Anak Tengah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 24 October 2020

Mungkin kalian sering dengar istilah-istilah seperti anak pertama berarti anak sulung dan anak terakhir berarti anak bungsu. Tapi, pernah nggak berpikir tentang anak tengah atau anak yang berada diantara anak pertama dan terakhir?. Pasti nggak pernah kan.
Anak tengah seakan-akan dianggap nggak ada, nggak guna, nggak-nggak lainnya. Itulah yang gue alamin sebagai anak tengah. (yang senasib dengan gue sebagai anak tengah, angkat tanganmu sayang! Cielah.)

Oke, pertama-tama kenalin nama gue Cindy. Gak usah nanya nama lengkap gue (soalnya gue males ngetiknya). Seperti yang udah gue bilang, kalo gue ini terlahir sebagai anak ke 2 dari 3 bersaudara. Dengan 1 kakak perempuan dan 1 adik laki-laki. Berada di antara mereka itu nggak enak banget. Bukan karena mereka cakep-cakep sedangkan muka gue sengsara sendiri ya. FYI, dari kita bertiga, gue yang tercakep, terkece, terpinter, dan ter-ter lainnya (termasuk tersengsara). Oke, next.. disini gue nggak mau ngomongin orang-orang yang sialnya adalah saudara gue sendiri. Gue cuma akan ceritain suka duka gue sebagai anak tengah.

Selama hampir 17 tahun gue ada di dunia yang Indah. tapi, penuh cobaan (asikkee). Menjalani hidup dengan manis, pahit, asam, asin segala isinya (warung makan kali hidup gue). Tapi, gue rasa selama gue hidup lebih banyak dukanya sih a.k.a pahit, asam, ama asin doang. Dan yang paling gue benci dari menjadi anak ke-2 or tengah itu adalah punya perasaan yang peka. Selalu mikirin perasaan orang, gak tega nyakitin orang sampe-sampe gak sadar kalo gue udah nyakitin diri gue sendiri karena saking peduliannya sama orang lain.

Kembali ke 2 orang yang katanya saudara gue. Sayangkan kalo gak bahas mereka berdua. (gak sayang-sayang banget sih). Kalo bisa milih ya, dari 2 orang itu gue lebih milih kakak perempuan gue. Gue lebih suka dia, daripada adik laki-laki gue. Sumpah!! Punya adek itu gak enak banget!. Harus selalu ngalah, selalu disalahin dan juga orang yang jadi teman berantem di rumah. (Pasti kalian juga ngalamin kan?).

Dari banyaknya suka duka kehidupan sebagai anak tengah, gue memutuskan untuk mendukung program pemerintah yaitu dengan 2 anak cukup. Supaya gak lebih banyak lagi anak-anak muda di masa depan yang mengalami nasib kayak gue. 2 anak cukup!!

Cerpen Karangan: Nurul Aulya Bakri
Blog / Facebook: Nurul Aulya Bakri
Hanya seorang remaja yang sedang berproses.

Cerpen Anak Tengah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Open Your Mind

Oleh:
Nata memasuki auditorium dengan langkah yang mantap. Matanya memandang lurus ke depan dengan tatapan yang sangat tajam. Di sebelahnya adalah Pak Abdul selaku guru pendampingnya berjalan beriringan bersamanya. Semua

Diaryku Privasiku

Oleh:
“…tapi, aku gak pernah tau apa maksud mereka…” terdengar suara kakakku yang sedang membaca buku harianku tanpa sepengetahuanku. Aku pun menghampirinya “Mas, ngapain sih baca-baca bukuku? Ini kan punyaku!”

Gadis Keturunan Karaeng

Oleh:
Lagi-lagi Faisal akan dijodohkan dengan anak pengusaha terkenal dari Makassar. Dini, seorang pengarang buku yang cukup ternama dan memiliki garis keturunan karaeng. Hubungan keluarga Faisal dengan keluarga itu cukup

Lips

Oleh:
“CINTAAA, MAWARRR, tungguin gue”, terdengar suara keras melengking. Suaranya sudah tak asing lagi. Ya, itu suara Bunga. Suaranya tak ada tandingannya, sangat mudah dihafal. Hanya Bunga yang memiliki suara

Merahnya Hari Itu (Part 2)

Oleh:
Setelah waktu yang lama dilarutkan dalam diam. Mobil mereka sampai di depan pemakaman umum. Walau heran namun Joe yakin ini adalah jalan yang Linn minta. “Disini?” Linn menjawab singkat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *