Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Ku Bacakan Padamu Tujuh Ayat

Cuaca siang ini sangat menyengat. Matahari membakar melelehkan kepala-kepala yang ada di atas mereka. Peluh menghujan, membasahi sekujur tubuh mereka. Dehidrasi yang sekarang mereka rasakan. Lambung-lambung mereka sudah saling...

Si Dogol

Dogol adalah anak semata wayang dari pasangan ibu tuti yang hanya sebagai ibu rumah tangga dan bapak rahmat hanya seorang petani. sebenar nya dia adalah anak yang pandai hanya saja dia malas, pak rahmat berusaha bersusah...

Mimpi Yang Tak Pernah Usai

Semua ini merupakan perjalanan seorang gadis kecil yang beranjak dewasa ia bernama Andin. Dulu sewaktu dia masih duduk dibangku taman kanak kanak hidupnya amatlah senang, sepeti yang dirasakan anak anak lainnya.. senang karena...

Rembulan di Kolong Langit

Gadis muda itu menatap dinding penyangga rel kereta antara stasiun Juanda dan stasiun Mangga Besar. Dinding yang bergambarkan anak-anak yang sedang belajar. Sederet kalimat tertulis di atasnya. ‘Dengan membaca menjadi cerdas’....

Disini, Dua Tahun Yang Lalu

Disini, dua tahun lalu. Kau tersenyum padaku. Kita bersama. Kita bahagia. Disini, dua tahun lalu. Kau memelukku erat. Penuh kehangatan. Penuh keceriaan. Disini, dua tahun lalu. Juga menjadi akhir kisah kita. Senyum manis...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply