Flower On Piano

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 19 March 2016

Namaku Kezia. Panggil saja Zaza. Aku adalah anak yang terlahir dari keluarga broken home. Aku tidak tahu ayah dan ibuku berada di mana. Yang jelas aku tidak mendapatkan kasih sayang mereka. Aku tinggal di rumah Tante Aliya. Apalagi, kanker otakku ini membuatku semakin pusing.

“Za, kok bengong? Lagi mikirin Ayah dan Ibu, ya?” Tante Aliya muncul di ambang pintu. Aku menghapus air mataku.
“Iya,Tan. Zaza ingin seperti mereka yang selalu mendapatkan kasih sayang yang berlebih,” ungkapku jujur.
“Za, kita ke Mall, yuk! Zaza siap-siap sana,” ajak Tante Aliya. Aku tersenyum. Setidaknya, bisa menghilangkan rasa sedihku.

Aku beserta Tante Aliya sampai di Mall. Aku melihat Ibu sedang menggandeng anak perempuan dengan seorang lelaki. Pasti itu selingkuhan Ibu yang sering diributkan Ayah. Aku ingin sekali menyapa Ibu, namun kata kata Ibu selalu terngiang di kepalaku. Jangan pernah menyapa Ibu! Ingat itu, Zaza! Ya Allah… takdir ini begitu berat.
“Tan, Zaza nggak kuat lagi. Zaza ingin pulang, Tan,” pintaku kepada Tante Aliya.
“Tante ingin belanja dulu, Za. Gini aja, Zaza naik taksi. Ini ongkosnya,” Tante Aliya menyerahkan lima puluh ribu. Aku menerimanya.

Aku ingat! Ini hari jadi Ibu dan Ayah serta hari terakhirku menghembuskan napas di dunia. Ingin rasanya melihat mereka untuk terakhir kalinya. Aku menulis surat dengan tangan yang sering kali bergetar. Please.. ayah.. ibu… datanglah walau sekali saja. Zaza mohon. Ayah dan Ibu masuk ke dalam rumah walau saling membuang muka. Aku mulai memainkan piano. Tampaknya, Ibu dan Ayah masih tak peduli. BRAAAKK!! Aku jatuh dari kursi. Aku pingsan. Ayah dan Ibu menghampiriku. Mereka menangis. Mereka menepuk-nepuk pipiku. Aku sudah ada di dunia yang lain. Sebagai kenangan, ku taruh bunga mawar di atas piano. Selamat tinggal.. aku yakin kalian masih merindukanku.

Cerpen Karangan: Indira Fizia
Facebook: Indira Fizia
Hai namaku Indira. Panggil saja Indi. Makasih yang udah baca ya!

Cerpen Flower On Piano merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ke Rumah Presiden

Oleh:
Adik perempuanku selalu belajar dengan rajin. Ingin bertemu Presiden, katanya. Walaupun baru kelas III SD, setiap aku bangun pagi buta untuk belajar, Adik ngotot ingin belajar juga. Ketika aku

Tongkat Peri Rere

Oleh:
Hoam… Rere yang masih kelas 2 Sd itu terbangun dari tidurnya yang lelap. “Wah! ada tongkat peri di kasurku!!” pekik Rere sampai membangunkan kakak keduanya yang masih kelas 4,

Biarkan Aku Menangis Tanpa Alasan

Oleh:
Ada beberapa hal yang tak ingin ku ceritakan kepada orangtuaku, apalagi aku sedang merantau -ralat- aku hanya pindah tidur karena jarak kampusku yang jauh dari rumah. Karena itu, sebagai

Sahabatku Takkan Kembali Lagi

Oleh:
“Zar…” panggilku kepada seorang sahabatku bernama Azar. Dia menoleh kearahku dan memanggilku juga “Zahwa..” Azar adalah sahabatku dari kecil dan kita bertemu kembali di SMP. Setelah lulus dari SMP

Kado Terindah Untuk Mama

Oleh:
Kurang dari sebulan lagi hari ibu tiba. Namun, aku belum membeli kado. Aku memutuskan untuk mengumpulkan uang jajan setiap hari untuk membeli kado Mama. Aku ingin membuat hari ibu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *