Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Berkat 500 Rupiah

“Huh! Matematika selalu aja ya pe-er nya susah-susah! ini lagi sudut, bikin gue tambah bete! Mana gue gak punya pulsa lagi buat nanya gimana cara ngerjain nih pe-er..” kesalku pada diri sendiri.. Aku sangat bingung...

My Destiny (Part 1)

“Oka-san (ibu), Oto-san (ayah)… Aku berangkat, ya…!” kataku seraya menyalimi tangan Oka-san dan Oto-san bergantian. “Hati-hati, Otoha. Jangan tersesat, ya! Kamu ‘kan belum terlalu hafal jalan disini,”...

Misteri 08

Mentari mulai muncul, memancarkan sinar cerahnya dari ufuk timur, memberikan kehidupan baru di muka bumi. Hujan yang turun pada malam itu tampak masih menggenangi lubang-lubang yang ada di jalan. Daun-daun pepohonanpun masih...

Lorong Gelap

Seorang lelaki berjalan menyusuri deretan pertokoan di tepi jalan. Tampaknya ia berusia sekitar 25 tahun bila diperhatikan dari kulit wajahnya yang mulai kasar, dan jejak kumis yang dicukur seadanya. Ia datang dari tempat...

Pelangi Yang Hilang

Jam berdetak cepat secepat detak jantung keyla. ia melangkah kesana-kemari layaknya setrika yang sedang menyetrika pakaian. ia tidak memikirkan apa-apa kecuali adiknya reyhan yang sedang operasi. keyla tidak bisa bebuat banyak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

11 Responses to Dika Sayang Ayah!

  1. I.F 9 February, 2014 at 10:57 pm | | Reply

    Air mataku ampe netes baca nya :D
    Keren (y)

Leave a Reply