Baca Juga Cerpen Lain’nya:

All is Fair in Love and War

“Siapa yang bisa menjawab mengapa hatimu menghela napas berat sebagaimana cintamu pergi? Hanya waktu yang bisa. Siapa yang bisa menjawab mengapa hatimu menangis ketika cintamu musnah? Hanya waktu yang bisa.” I loved you...

Gelap Terang Senyuman

“Gapai semua jemariku, rangkul aku dalam bahagiamu, ku ingin bersama berdua selamanya. Jika ku buka mata ini ku ingin selalu ada dirimu dalam kelemahan hati ini bersamamu, aku tegar” — Aku masih termenung...

Karena Sering Begadang

Itulah sebabnya kenapa Tyo banyak dikenal oleh guru guru di sekolahnya, bukan karena prestasinya melainkan karena keburukan sifat Tyo yang selalu datang terlambat pergi ke sekolah, karena sering begadang nonton acara Televisi...

Kutanya Ayah Lewat Mimpi

Setelah sekian lama aku tumbuh tanpa didikan seorang ayah dan pada akhirnya aku mulai bermimpi dan bertanya padanya. Walaupun aku sudah mencoba untuk berpikir positif dan mengerti bahwa dia tidak berniat meninggalkan aku...

Surat Untuk Ibu

Rintik hujan semakin deras mengiringi malam yang semakin mencakar perkampungan Sambi Linggih. Tanah-tanah yang berdebu seakan hilang kekuatannya untuk menahan pijakan makhluk alam. Potret alam terpancar tiap lima menit sekali....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply