Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Angan Tak Sampai

Koridor sekolah nampak ramai. Bagaimana tidak, hari ini adalah pengumuman penerimaan siswa baru. Yup! Papan pengumuman sudah penuh dengan orang-orang yang tidak ia kenal. Hampir saja ia ditabrak-tabrak puluhan manusia yang...

Kebahagiaan Untuk Ibu

Aku melihat kesedihan yang mendalam dari matanya. Matanya yang dulu semangat kini seakan rapuh, bagaikan pohon yang sudah berumur ratusan tahun. Aku merasa kasihan kepada ibu karena semenjak ayah meninggal, ia harus mencari...

Maafkan Aku Bu

“bu, aku pergi dulu!” kata Melli sembari pergi menuju teras rumahnya. “nak, jangan sampai malam-malam ya!” perintah Ibu Melli. “bu, suka-suka aku dong mau pulang malam atau pagi! Badan-badan aku, kenapa ibu yang...

Kontes Dangdut Semilyar (Part 1)

“KONTES DANGDUT SEMILYAR Sesion 7!! … datang dan ikutilah kontes dangdut terbesar tahun ini,” Riri membaca keras-keras. Mungkin sebuah brosur online. Ia sangat serius membaca dan memahami isi dari brosur itu. “Mau...

Midnight Clown (Part 1)

Aku menatap dengan perasaan sedih dan iba, ketika melihat seorang wanita tua yang sudah tidak berdaya, di atas tempat tidurnya. Yaa… Tuhan, sebentar lagi pasti ia akan meninggalkan dunia ini untuk selamanya? dan tinggal...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kapsul Cita-Cita

  1. Mutiara 23 April, 2013 at 8:25 am | | Reply

    Cerpen yang sangat menarik! Aku izin copas untuk keperluan sekolahku ya? Tenang saja, nama pengarang asli tetap aku cantumkan. Tapi mungkin aku akan mengeditnya sedikit. Terima kasih banyak! Semoga kakak bisa terus berkarya, amin! ^^

Leave a Reply