Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Nasihat Terakhir Dari Mama

Namaku Alya Nafriza Chintia Sari. Biasa dipanggil Alya. Aku berumur 13 tahun. Saat ini aku duduk di bangku SMP. Aku tinggal di Jl Pancasila no. 5 bersama mama dan kakakku. Ayahku sudah meninggal sejak aku berumur 9 tahun...

Dibalik Senyum Tulusmu

Rintik hujan menetes dari luar kamarku. Aku menatap hampa ke atas langit kelabu yang sejak pagi tidak menampakkan sinarnya. Hari ini seolah ikut berduka dengan keadaanku. Demam. Ya, tepatnya aku demam. Dan ini menjadi alasanku...

Tumbuhan dan Tanaman Ajaib

Pada suatu hari nirina mengunjungi taman yang berada di belakang pabrik. Tetapi tanaman itu tidak pernah di rawat, semua tanaman pada layu. Kata orang setempat taman ini tempat yang horor, terkadang terdegar suara minta tolong....

Catatanku di Perjalanan Singkat Waktu

Perjalananku ke Semarang hampir sampai, sepuluh menit lagi Stasiun Tawang akan tampak. Malam terus bergulir, sepi.. dan kesepian ini mengikutiku, membiaskan perjalananku yang lalu-lalu, meniti galau yang lama ku pendam, jauh...

The Loss Word

Kau bagaikan cahaya yang berkilauan Seperti putri dari sebuah kerajaan yang sangat jauh Kau ada disini, aku bisa melihatmu Tapi aku tetap tidak bisa menyentuhmu Kau seperti udara yang brgelimang di sekitarku Bergerak sesukamu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

12 Responses to Dika Sayang Ayah!

  1. I.F 9 February, 2014 at 10:57 pm | | Reply

    Air mataku ampe netes baca nya :D
    Keren (y)

  2. Tyas 27 April, 2014 at 1:02 pm | | Reply

    Kereen banget yaampunn berhasil deeh buat nangis oraang hihi

Leave a Reply