Geometri

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 6 November 2017

“Yang jelas, geometri itu bentuk!” Ujar salah satu temanku ketika aku bertanya pada mereka.
“Bukan. Geometri itu permainan. Geometry dash!” Ujar temanku yang lain. Ah, entahlah. Aku tak tahu.

“Geometri itu bukan pelajaran anak kelas enam SD. Lebih baik kamu tidak usah memikirkannya” kata kakakku. Aku setuju. Namun apa daya, ternyata Geometri sudah ada di pelajaran matematika kelas 6 SD. Aku ditanya, dan aku harus simpan pertanyaan itu untuk minggu depan dan dijawab. Aku bingung.

Minggu depannya, aku masuk sekolah dengan berseri seri. Pelajaran Matematika akan segera dimulai. Aku sudah mendapatkan jawabannya. Jauh di lubuk hatiku, aku senang mempunyai ayah yang cerdas. Ya, jawaban tentang geometri itu sudah kudapatkan dari penjelasan ayah.

“Apa itu Geometri, Friska?” Tanya bu Ghea.
“Geometri adalah berbagai bentuk yang berbeda dan bisa dihitung luasnya. Berbeda dengan sahabat sejati, meski berbeda dengan kita namun tak bisa dihitung kebaikan hatinya.” Aku menjawab dengan mantap. Bu Ghea menangis haru mendengar perkataanku.
“Teman-teman, tepuk tangan untuk Friska!” Kata bu Ghea. Teman-teman bersorak-sorai dan bertepuk tangan. Aku pun kembali duduk dan tersenyum puas.

Terimakasih, ayah…

Cerpen Karangan: Humaira S.Z
Facebook: Eva N Afiati

Cerpen Geometri merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Petualangan Si Mamat

Oleh:
Suatu hari ada seorang pemuda bernama mamat, dia adalah anak seorang petani biasa di sebuah desa. Dia tinggal di sebuah gubuk kecil di desa nya. Dia punya cita-cita untuk

Br ok en

Oleh:
Gue Deva, gue pindahan dari Bandung, sekarang gue ikut orangtua gue di Jakarta. Orangtua gue selalu berantem, dalam masalah apapun. Dari bandung gue ini anak baik-baik, tetapi semua berubah

Sarapan Untuk Bobi

Oleh:
Pagi hari seperti biasa Bobi sudah rapi dengan seragam sekolahnya dan siap untuk berangkat ke sekolah, Bobi biasa berjalan kaki ke sekolahnya karena rumah Bobi dengan sekolah jaraknya tidak

Permainan Tradisional

Oleh:
Pada hari minggu pagi, di kota Sydney, Australia ada seorang anak bernama Delores. Ia sedang memasukkan barangnya ke kopernya bewarna ungu dan dihiasi bunga mawar putih. Ia juga memasukkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *