari itu akan selalu kuingat dimana awal aku kehilangan tanganku.

Cerpen Karangan: Rendy Maulana Yaqin
Facebook: rendyyaqin
Perkenalkan saya Rendy Maulana Yaqin dari sekolah SMPN 1 sedati

Cerpen Aku Tak Punya Tangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Akhir Dari Vela

Oleh:
Perempuan yang sehari-harinya di kamar itu terus menangis sesenggukan, dia merasa bersalah dan putus asa. Putri Novela nama perempuan itu, dia tiba-tiba saja menulis sesuatu di kertas. Entah apa

Api Yang Redup Tersulut Lagi

Oleh:
Jika petang yang tak dapat kembali Jika fajar terlanjur memudar Demi malam yang silih berganti nan pergi Demi ilahi robbi yang mengakhiri Sejarah yang tak dapat kujabah lagi Terpetik

Kakak Baru

Oleh:
“Bunda sama Ayah tuh gak ngerti! Lily gak mau punya Kakak baru, apalagi dari panti asuhan! Titik!” Makan malam berubah mencekam. Ya, hanya karena satu hal. Bunda dan Ayah

Cinta Jessica

Oleh:
Aku cuman bisa membalas senyum tanggung ketika gadis itu menyunggingkan senyum untukku. Meskipun sebenarnya teramat sayang kalau senyum itu harus dibalas hanya dengan senyuman. Senyuman tanggung pula. Seharusnya dibalas

Kisah Tak Sampai

Oleh:
“Dear Diary, Semenjak aku mengenal dia, yang aku rasa itu beda. Yang selalu di pikiranku cuma dia. Kadang bosen, kadang pula itu yang bikin aku jadi semangat setiap hari.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Aku Tak Punya Tangan”

  1. Noor Afiana Desyani says:

    Sudah dari kelas 7 SMP aku punya niat buat nulis disini, but blm ada realisasi sampe skrg aku udah kls 12 SMA Haha. Salam kenal Para Author hebat!

  2. Rendy Maulana Yaqin says:

    Makasih ya… kak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *