Ibu Aku Mencintaimu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 17 September 2016

Ibu, itulah panggilanku kepada seorang wanita yang telah melahirkanku. Ia bekerja keras banting tulang untuk menghidupi aku dan 1 adikku. Oh iya, aku lupa memperkenalkan diri, namaku Syamila Anastasya, aku sekarang sudah kelas 6 SD, aku memiliki 1 orang adik yang bernama Lina Khalidah, masih kelas 3 SD.
Ok, kembali ke topik utama. Ibuku bekerja banting tulang tanpa dibantu seorang suami, yaitu ayahku. Semenjak ayahku pergi, aku masih kelas 3 SD, dan adikku belum sekolah.

Suatu hari, aku bertanya kepada ibuku, “Ibu, aku rindu pada ayah, namun ayah tak pernah pulang, kemana ayah pergi bu?” tanyaku. Ibuku langsung meneteskan airmata. Ibuku berkata, “Jangan tanya lagi soal ayahmu!”.
“Baiklah Bu, tapi kumohon, berhentilah menangis!” Ibuku pun tersenyum.

Aku sangat penasaran dimana ayahku berada, akhirnya kutanya hal tersebut kepada nenekku. “Nek, kemana ayahku selama ini?”
“Mengapa kau menanyakan hal itu?”
“Aku rindu pada ayahku,”
“Untuk apa kau merindukan laki laki yang tidak bertanggung jawab itu”
“Maksud nenek?”
“Sebenarnya…”
“Sebenarnya apa nek?”
“Sebenarnya… ayahmu telah pergi bersama wanita lain, dan sampai sekarang tidak ada kabar darinya,”
“A…apa?!”
“Sudahlah, tidak usah kau pikirkan laki laki itu, pikirkanlah ibumu, yang merawatmu tanpa seorang ayah,”
“Baiklah nek, aku tidak akan memikirkan ayah,”

Cerpen Karangan: Rahmi Mentari Rusdi
Facebook: Rahmi Mentari

Cerpen Ibu Aku Mencintaimu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Suara Seram

Oleh:
Sani terlihat sangat gelisah di tempat tidurnya. Malam ini, Sani tidak bisa memejamkan matanya. Nenek yang sangat disayanginya meninggal kemarin malam dan baru dimakamkan tadi pagi. Sewaktu Sani kembali

Shely and Shyla

Oleh:
“Ayah… ini tidak adil. Ayah yang senang tetapi, rakyat yang miskin. Pokoknya kalau ayah masih begitu aku akan pergi dari sini” ucap Shely. Shely adalah seorang putri dari kerajaan

Senang Berakhir Sedih

Oleh:
Ada seorang anak yang bernama Dika, dia adalah salah satu siswa yang sekolah di SMPN 1 Ujungbatu. Anaknya baik, ganteng, pintar dan baik hati, ia adalah seorang yang miskin,

Penyu dan Jetil

Oleh:
Hari masih pagi buta, handphoneku bergetar. Kuambil benda canggih itu, ternyata ada pesan singkat dari Penyu, adik sepupuku. Aku biasa memanggilnya Penyu dan dia suka memanggilku Jetil, meski itu

Surat Pertama Dan Terakhir Dari Malang

Oleh:
Tumpukan surat beramplop kecil bewarna merah itu semakin bertambah setiap hari. Aku enggan membukanya dan selalu kubiarkan surat pertama mempunyai banyak teman. Aku tak pernah melupakannya. Aku hanya berusaha

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *