Kaila dan Naila

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 22 April 2013

Kaila Nadhifa dan Naila Khadifa namanya. Yap, Naila dan Kaila. Meski mereka kembar IDENTIK, tapi SIFATNYA sangatlah beda! Ups, ralat. Kecuali satu, TOMBOI. Ya, mereka sangat lah tomboi. Tapi agak BERBEDA. Meski sifatnya berbeda, kadang mereka sangat akur.

Kaila anaknya itu pintar, namun sangat jahil. Istilahnya adalah: BANDEL. Sedangkan Naila sangat alim (Meskipun tomboi), pintar juga, kutubuku pula, dan TIDAK BANDEL. Meski Naila kutubuku, dia tidak terlihat CULUN kok! Bahkan, banyak yang mau berteman dgn Naila. Sedangkan Kaila? Jelas, tidak ada yang mau berteman dengannya. Ups, ralat! Ada 2 orang yang mau berteman dengan Kaila. Mereka adalah Miny dan Desi. oke, kita langsung kecerita ya?!

“Hari ini, Matematika, ulangan mendadak!” kata bu Hesti. “Tttaapppiii… Bbbbbuuuuu… Ssssaaayyaa… bbbeeluuummmm… bbbbbeeeelaajjjjaaarrrr…” kata Kaila gugup. “Wah, ibu tidak mau tahu! sekarang, siapkan alat tulis kalian!” Bu Hesti mulai membagikan kertas ulangan. Untunglah aku sudah belajar tadi malam… kata Naila dalam hati. “Oke, sebelum memulai ulangan, say Basmallah together..” kata bu Hesti. “Bismillahirahmannirahim….” kata murid-murid serempak. Ujian pun dimulai. Susah sekali! Kata Kaila di dalam hatinya. Alhamdulillah, soalnya aku bisa jawab semua! Sorak Naila didalam hatinya. Ujian pun berlangsung selama 90 menit. Dari jam 08.00 sampai 09.30.

TEEEETTTTTT!! TEEEETTTTTT!!!
Bel pun berbunyi. Akhirnya, legaaa, deh! soak Naila didalam hati. “Ya! Waktunya habis! Kumpulkan soal ulangan kalian!” kata bu Hesti. Murid-murid pun mengumpulkan soal ulangan mereka masing-masing. Mereka tinggal menunggu hari esok untuk mengetahui hasilnya.

Dirumah Kaila & Naila…
“Bunda lagi memasak apa, nih?” tanya Naila sopan. “Bunda sedang memasak Blueberry cheesecak nih…” Kata Bunda. “wah, Asyik!” kata Naila. Dia segera pergi mencari Kaila. Ah, Kaila tengah asyik main PS di ruang keluarga. “Key!” sapa Naila. Oh ya, di rumah, Naila memanggil Kaila itu dengan panggilan ‘Key’. Sedangkan Kaila memanggil Naila degan panggilan ‘Ney’. “Apa, Ney?” tanya Kaila. “Bunda sedang membuat Blueberry Cheesecake!” sorak Naila. “Wah, Asyik!” kata Kaila. Blueberry cheesecake adalah kue favorit Kaila dan Naila. Hihihi, biar saja, aku akan beri garam sebanyak banyaknya.. kata Kaila di dalam hatinya. Duh, mulai lagi nih, jahilnya..

“Mana sih, garam? Nah, ini dia!” gunam Kaila pelan. Kebetulan, Bunda dan Naila tengah asyik ngobrol Key & Ney’s room atau kamar si kembar. Kaila membuka tutup garamnya dan menaburkannya ke adonan blueberry cheesecake. Ia menaburkan sangat banyak sehingga rasanya pasti asin. Lalu dia aduk adonannya. Ada ada saja! “Wah, ternyata sudah 4 kue yang dipanggang.. Sepertinya, bunda membuat banyak..” gunam Kaila. setelah selesai melakukan aksinya, dia pergi keruang tengah untuk main PS lagi. Agar tak ada yang curiga..

Setelah blueberry cheesecakenya jadi…
“Hueeekkkk! Kok asin sih?” kesal Naila. “Iya, kok asin ya?” kata Ayah. “Ini pasti kerjaannya si Key..!” kata Bunda. “Key..! Key.., Sini dong!” panggil Naila. “Apaan sih, Ney? Teriak teriak kayak di hutan saja!” kata Kaila. “Kamu pasti menaburkan garam di adonan blueberry cheesecakenya, iya kan? Ngaku deh kamu, Key!” kata Bunda. “Salam damai!” kata Kaila sambil pergi entah kemana. “KEY!!!” kata Naila, Ayah dan Bunda serempak. Akhirnya, Kaila di hukum oleh Bunda.

Disekolah…
“Kaila Nadhifa! Kamu mendapat nilai 3,5!” kata bu Hesti. ck…ck…ck..
Kok, 3,5? Padahal, aku bisa menjawabnya.. kata Kaila dalam hati. “Naila Khadifa! Kamu mendapat nilai tertinggi! Yaitu 10 alias 100…!” kata bu Hesti. Teman-teman memberikan selamat kepada Naila.

Dirumah….
“Tuh, kamu sih, jahil! Jadinya nilaimu jelek, kan!” Bunda menasihati Bunda. “Tapi, Bun, aku menjawab soalnya dengan percaya diri, terus aku juga merasa bisa. Soalnya mudah..” Kata Kaila. “Makanya, kamu gak usah jahil! Karena kadang, keberuntungan seseorang itu tergantung wataknya. Watakmu jahil, sih!” kata Bunda. “Iya, deh, Bun, aku gak jahil lagi..” kata Kaila. Semenjak itu, Kaila tidak jahil lagi.. Makanya, jangan jahil, ya!

Cerpen Karangan: Adzra Annisa
Facebook: http://www.facebook.com/adzra.annisa
Blog: http://www.http://adzra-annisa07.blogspot.com/

Cerpen Kaila dan Naila merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Terima Kasih, Ma

Oleh:
19 Desember. Sebentar lagi hari ibu. Apa yang akan aku berikan untuk Mama? Mungkin dalam kondisi seperti ini aku hanya bisa mengatakan ‘Selamat hari ibu’ ke Mama. Tapi aku

Tiga Angsa dan Anak Ayam

Oleh:
Pada suatu hari hiduplah tiga angsa dan seekor ayam betina. Mereka hidup rukun dan saling berbagi. Setiap pagi hari sang pemilik tiga angsa dan seekor ayam betina itu, memberi

Aku Tak Perlu Punya Facebook

Oleh:
Sophia adalah anak yang berasal dari keluarga yang kaya. Tapi, sayangnya dia itu gaptek atau gagap teknologi. karena itu, ia menjadi bahan tertawaan. Suatu hari di sekolah, lagi lagi

Ibuku Malaikatku

Oleh:
Ibuku bagaikan malaikat yang diturunkan dari surga, untuk menjaga anaknya. Ibu kesayanganku, dia adalah sosok ibu yang paling baik sedunia. Setiap hari ibuku bangun jam 2 pagi untuk menyiapkan

Perjuanganku

Oleh:
Alam begitu indah, pohon-pohon mengayunkan dahannya, matahari sore yang bewarna orange sangat menakjubkan, kulihat banyak burung-burung pulang kembali ke sarang mereka masing-masing dan terlihat mereka sangat bahagia, tapi lalu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *