Berpisah Untuk Bertemu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 9 April 2016

“Syell gue pinjam duit dong Syell,”
“Emang lo butuh berapa?” ucap Syella.
“Nggak banyak banyak sih cuma buat ongkos pulang aja,” jawab Icha.
“Kalau boleh tahu lo gak dikasih uang ya sama orangtua lo?” tanya Syella.
“Em… Sebenernya gue dikasih cuma duit hilang,” jawab Icha berbohong.
“Nih.. Cukup nggak anggap aja ini belas kasihan gue sama lo,” sambil menyodorkan uangnya.
“Makasih ya, Syell kamu baik deh.”

Setiap hari Marsyandah (Icha) harus membantu orangtua angkatnya itu. Saat Icha masih kecil orangtua angkatnya itu menemukan dia di pinggir sungai di dalam keranjang bayi di dalam keranjang itu terdapat kalung berbentuk separuh huruf M yang artinya Marsyandah selain itu terdapat sebuah surat yang isinya..

“15 desember 1998. Siapa pun yang menemukan anak ini tolong jaga dan rawat dia seperti anak sendiri.” tetapi Icha tidak mengetahui isi tentang surat itu yang ia tahu itu cuma kalung pemberian orangtua kandungnya. Marsyandah (Icha) sebentar lagi akan berulang tahun, yang ke-17 tahun, ulang tahun yang ke-17 ini untuk pertama kalinya ia memakai kalung pemberian orangtua kandungnya. Saat dia melewati lorong sekolah banyak sekali yang memegang kartu undangan.

“Na, itu apa ya?” tanya Icha kepada Shena.
“Oh.. Ini loh Cha surat undangannya Syella yang ke-17, tanggal 15 katanya akan pesta besar-besaran,”
“Na, gue gak salah denger kan?” tanya Icha kurang percaya diri.
“Enggak, emangnya kenapa Cha?” tanya Shena.
“Yaa.. Gak apa sih cuma mau tahu aja.” Icha berbohong.

“Aduhh.. Hari ini gue cape banget nih tapi, tunggu,-tunggu gue masih heran tanggal lahirnya Syella kok bisa barengan ya, jangan-jangan gue punya kembaran pula kan gue cuma anak angkat di rumah ini, ya ampunn.. Gak kebayang banget kalau gue kakak adik sama Syella,” pikirnya panjang lebar.
“Tok… Tok… Tok… Cha buka pintunya ini Ibu,” suara ibu terdengar sangat nyaring.
“Iya, iya Bu tunggu,” jawabnya sambil membuka pintu kamar.
“Cha Ibu mau bicara empat mata sama Icha, sebenarnya kamu itu mempunyai kembaran, kembaran kamu itu namanya Marsyella.” jelas ibu.

“Marsyella?!” ucap Icha kaget.
“Iya.. Emangnya kenapa? Icha kenal sama Marsyella?” tanya ibu.
“Em.. Iya Bu dia kawan sekoolah Icha Bu,” jawabnya.
“Hari ini aku ulang tahun begitu juga dengan Syella.” pikirnya dalam hati.

Saat di sekolah banyak yang mengucapkan happy birthday kepada Syella, sedangkan Icha tak satu orang pun yang tahu kalau dia juga sedang ulang tahun. Ketika Shena datang, Shena langsung memeluk Icha dan mengucapkan selamat ulang tahun dengan suara lantang.

“Selamat ulang tahun Icha!!” ucap Shena.
“Makasih ya Na, kamu udah ingat sama hari ulang tahun aku.”

Semua pandangan yang tertuju pada Syella sekarang berpindah pandangan kepada Icha. Ketika Syella berbalik badan Icha melihat kalung yang berbentuk separuh M. Saat itu Icha langsung berlari ke arah Syella dan disatukan kalung itu bentuknya huruf M. Icha langsung memeluk Syella dan berkata, “Gue seneng ternyata lo kembaran gue yang terpisah sejak kecil.”

Tamat

Cerpen Karangan: Intan Rahma Sari
Facebook: Intan Rahma Sari

Cerpen Berpisah Untuk Bertemu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dari Alif Untuk Mama

Oleh:
Alif hanya bisa mentertawai dirinya sendiri ketika dia harus mengingat jawaban-jawaban atas pertanyaan yang sering menerpa semasa kecilnya. Ketika banyak yang menanyakan perihal kekurangan fisik yang ia miliki, mulai

Lelaki Tua yang Merindukan Bintang

Oleh:
“Ya, tapi entah kenapa untuk itu, Tuhan harus meminta tumbal!” “Tumbal?” — Malam mengalun. Lampu pijar menerang susah payah sebuah teras rumah sederhana. Pada sebuah amben reyot seorang lelaki

Cintaku Karena Allah

Oleh:
Sinar sang surya telah meninggi di atas jam 12.00 WIB, surya yang sangat terik, tak ada awan yang menghalanginya, tak ada 1 burung pun yang terlihat melintasi langit, tak

Sheryl sakit

Oleh:
Besok adalah hari yang ditunggu tunggu Shasha. Benar, besok ia akan pergi ke TMII. Shasa belum pernah ke TMII. Malamnya Shasha mempersiapkan semua untuk dibawa ke TMII. Setelah selesai,

Kata Terakhirku (Part 2)

Oleh:
Jam menunjukkan waktunya pulang sekolah, semua siswa bergerombol keluar gerbang dengan tergesa-gesa. Beda dengan Selang beberapa jam akhirnya putri dan papah randy sampai di depan rumah, putri langsung keluar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *