Cerpen Yang Tak Berguna

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 12 September 2016

Setiap hari aku selalu membuat cerpen, sudah beribu-ribu cerpen yang kubuat tetapi ada saja kakakku yang tidak suka dengan semua cerpenku, namanya Zanet dia itu selalu memarahi aku karena aku selalu membuat cerpen online.

“Kan kakak udah bilang buat apa sih bikin cerpen online gak ada gunanya tau ngabis-ngabisin Pulsa aja!!” Kata kakakku dengan garang
“Tapi kan kak aku bikin cerpen agar orang bisa terinspirasi karena banyak sekali orang yang jarang memanfaatkan media sosial!!” Kataku
“Alah!! Fika bilang aja kamu mau terkenal kayak kakak di media sosial!!” jawab kakak
“Maafkan aku Kak Fuji aku gak bermaksud!!” jawabku dengan nada pelan
“Udah kamu itu Cuma buang buang pulsa aja!!, udah tidur aja lo gak!!” kata kakakku
“Memangnya kakak mau kemana?” tanyaku
“BUKAN URUSAN LO!!” kata kakakku sambil meninggalkan aku di rumah
Iya memang aku hanya hidup berdua sama kakakku karena orangtuaku pergi untuk bekerja di luar negeri.
“Kenapa kakakku gak pernah menghargai kerja kerasku” kataku dalam hati.

Pada saat jam 10 malam aku tertidur tetapi kakakku belum juga pulang.
Pagi pun Tiba aku bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. selesai sudah aku bersiap-siap dan aku pun berangkat ke sekolah, dan aku berpamitan.
“Kak Fuji, Fika berangkat sekolah dulu ya” kataku berpamitan
Saat aku membuka kamarku
SREEKKK…
Ternyata kakakku tidak ada!!
Aku semakin khawatir dengan kakakku dan akhirnya aku mencari kakakku sampai pukul 06.30 belum juga ketemu dan akhirnya aku menghentikan perjalanan mencari kak Fuji, aku melanjutkan perjalan ke sekolah.

Sampai di sekolah aku mengikuti pelajaran dengan baik lalu pada saat istirahat aku meminjam handpone punya temanku Rara
“Ra… aku boleh pinjem handpone kamu gak!” pintaku
“Boleh Fik memangnya buat apa?” tanya Rara
“Buat bikin Cerpen!!” Jawabku
“Oh nih handponenya! memangnya kamu mau bikin Cerpen judul apa?” tanya Rara
“Judulnya Bakat yang Terpendam” Kataku
“Ohh…” kata Rara ber-oh

Aku memerlukan waktu 1 jam 30 menit untuk membuat Cerpen lalu aku bertanya kepada Rara
“Ra, kan Cerpenku udah Jadi dan aku udah pencet Kirim nih terus Cara bagiin Cerpen ke orang gimana ya?” Tanyaku
“Oh kalau itu kamu cari kata bagikan, lalu kamu cari tempat bagikannya mau lewat Instagram, Facebook, Line atau yang lainnya!” jawab Rara
“Makasih ya Ra.!” kataku
“Sama-sama Fika” kata Rara

Aku pun mengirim Cerita tersebut melalui facebook dan kubagikan ke facebook kakakku melalui facebook Rara. Oh ya cerita itu mengisahkan tentang aku dan kakakku.

TEEEET…. bel istirahat pun berbunyi aku pun kembali ke kelas dan menyelesaikan beberapa tugas sekolah dan akhirnya pun bel pulang sekolah berbunyi dan semuanya bubar. Tetapi pada saat kakakku membuka Facebook dia pun membaca pesannya dan dia tanpa disengaja air matanya jatuh dan kakakku segera pulang ke rumah. Dan pas sampai Fika pulang Fuji pun bilang kepada adiknya
“Maafkan aku telah meremehkan Cerpenmu” kata kakak
“Kakak sebelum kakak meminta maaf aku sudah maafkan kok!” jawab Fika ramah
“Benarkah?” tanya kakak
“Tentu saja!!” jawabku
“Cerpenmu yang tak berguna bagiku sekarang telah menjadi Cerpen yang sangat Mengharukan!” Kata ka Fuji
Aku hanya tersenyum dan sampai sekarang aku dan kakakku terus membuat cerpen hingga aku dan kakakku mendapat gelar Penulis Cerpen Terbaik. dan aku pun memotret sebuah gambar aku dan kakakku dengan penuh kebahagian.

The End

Cerpen Karangan: Fadiyah
Nama: Fadiyah
Tanggal lahir: 03 Februari 2006
Ayah: Agus
Ibu: Irmawati
Kakak: Fauziyah
Adik: Muhammad Raihan

Cerpen Cerpen Yang Tak Berguna merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ayah

Oleh:
Seperti biasa ketika liburan sudah mulai tiba aku selalu menginap di rumah nenekku, kebetulan ketika itu aku sedang kesal kepada ayahku karena ayah tidak mengizinkanku pergi ke dunia fantasi

Aku Bisa Sendiri!

Oleh:
Namanya Oni. Ia anak miskin. Bapaknya selalu merantau, dan emaknya… hm, Oni hanya tahu emak membuka warung dan dagang makanan kecil. Oni sekolah di SD Bintang Spesia, SD favorit,

Ratapan Anak di Luar Nikah

Oleh:
Sehabis pulang kerja Marni tampak sangat berang karena lantai kamar mandi rumah kontrakannya sangat becek malah kamar mandi itu banjir air baknya luber sampai setengah lantai kamar mandi itu

Hujan dan Mata Pelangi

Oleh:
Mata pelangi itu tak lagi tersenyum. Tatapannya menusuk ke ulu hatiku. Bahkan kali ini, menohok sampai ke jantungku. Aku menunduk. Padahal, aku sempat melihat rembulan hadir menghiasi kerinduannya padaku.

Bunga Pohon Makuswei

Oleh:
Pada zaman dahulu ada seorang putri kerajaan Jepang yang selalu malas untuk membela negaranya sendiri. Dia bernama Sheika. Setiap kerajaan jepang melawan kerajaan lain dia tidak membantu padahal semua

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Cerpen Yang Tak Berguna”

  1. Fadiyah says:

    aku baru baca cerpenku ini. ternyata gajelas ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *