Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Dikala Indah Teringat Ayah

DUDUK SELALU di bangku bagian belakang. Semenjak kelas lima hingga naik kelas enam sekarang, tak pernah mataku melihat dia berada di bagian depan. Entah karena sudah diatur wali kelasnya atau memang dirinya yang tidak suka...

Ayunda Mengejar Cinta (Part 2)

Kriinggg… Bel tanda masuk berbunyi, kini aku dan teman-teman sekelasku sedang sibuk dengan buku Jepang kami masing-masing, ulangan Jepang yang akan dilaksanakan pada hari ini sudah berhasil membuat murid-murid di kelasku...

Kesombonganku

Dengan sibuknya aku berlari ke sana ke mari untuk minta jawaban teman kelas. Soalnya ada pekerjaan rumah yang belum aku kerjakan. Alasannya lupa, tapi memang tidak ada niat buat menyelesaikannya. Untungnya aku punya teman...

Story About Me and Friends

Aku dan Shara sedang bergurau. Teman-teman yang lain juga, Icha, Dhiya, Salsa, Kiara, Siska, Dea, dan semuanya sedang bercanda tawa, karena dua pelajaran terakhir ini kosong. Kuputar mataku ke segala arah. Mataku menangkap...

Penyesalan Yang Terlambat

“Pergi!!! dasar orang tua tidak berguna! aku capek mengurus bapak yang bisanya Cuma tidur dan makan!”. Terngiang kata-kata itu setiap kali aku mengingat bapak. Membuat aku tak pernah berhenti menyalahkan diriku yang telah...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kapsul Cita-Cita

  1. Mutiara 23 April, 2013 at 8:25 am | | Reply

    Cerpen yang sangat menarik! Aku izin copas untuk keperluan sekolahku ya? Tenang saja, nama pengarang asli tetap aku cantumkan. Tapi mungkin aku akan mengeditnya sedikit. Terima kasih banyak! Semoga kakak bisa terus berkarya, amin! ^^

Leave a Reply