Ayahku Punya Pacar

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 12 March 2015

Pagi yang cerah, seperti biasa aku ikut ayahku ke kantor bersama ibuku. Aku yang tidak kuliah tahun lalu akhirnya mengikuti kemana ayahku pergi, mengurus kantor, mengurus urusan yang penting sampai yang tidak penting.

Hari demi hari ku lalui bersama ayahku. Aku dan ayahku sangat akrab sampai hal kecil aku tau soal ayahku. Keluarga kami lagi sedang mengalami masalah ekonomi. Kami selalu berusaha agar usaha ayahku meningkat dan mencari pinjaman modal. Ayahku yang kukenal pemarah dan tegas sering memarahi ibuku yang kurang memahami masa modern ini, yah ibuku begitu karena ayahku yang melarang ibuku melakukan ini dan itu. Sampai akhirnya rumah yang kita punya dijual untuk melalui masa kritis ekonomi keluarga kami.

Ayahku membeli sebuah handphone baru dan dia menghabiskan waktu bersama handphone tersebut. Aku yang selalu bersama ayahku merasa ada yang mengganjal dari sikap ayahku yang sering memegang HP dan dering suara SMS tak terhenti.

Suatu ketika aku ingin meminjam HP ayahku, tapi respon dari ayahku sangatlah berbeda dia mulai marah jika aku memegangnya dia mulai protes jika aku melarangnya memegang HP. Sampai akhirnya ku mengetahui ayahku punya pacar aku marah dan kecewa ayah yang selama ini ku banggakan ternyata tega mengkhianati ibuku.

Ibuku adalah sosok yang tegar dia rela dicaci maki dipukuli layaknya seorang babu. Aku tak kuasa menahan air mata mengapa ayahku tega menghianti ibuku. Aku takut memberitahukan ibuku aku takut dia sakit hati. Ayahku yang ku tau punya WIL aku sering menyinggung bahwa ayahku tidak boleh menyakiti ibu atau meninggalkannya. Tapi, wanita itu tak pernah berhenti mengganggu ayahku. Aku tau nama Facebooknya aku tau mereka smsan. Walau tak sekota aku tetap khawatir mereka bisa melakukan sesuatu yang dapat menyakiti ibuku.

Aku berusaha ingin memberi ayahku pelajaran dalam artian aku ingin menyuruh teman lelakiku untuk menelepon ayahku dan menyamar sebagai suami dari perempuan itu. Tapi aku takut ayahku melakukan hal nekat yang membuat ibuku terluka. Aku sedih tiap kali menatap ibuku. Aku ingin marah tapi tak bisa aku lakukan, aku ingin menangis tapi aku tau menangis tak mampu menyelesaikan masalah.

Wanita itu harus merasakan apa yang ku rasakan dia tidak boleh menghancurkan keluarga kami. Aku harus membantu ibu menjaga ayah. Saya hanya berharap Tuhan hanya memberi kami cobaan yang dapat kami selesaikian. Doakan keluargaku teman-teman semoga hal yang aku alami tak kalian rasakan.

Cerpen Karangan: Ayay

Cerpen Ayahku Punya Pacar merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tiket Pulang Atau Ayah

Oleh:
Sedih, senang sudah tidak bisa ku bedakan lagi. 2 tahun lamanya aku makan nasi tapi tidak merasa kenyang, 2 tahun aku tertawa tapi tidak merasa gembira, dan selama 2

Pemahaman Sederhana

Oleh:
Kini malam begitu cepat berganti siang, semenjak dunia benar berputar malamku terasa sangat singkat tak cukup puas kunikmati tidur untuk beberapa saat saja. Saat kami masih tinggal di komplek

Pelangi, Beri Aku Warna

Oleh:
Tak selamanya benang itu selalu rapi, seringkali pintalan benang itu kusut, sulit diterjemahkan hingga berakhir kejenuhan. Begitulah keadaanku sekarang, berada di tengah tikungan tajam persahabatan yang memaksa aku memilih,

Surat Terakhir Dari Sahabat

Oleh:
Hari ini adalah hari dimana sahabatku Rena pindah sekolah. Dia akan pindah ke Australia karena mengikuti pekerjaan papanya. Di saat itu aku sedang duduk dengan Rena berdua di ruang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

4 responses to “Ayahku Punya Pacar”

  1. Rofiq says:

    Bagus ceritanya, saya pun pernah merasakan hal serupa. Sayang sekali ceritanya kurang panjang.

  2. Meta Firli says:

    Itu kisah nyata ?

  3. jannisa putricia thurky says:

    Bagus cerpennya kalau boleh panjangin yaa.. Maaf boleh tanya!? Ini kisah nyata enggak?? Sorry kalau menyiggungkan

  4. Liyana Septi Andalisa says:

    Cerita yang sama dengan kehidupan saya. Jika ceritanya lebih panjang, pasti akan sangat menarik.

Leave a Reply to Meta Firli Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *