Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Hutang Tingkat Dewa

Aku terus berlari menerobos hutan cemara, entah berapa lama aku berlari aku tak tahu pasti. Yang kurasa nafasku sudah hampir habis. GEDEBUGG… aku terjatuh. Kuarahkan pandangan kesekelilingku, rupanya aku sudah keluar...

Hari Kartini

Pagi ini wanita tua itu kembali menarik gerobak sampah. Jalannya agak terpincang-pincang, entah karena kakinya sakit atau karena keberatan menarik gerobaknya. Sandal jepit yang mengalasi kakinya, seperti baju kaos dan roknya...

Miracle in My Life

Namaku Lily, umurku 10 tahun, aku hidup sendirian di sebuah gubuk tua. Sebenarnya, aku memiliki orang tua, tetapi mereka telah meninggal 1 tahun yang lalu karena kecelakaan. Aku hidup dengan cara menjual tebu. “Tebu…...

Ayam Berumur 2 Jam

“bang… bang… berapa 1 ekor ayam teletabis nya?”. “satu ekor harganya Rp.3000 dek”. “aku ambil 2 ya bang…” Setelah membayar, kini 2 ekor ayam teletabis telah berada di...

Pararelia 2 – Kenangan Dan Permintaan

Setelah menunggu lima menit, kereta yang aku tunggu tiba. Aku segera masuk ke gerbong keempat dari depan. Di dalam gerbong, suasana tidak begitu ramai. Mataku segera menyapu seluruh keadaan gerbong tersebut. Aku melihat ada...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

13 Responses to Dika Sayang Ayah!

  1. I.F 9 February, 2014 at 10:57 pm | | Reply

    Air mataku ampe netes baca nya :D
    Keren (y)

  2. Tyas 27 April, 2014 at 1:02 pm | | Reply

    Kereen banget yaampunn berhasil deeh buat nangis oraang hihi

  3. Vania 27 December, 2014 at 12:19 am | | Reply

    Aduhh…bagus bangett cerpennya, terharu banget!aku baca sampe 3 kali pun tetep sedihh banget bacanya :’D

Leave a Reply