Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Tulip

“Reni! Di panggil sama Ummi, tuh! Katanya kamu di suruh bantuin Ummi masak.” panggil Syifa padaku. Aku segera pulang dan membantu Ummi memasak di dapur. Sedangkan Syifa, Anisa, Rayna dan Laya sedang bermain lompat...

Keindahan di Balik Mataku

Aku tidak pernah melihat bulan pada malam hari, matahari pun aku tidak bisa melihatnya. Mungkin cita-citaku adalah ingin melihat cahaya pada pagi hari dan melihat kupu-kupu beterbangan di taman dekat rumahku. Aku memang berbeda...

Salah Diagnosa

Pada suatu hari, sepasang suami istri sedang berobat ke dokter karena sang istri merasa badannya ada yang tidak beres, pinggang sang istri sering terasa panas. Setelah diperiksa dokter mengatakan sang istri ada gejala kencing...

Kebahagiaan

Kucing-kucing hitam yang lucu bercerita padaku. “Sebenarnya aku dulu manusia, namun aku lelah menjadi manusia, aku memilih menjadi seekor kucing, aku seperti ini adalah kehendakku…” katanya. Lalu aku tanyakan,...

Celengan Ayam

Lama kakek terpekur mengamati celengan ayam tembikar dipangkuannya, dipeluknya erat-erat celengan itu seperti seorang yang takut ditinggal kekasihnya. Hati kakek dilanda kebimbangan yang sangat, dikarenakan ada perdebatan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

12 Responses to Dika Sayang Ayah!

  1. I.F 9 February, 2014 at 10:57 pm | | Reply

    Air mataku ampe netes baca nya :D
    Keren (y)

  2. Tyas 27 April, 2014 at 1:02 pm | | Reply

    Kereen banget yaampunn berhasil deeh buat nangis oraang hihi

Leave a Reply