Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Hujan Itu Menyenangkan

Mentari pagi membangunkan Deril dari tidur lelapnya malam ini. Ia bangun cepat, karena hari ini adalah hari pertama ia menjadi siswa di SMA Tunas Bangsa. Ia segera mandi, mandi, lalu menyantap sarapan yang telah Ibunya buatkan....

Sahabat Cappucino

Aku duduk bersama dengan capucino buatan ibu di teras rumah sambil memperhatikan keluarga yang baru pindah tepat di depan rumahku. Aku melihat anak perempuan yang air mukanya begitu pucat di penglihatanku. Aku terus memperhatikannya,...

Pengorbananmu

Bbbrraaakk!!! Ku banting pintu kamarku sambil menangis. Harapanku ingin melanjutkan sekolah ke perguruan negeri pupus sudah, ketika orang tuaku melarangnya. Bukan karena aku kurang mandiri, tapi masalah ekonomi yang membelit...

Rindu di Tepi Langit

hufh… badanku seluruhnya rontok, dari atas sampai jempol kaki. mungkin perlu disiram dan diberi pupuk kali y? hehehehhe, yayaya, aku baru saja menyelesaikan studi masterku di bumi east java ini. senang dan puas rasanya,...

Selamat Jalan Sahabat

Pagi itu diriku lagi asyik nongkrong di depan tv sambil bbman, tiba-tiba ada pesan masuk di hpku, lalu ku buka pesan itu, ternyata dari sepupuku yang mengabarkan kalau ayah teman aku kecelakaan, ku balas dengan penuh pertanyaan,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply