I Love You Mom

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Ramadhan
Lolos moderasi pada: 21 July 2018

“Aku benci mama, aku benci mama!!” teriak Jenny kepada mamanya. Air matanya tak terbendungkan saat ia mengungkapkan isi hatinya.
Bertahun-tahun memendam perasaannya, Jenny sudah tidak tahan lagi. Dia ingin pergi dan memulai kehidupan tanpa mamanya.
“Jangan mencariku! Aku tidak akan kembali lagi!” ucap Jenny sebelum melangkahkan kakinya meninggalkan rumah yang menjadi tempat dia bernaung sejak dilahirkan.
Mama tidak mencegah Jenny, tapi kesedihan terlukis jelas di wajahnya. Dia menyantap makanan di hadapannya dengan berlinang air mata.

Beberapa bulan kemudian.
“Jen, bentar lagi puasa nih, habis itu hari raya.., ehm.. loe gak mau pulang?” tanya Aiko, teman kerja Jenny.
“Pulang ke mana?”
“Jen.., gini ya, semarah apapun loe sama mama loe, tapi dia kan yang ngerawat loe dari kecil, apalagi mama loe itu single parents, itu susah Jen!”
“Aku pulang dulu ya!” Jenny menghindari percakapan. Dia memutuskan untuk pulang ke apartemen.

“Huh.. lelah..” Jenny merebahkan tubuhnya di atas kasur. “Aiko sok tahu banget sih, emang dia siapa? Dia tahu masalah aku apa?”
Jenny memandang kamarnya secara menyeluruh. Dia mengingat lagi saat-saat terakhir bersama mamanya.

Flashback
Papa orang yang sangat gila kerja. Saat itu Jenny masih di dalam kandungan. Mama yang tidak berani melarang hanya bisa membantunya, hingga suatu hari papa mengalami serangan jantung dan meninggal dunia.
Beberapa bulan kemudian, Jenny lahir. Mama sangat menyayangi Jenny, dia berusaha menjaga Jenny sebaik mungkin.

19 tahun kemudian, Jenny tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan periang. Dia juga selalu menurut pada mama, bahkan saat mama memintanya putus dari pacarnya, walaupun agak kesal, Jenny tetap menurutinya.

4 tahun kemudian, Jenny lulus dari universitas ternama dengan nilai yang sangat memuaskan. Dia bahkan dapat tawaran dari sebuah perusahaan besar, tapi mama tidak mengizinkannya.
“Kenapa? Beri tahu Jenny alasan mama tidak mengizinkan Jenny kerja di sana!” tuntut Jenny kepada mamanya.
“Mama tidak suka kamu bekerja dengan perusahaan itu!” jawab mama.
Jenny memandang mamanya tidak percaya. Pertahanannya sudah hancur. Dia menangis.
“Aku tidak paham lagi dengan mama! Aku sudah muak! Selama ini aku selalu menurut, tapi tidak lagi!”
Jenny berlari memasuki kamarnya dan menangis. Mama tidak dapat berbuat apa-apa.
Sebenanarnya bukan tanpa alasan mama tidak mengizinkan Jenny. Perusahaan yang akan Jenny masuki adalah perusahaan tempat papa dulu bekerja. Perusahaan yang membuat papa menjadi gila kerja. Mama tidak ingin memberitahukan hal itu kepada Jenny.

Flashback end
“Nanti bukber yuk!” ajak Jenny kepada teman-teman sekantornya.
“Yah.. aku mau buka bareng mama!”
“Aku mau buka bareng keluarga nih!”
“Sorry, gak bisa!”
“Maaf ya.. mama tadi ngajakin buka bareng!”
Mendengar jawaban teman-temannya Jenny merasa sedih. Dia jadi teringat kepada mama.

Jenny buka puasa sendiri. Dia memandang makanannya dengan lesu. Nafsu makannya menghilang.
“Apa aku sudah sangat keterlaluan kepada mama ya?” pikir Jenny. “Mungkin Aiko benar, aku harus meminta maaf kepada mama!”

Jenny memandang rumah di hadapannya dengan perasaan sedih. Kenangan bersama mama berputar di dalam otaknya. Dengan ragu jenny mengetuk pintu.
Melihat mama membukakan pintu, air mata Jenny tak dapat terbendung. Rasa rindu yang sangat dalam kini terobati. Jenny memeluk mama dengan erat.
“Mama, maafin Jenny! Jenny yang salah!”
Mama membalas pelukan Jenny. Dia tidak menjawab dan hanya memeluk putrinya dengan penuh kasih. Rasa rindu mereka kini telah hilang. Mama dan Jenny sama-sama merasakan kebahagiaan yang sangat dalam.

The end
Thank for read

Cerpen Karangan: Hilya
Blog / Facebook: Hilya
Seseorang yang sedang belajar dan ingin terus maju agar dapat menjadi penulis hebat!!

Cerpen I Love You Mom merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kontes Dangdut Semilyar (Part 2)

Oleh:
Dan, starting with kunci nada. Satu minggu untuk menghafal dan menghayati dengan story lagu dari sang empunya. Setelah pembubaran kelas hari ini, aku mulai mendekati Farhan. Hanya untuk sekedar

Bayangan Matahari

Oleh:
Bayangan Matahari Hitam.. Pantulan atau cerminan? Mereka bermakna dalam, Mereka bayangan.. Matahari harusnya berbayang Jadi, ‘kan kuberi satu Cukup untuk keberadaanmu Satu yang lebih darimu Aku tertegun membaca secarik

Sepucuk Surat Untuk Papa

Oleh:
Pagi ini sangat dingin sekali. Cuaca sangat tidak bersahabat denganku. Karena hujan masih turun padahal sekarang sudah menunjukkan pukul 07.00 wib. “Ma, gimana nay mau berangkat ke sekolah kalau

Terima Kasih Abang

Oleh:
“Woy, mau ke mana lo. Buru-buru amat” Yang menyapaku ini Destia Ayuna Putri, teman sepermainanku dulu waktu masih duduk di bangku sekolah. “Biasalah ngantar makanan ke rumah Kakak” Ujarku

Suara Seram

Oleh:
Sani terlihat sangat gelisah di tempat tidurnya. Malam ini, Sani tidak bisa memejamkan matanya. Nenek yang sangat disayanginya meninggal kemarin malam dan baru dimakamkan tadi pagi. Sewaktu Sani kembali

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *