Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Midnight Clown (Part 2)

Mengapa aku tidak bisa melihat masa lalu dan masa depanku sendiri, lantas buat apa Tuhan memberikanku suatu kelebihan, jika aku tidak bisa menolong diriku sendiri, pikiranku pun masih terbang melayang entah kemana. Setiba...

Penyesalan

“Yola.. Ambilkan kakek minum” Kakek berteriak dengan suara paraunya. Yola sedang asyik menonton televisi menjadi terganggu. “Kakek, suruh yang lain saja. Aku lagi asyik nih” Yola membantah. Sang kakek...

Kasih Sayang Ku Takkan Pernah Mati Untukmu Ayah dan Ibu

Dikala sang surya menepi.. langit yang biru berubah warna menjadi merah kekuningan yang menyilaukan mata.. rumput-rumput hijau yang tertiup angin sore seakan-akan bersuka ria menyaksikan peristiwa yang indah ini.. membuatku...

Wanita Pendiam

Dia berjalan ditengah keramaian orang yang berada di pasar. Tampak terlihat ada beberapa orang yang membicarakan wanita itu, salah satu dari mereka berkata, “Lihat wanita itu, dia putih dan cantik tapi sayang dia mempunyai...

Sahabat Dunia Maya

Hoamm. Aku menguap pagi-pagi, tandanya aku baru saja bangun dari tidur lelapku. Kulihat jam dinding menunjukkan pukul 05.15 WIB. Aku bergegas turun dari tempat tidur dan keluar menuju kamar mandi. Aku mengambil air wudhu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply