Boneka Dari Kakek

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 13 August 2018

Linda adalah anak yatim piatu. Kedua orangtuanya telah meninggal dalam kecelakaan mobil 3 tahun lalu. Linda dirawat oleh kakeknya. Neneknya sudah meninggal karena terkena penyakit jantung.

“Kek, ini makan dulu!” Linda memberikan sarapan untuk kakek.
“Terimakasih Linda”
Kakek dan linda pun makan pagi bersama.

Selesai makan, kakek berjalan menuju kamarnya dan memberikan Linda sebuah boneka kelinci yang lucu. “Linda, ini kenang kenangan dari kakek” ucap kakek. “Maksudnya apa kek?” tanya Linda bingung. Kakek hanya diam sambil tersenyum saja.

Selesai sekolah, Linda langsung pulang ke rumah untuk menemui kakeknya. “Permisi kakek, Linda pulangg!!” Linda berlari ke arah kamar kakek. Dilihatnya kakek sedang tertidur. “Kek, kakek? Bangun kek!” Linda mengguncang bahu kakek. “kok dingin sih?” tubuh kakek terbujur kaku dan dingin. Linda mengecek detak jantung kakek. Linda menangis. Ternyata kakeknya sudah dipanggil oleh Tuhan.

Sekarang, Linda hidup di panti Asuhan. Boneka yang kakek berikan selalu Linda bawa ke mana saja. Selalu Linda jaga dengan baik dan hati hati. selalu menemani malam Linda.

“Lin, boneka kamu lucu!. beli di mana?” tanya Lala, anak panti asuhan yang sekamar juga dengan Linda.
“Ini dari kakekku” jawab Linda tersenyum.

Malam harinya, Linda bermimpi. Kakek sedang tersenyum pada Linda dan memberikan pesan untuk menjaga selalu boneka itu.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Semoga cerpenku dimuat ya!

Cerpen Boneka Dari Kakek merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


The Hidden Love

Oleh:
Kita sedarah tapi kita tidak menyatu, mungkin itulah kalimat yang cocok untukku dan kakakku. Selama ini rasanya aku hidup seperti anak tunggal yang tak mempunyai saudara. Hal ini terjadi

Seakan Tuhan Tak Adil

Oleh:
Terkadang kita hidup seakan merasa sendiri walau banyak orang di sekeliling kita. Entah mengapa itu yang aku rasakan saat ini, aku memang anak terakhir dari 6 bersaudara dan kelima

Dibalik Gubuk Kecil

Oleh:
Senja sore tak menghalau badan kurus kecilnya, rintik anak hujanpun ia hiraukan, bahkan duri-duri putri malu yang mengenai kakinya pun tak ia rasakan. Sepatu yang dulunya putih perlahan-lahan menjadi

Beautiful Life (Last Part)

Oleh:
Sudah hampir satu setengah tahun kami sekeluarga tercerai berai. Sungguh Aku sangat rindu sekali dengan Mama, terakhir aku bertemu dengannya sewaktu Lebaran kemarin. Aku mengunjungi Mama di hari Raya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *