Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Selamat Menempuh Hidup Baru Wanita yang Ku Cintai

Sejuta kisah merajut di riak sudut sekolah. Manusia yang terlahir dan berkesempatan merasakan dinamika kehidupan sekolah, tentu memiliki paradigma tersendiri dalam dirinya. Terlebih pada masa SMA. Pada masa ini, mereka yang...

Setitik Kenyataan Dalam Sebuah Mimpi

Ku jatuhkan tas besarku ke lantai. Ku rebahkan tubuhku di sofa ruang tengah. Punggung terasa pegal seperti habis membawa berkilo kilo batu. Sore ini aku benar-benar di gembleng dalam latihan karate. Sepulangnya dari latihan...

My Red Rose

“Dihabiskan ya makanannya, jangan sampai ada yang tersisa” kata Ibuku yang membawa makanan ke kamarku. “Iya bu” jawabku seadanya. Seperti biasa, aku selalu membuang separuh dari makananku. Mulai dari nasi dan juga...

Burung di Senja Hari

Ketika itu hari sudah mulai senja seperti biasa yang kulakukan hanyalah keluar rumah dan duduk di depan rumah karna disitu ada sebuah kursi yang sudah aggak tua dan lusuh kursi itu aggak panjang sehingga aku sesekali membaringkan...

Mengapa Harus Ayahku?

Siang itu panas begitu menyengat, matahari seakan ingin membakar seisi dunia. Tak terkecuali di pangean, kampung tempat dimana aku tinggal dan dilahirkan. Dimas, begitu orang-orang memanggilku. Lengkapnya Dimas Randika. Ketika...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply