Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Diary Terakhirku

Alunan waktu terus berputar. Jarum merah terpanjang telah melewati 00.00. Kupandangi jam dindingku tanpa henti. Sesekali dinginnya angin malam masuk melalui celah angin-angin yang menusuk pori-poriku. Suasana hening terasa...

Boneka Beruang di Sisi Tong Sampah

“Hai lihatlah aku di sini! Tidakkah kalian pedulikan aku!” Aku sudah lama kesepian di sini, terduduk diam dengan harapan yang mulai memudar. Tak satupun yang menginginkanku lagi. Sudah tak seperti saat aku di...

Kakek Mono dan Boneka Angry Bird

Wajah sumringah penuh keceriaan Kakek Mono terpancar jelas dari setiap guratan kulit yang semakin menua dan berkeriput. Senyumnya selalu mengembang di setiap langkahnya yang mantap, sedikit miring ke kanan agar berat tubuhnya...

Puisi Sedih Untuk Thara

Sore itu, angin tak seperti biasanya, ia berhembus dengan sangat tenang. Sore itu seorang wanita berpakian serba hitam berjalan menuju sebuah pemakaman umum. Dia berjalan menyusuri setiap petak tanah dengan nama dan tanggal...

Tekun Awal Yang Sukses

Burung berkicauan, di antara hempasan gelombang yang tinggi menerpa pantai. Nama ku fachri aku hanyalah anak seorang nelayan, penghasilan ayahku tidak terlalu tinggi, tapi kedua orangtua ku tetap berusaha menyuruh aku sekolah....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply