Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Gitar Tua Joko

Joko benar-benar bingung gimana harus meyakinkan Ayahnya yang udah mati-matian cari duit buat membiayayai sekolah Joko. Pasalnya, setelah Ayahnya membayar SPP ternyata Joko sering sekali bolos sekolah, Kata teman-temannya...

Rajutan Syal, Gelang dan Kalung Untuk Sahabat

Hai, perkenalkan namaku putri aku punya nama panggilan tersendiri loh, panggil saja aku siput artinya si putri hehe. Aku memiliki sahabat bernama firsya. Dia. Menyukai banyak hal dia suka menjahit dan menyulam kerajinan tangannya...

Pelangi di Langit Magenta

Salahkah jika pelangi mencintai magenta?! Hari ini langit sore masih tetap sama seperti hari kemaren. Senyumnya masih tampak, menyambut insan-insan yang telah letih dan gusar menghabiskan waktu bersama siang. Ingin ku uraikan...

Mutiara Hati Yang Terlupakan

Bukan orang yang sepandai Albert Einsten. Bukan juga orang yang sekaya Presiden Obama di Amerika. Sederhana, tidak banyak tingkah, lugu, pendiam, itulah diriku. Tidak banyak teman yang kumiliki, ‘sendiri’ itulah yang...

Sepotong Senja Yang Hilang

Tahun 2011 Senja memudar. Gerombolan pekat hitam menyembunyikan tirai-tirai jingga di pelukannya. Dikelilingi aroma kesunyian yang mengendap di celah-celah udara. Cakrawala telah berganti samudera gelap tak berujung. Malam...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

12 Responses to Dika Sayang Ayah!

  1. I.F 9 February, 2014 at 10:57 pm | | Reply

    Air mataku ampe netes baca nya :D
    Keren (y)

  2. Tyas 27 April, 2014 at 1:02 pm | | Reply

    Kereen banget yaampunn berhasil deeh buat nangis oraang hihi

Leave a Reply