Anak Pertama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 18 December 2013

Sebenarnya saya anak ke–3 dari 5 bersaudara. Tapi musibah menimpa keluarga kami, dimana kakak dan abang tertua saya telah dipanggil Sang Maha Pencipta disaat mereka masih kecil. Perbedaan umur saya dengan kakak dan abang kurang lebih 5 tahun. Dan disaat kejadian tersebut Ayah saya sedang Studi Ikatan Dinas di ITS Surabaya. Menjelang 2 tahun abang saya pun ikut dipanggil oleh Maha Pencipta. Memang sedih rasanya ditinggal oleh kedua saudara tertua. Tapi apalah daya itu semua kehendak yang maha kuasa.

Pada tahun 1995, Ibu pun melahirkan saya. Itulah hari pertama saya menghirup udara bebas di Bumi ini tidak lagi bergantung dengan Ibu di saat masih dalam kandungan, dan mungkin di hari itu lah kedua orangtua saya sangat bahagia dimana mereka di karuniakan kembali oleh seorang anak. Dan saya juga mempunyai 2 orang adik perempuan.

Terkadang menjadi seorang anak pertama itu ada suka maupun dukanya. Tapi memang itulah kewajiaban seorang anak pertama dalam keluarga, harus biasa menjadi tulang punggung keluarganya. Dan saya juga bahagia menjadi anak pertama sekaligus anak laki-laki tunggal dalam keluarga, disinilah saya dituntut bagaimana harus membimbing kedua adik saya, dan memotivasi mereka.

Tapi di saat jauh dari keluarga disitulah saya mengerti bagaimana kejamnya dunia ini, disinilah saya harus kerja sendiri, mandiri dan pokonya semua serba sendiri. Kadang saya merindukan keluarga. Keluarga itu buat saya sangat berarti. Tanpa Keluarga kita tidak akan berarti apa-apa, keluarga juga tempat saya bersandar, mencurahkan isi hati dan berkeluh kesah. Keluarga adalah segalanya dalam hidup ini.

Cerpen Karangan: Yoseph Larosa
Facebook: Yoseph Lharosha (Yoseph Setiawan Larosa)

Nama: Yoseph Setiawan Larosa
TTL: Gunungsitoli, 24 Februari 1995
Asal: Nias
Tinggal: di Medan
Study: at Politeknik Negeri Medan, Jurusan Teknik Sipil Prodi Manajemen Rekayasa Konstruksi Gedung D-IV
Twitter: @yosephlarosa
email: yosephsetiawan200[-at-]gmail.com

Cerpen Anak Pertama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Selalu Menyayangimu

Oleh:
Berulang kali ku menghela nafas. Sudah lebih dari lima belas menit aku terkurung di dalam sekolah karena hujan deras sedang mengguyur belahan bumi tempat ku berpijak. Entahlah, meski sudah

Cinta Jangan Salahkan Tuhan

Oleh:
Seorang anak laki-laki berparas putih bersih berpakaian putih merah yang menandakan bahwa ia masih SD, menyusuri jalan hingga tertuju pada suatu pintu yang seolah memanggil dirinya. Memaksa hasrat dalam

Forgetting All

Oleh:
“Assalamualaikum,” ucap Felly saat ia tengah membuka pintu rumahnya. “Waalaikumussalam,” jawab Anjani. Mama Felly yang masih terduduk di ruang tamu. “Mama! Tumben belum tidur, Ma? Biasanya, setiap Felly pulang

Bodoh

Oleh:
Hidup ini memang dipenuhi kebodohan. Orang yang merasa dirinya pandai, dialah yang sebetulnya orang bodoh. Pagi ini misa berangkat ke kampus dengan wajah lesu. Tadi sebelum berangkat ke kampus

Penyesalan Yang Tak Berarti

Oleh:
Penyesalan selalu datang di akhir bila di awal itu adalah pendaftaran. Seperti yang aku alami semua penyesalan ini seakan tiada arti. Selama ini aku selalu sibuk dengan dunia-dunia baruku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *