Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Ikhlas

Aku terdiam menikmati heningnya malam, sembari duduk di tepi bangku panjang, tempatku biasa menunggu angkot menuju rumah. Beginilah kehidupan, ternyata hidup memang menyakitkan dengan segala cobaan dari Tuhan untuk semua...

Cerita Dibalik Sebuah Cita-Cita

Bunyi kursi roda yang berderit pelan membuatku menoleh kebelakang dan tersenyum pada gadis yang duduk diatasnya. Wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apa-apa, tidak juga sakit yang mungkin sedang ia rasakan dalam tubuhnya....

Ibu

Lagu “Afika – you’re my everything” mengalun mesra, Senja kembali hadirkan suasana hening, cahayanya menembus jendela kaca menerpa mataku. Aku terbangun dengan cepat ketika guyuran air comberan menggigilkan...

Siapa?

“Pak, temanku bilang, bulan ini aku harus sudah mengganti hpnya.” “Bukannya sudah diganti dengan hpmu itu?” “Nggak bisa, pak. Hp Ahmad tidak sebanding. Cuma murahan. Lagian dia menuntut harus sama persis dengan...

Rania

Aku masih di sini. Bersama dengan Rania di sudut kantin sekolah. Tampak sekali sekitar kami sudah sepi. Yang memastikan bahwa hampir semua siswa SMA Pramudya Aksara sudah pulang ke rumah. “Aku tak bisa, Dai.”...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply