Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Anakmu Memang Sudah Durhaka

“An, tolong ambilkan HP ibu di atas meja depan!” teriak ibu dari dalam dapur. “Iya buk” jawab Andi dari ruang keluarga. Andi pun segera beranjak dari duduknya untuk melaksankan perintah dari sang ibu....

Itu Bukan Salahku

Hening malam membuat seorang gadis tertidur di meja belajarnya. Keheningan itu terpecahkan oleh suara rintikan air hujan yang semakin deras. Tetesan air hujan yang jatuh di leher gadis itu, membuatnya terbangun tanpa kata....

Si Pembaca Serius Itu..

Setiap malam, menjelang pergantian hari.. “Assalaamualaikum..,” bisikku pelan sembari membuka pintu kamar kos. Aroma lemon pengharum pasaran, menyeruak hidung saat pintu terbuka pelan. Beringsut kumasuki ruang dengan...

Cinta Ini Terlarang, Sayang

“Ma, Ido nya kok belum datang juga sih”, Tanya Iney cemas. Jam sudah menunjukkan pukul 08.45 pagi. Ido pun belum juga datang di acara sakral ini. “bagaimana ini pak, seharusnya jam 08.30 tadi acara ijab...

Surat Tinta Merah

Surat itu masih terdiam membisu tanpa kata keluar darinya, tergolek lemas diam di atas meja, tanpa ada yang mau menyentuhnya, Aku pun enggan memegangnya apalagi membacanya. Aku benci dia. — Pagi hari sebelum keberangkatanku...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kapsul Cita-Cita

  1. Mutiara 23 April, 2013 at 8:25 am | | Reply

    Cerpen yang sangat menarik! Aku izin copas untuk keperluan sekolahku ya? Tenang saja, nama pengarang asli tetap aku cantumkan. Tapi mungkin aku akan mengeditnya sedikit. Terima kasih banyak! Semoga kakak bisa terus berkarya, amin! ^^

Leave a Reply