Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Dari Verona Untuk Feny

Medan, November 24, 2013. Bau tanah sehabis hujan pagi itu masih bercampur dengan harum bunga yang mengantarnya pergi beberapa waktu yang lalu. Rasa tak percaya masih begitu kuat ku rasakan mengingat beberapa waktu yang lalu...

Serpihan Fantasy Hidup

“Maaf, dek hidupmu tinggal beberapa bulan lagi,” tersontak sisca terbangun dari tidur siangnya. Dengan bercucuran keringat yang keluar dari tubuh kecilnya, dia merasa ketakutan apakah hidupnya memang tidak akan lama…...

Mama

Kini aku membenahi diriku dalam kamar. Aku tak tau akan sikap mama yang berubah. Ia menjadi sering marah tak menentu tanpa aku ketahui sebabnya. Deru mobil ku dengar samar-samar dari gerbang. Ku lihat mobil berwarna biru...

Kesakitanku

Mata ini panas kembali. Teringat semua yang sudah berlalu. Aku selalu ingat tentang semua yang kau ucapkan padaku. Semua yang telah membuat hati ini menjadi sebuah serpihan, layaknya paku-paku yang berterbangan di jalan....

Petualangan 24 Jam

Gue selalu dituntut sama orangtua gue agar bisa berdagang, alasannya sih simpel. Agar bisa meneruskan usaha keluarga yang sedang berjalan. Gue selalu diajari caranya berdagang dari A sampai Z. Bahkan disaat liburan, gue selalu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply