Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kenapa Selalu Adik?

Hari ini mungkin hari yang paling bahagia dalam hidupku. Adik perempuanku telah lahir. Kedua orangtua ku akhirnya sepakat memberikan dia nama Bunga Ayu Pratiwi yang bisa dipanggil Bunga. Awalnya ku kira menyenangkan punya...

Selamat Tinggal

Rasa marah dalam hatiku masih menggelora. Betapa tidak? Sahabatku sendiri, sahabatku satu-satunya, mengkhianatiku. Ia pergi meninggalkan diriku dengan janji-janji palsunya. Percuma saja, selama 3 tahun terakhir, aku berteman...

Cinta dan Takdir

“Jay, lihat gadis itu!” Jill menunjuk ke arah seorang gadis berambut pendek cantik yang baru saja ditinggal mobilnya. “Aku ingin punya sahabat seperti itu. Dan mungkin ia bisa aku manfaatkan. Kau tau maksudku, kan?”...

Teror Beruang

Aku Icha, ketiga temangu Ria, Lia dan Sinta, kami adalah 4 sekawan. sekarang kami tersesat di hutan belantara. Ketika study tour akhir kelas 3, harus melakukan camping di hutan yang bertujuan untuk mempererat persaudaraan...

Gelarku Kembali

Pagi ini ke-3 anak sok gaul ini datang ke sekolah (Febri, Rina, Ade) “duh, udah jam berapa ni? Dari tadi si Tiwi gak muncul, dasar anak pemalas!” ujar Rina. “is, tengok tuh besar loh” kata febri sambil...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kapsul Cita-Cita

  1. Mutiara 23 April, 2013 at 8:25 am | | Reply

    Cerpen yang sangat menarik! Aku izin copas untuk keperluan sekolahku ya? Tenang saja, nama pengarang asli tetap aku cantumkan. Tapi mungkin aku akan mengeditnya sedikit. Terima kasih banyak! Semoga kakak bisa terus berkarya, amin! ^^

Leave a Reply