I Love You Ayah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 22 December 2013

Aku menunggu sambil harap-harap cemas, aku berdoa kepada tuhan “ya tuhan, aku berharap bisa melihat ayah untuk yang terakhir kalinya, aku janji akan lebih menyayanginya” kataku dalam hati.

Ayah ku didiagnosis mengidap penyakit leukimia, penyakit berbahaya itu sedang menggerogoti tubuh ayah, sudah 5 tahun ayah berusaha mengobati penyakitnya itu. Tapi, hasil nya nihil. Toh, akhirnya penyakit kanker itu sudah memasuki stadium akhir!

Aku melihat ibu yang sedari tadi menangis, aku mencoba menghiburnya “bu, nggak usah menangis, ini takdir tuhan,” kataku lembut.
Ibu meliriku sambil tersenyum “ibu masih belum kuat jika ayah meninggalkan kita,” katanya ibu sambil menunduk.
“ka, apa yang terjadi pada ayah?” tanya adiku linda, usianya masih 5 tahun, terkadang aku tidak tega, anak sekecilnya sudah mendapatkan cobaan pahit seperti ini.
“ayah nggak apa-apa, kamu berdoa aja ya, semoga ayah cepat sembuh, nggak usah dipikirkan ya,” kataku tegar, berusaha menjadi kakak yang baik.
“aku rela kok kak, kalau ayah meninggal, soalnya ayah suka jail sih sama aku!” ucapnya polos.
“eh, kamu nggak boleh ngomong kayak gitu! Biarpun gitu. Nanti adek pasti butuh ayah!” kataku sambil mengusap kepalanya.

Tiba tiba dokter yang menangani ayah datang menuju ibu.
“bu…”
“ya, dok?” jawab ibu sambil mengusap air matanya.
“kondisi suami ibu… Semakin buruk, mungkin dia tidak akan hidup lebih lama lagi,” ucap dokter pelan

Aku terkejut, aku langsung berlari ke kamar ayah.
“ayah!!!” teriakku kencang.
“sher.. Sheren,” kata ayah pelan.
“ayah! Jangan tinggalin aku, linda dan ibu ayah! Ayah!” karaku sambil menangis.
“i.. Ini sud.. Sudah takdir tuhan sheren! Ayah tidak bisa berkehendak sendiri, ayah hanya berpesan, jaga linda baik-baik, jangan buat ibumu kecewa, bagaimana pun juga ayah sangat…”
“ayah?”
“menyayangimu…”
Seketika itu juga, tangan ayah berhenti memegang tanganku, denyut nadi nya tidak terasa dan…
“ayaaaahhh! Jangan pergi ayah! Aku masih sayang pada ayah!”

“sheren!” panggil ibu.
“sheren! Bangun sayang, sudah waktunya shalat subuh!” kata ibu.
“eh, iya bu!” kataku setengah linglung.

Aku langsung berjalan menuruni tangga.
Apa itu hanya sebuah mimpi? Kataku dalam hati.
Aku langsung mandi dan berwudhu, setelah itu aku shalat dengan khusuk.
Setelah shalat, aku bergegas menuruni tangga untuk sarapan, ketika sampai di bawah aku melihat ayah, ya itu ayah!
“ayaaahhh!” panggil ku sambil memeluk ayah.
“waduh, tumben nih sheren manja sama ayah!” kata ayah sambil tersenyum manis.
“iya nih kak sheren, masa aku aja umurnya masih 5 tahun nggak manja kaya kakak,” kata linda polos.
“hehe,” kataku sambil mengacak ngacak rambut linda.

Kini aku menyadari, arti ayah yang sebenarnya…
Ayah, i love you…
Aku sayang kamu…

Cerpen Karangan: Keisha Mayalafaza
Facebook: Keisha Maylafaza S Sudrajat
hai, nama aku keisha maylafaza, umurku baru 11 tahun lho (percaya atau tidak?) hobi ku menulis, baca novel, kalo ingin kenal aku lebih jauh follof my twitter @Keishaa_MS, aigatou!

Cerpen I Love You Ayah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Bukan Gadis Menjijikan!

Oleh:
Sebuah logam bulat tak bersalah menghampiri gadis itu. 1 2 3 4 bahkan 10 banyaknya kini berada di antara gadis itu. perlahan dia mengangkat kepalanya, melihat sekelilinginya. benar-benar ramai,

Aku Harus Pulang

Oleh:
Sepasang kaki mungil itu berjalan mendekatiku. Aku merentangkan tanganku lebar, bersiap menangkap bocah yang menyambutku dengan senyuman, menghadirkan lesung pipit di wajah polosnya. Aku berjongkok mensejajarkan tinggiku dengan tubuhnya.

Lomba Memasak Kue

Oleh:
Hai, namaku Ralya Maria Fatimah. Kalian cukup panggil Ralya. Hobiku adalah memasak. Suatu hari, saat sedang berjalan-jalan, aku bertemu dengan Anicha dan Nanda. “Hai, kalian sedang ngapain?” kataku sambil

Anak Kembar Tiga

Oleh:
Namaku Rika. Aku punya 2 kembaran bernama kak Cika dan Vika. Kami memang berasal dari keluarga terpandang di kota kami tinggal. Sejak Tk, entah kenapa orangtuaku hanya memperhatikan dan

Kucing Malang

Oleh:
Hewan lucu nan imut yang biasa dipanggil kucing, kini tinggal bersamaku. Sesaat sebelumnya ku temui hewan itu kesepian tak bersama induknya. Kasihan memang, anak kucing selucu dia sendirian. Hari-hari

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *