Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Tak Ada Bukan Berarti Tak Hidup

‘Tik.. Tik.. Tik..’ Hujan masih terdengar membasahi luar jendela panti yang saat ini masih menjadi tempat favoritku. Aku hanya duduk terdiam memandangi hal-hal yang mungkin terjadi untuk masa depanku ini, hari-hariku...

Bersama Adikku

Tak mungkin. Tak mungkin ia pergi begitu saja. Aku masih sayang dia, karena dia adikku tercinta. Aku tak bisa membayangkan ia pergi untuk selamanya. Badannya yang kecil itu, mengapa harus merasakan penyakit yang berat. Mengapa...

I’m Sorry, I Love You Dad

Ocha meneguk lagi minuman beralkohol yang berada di hadapannya, dia sama sekali tidak memperdulikan hingar bingar yang berada di sekitarnya. Musik yang menghentak-hentak, suara tawa dari berbagai sudut, orang-orang yang menari...

Lukisan Kenangan

Pagi baru menyapa Amy. Gadis itu terbangun dari mimpinya. “Horee! Hari pertama liburan!!!” pekik Amy kegirangan. Biasanya, sih, kebanyakan orang bergembira pada hari pertama sekolah. Kenapa kalau dengan Amy jadi...

Garden Party

Matahari telah terbit sedari tadi. Cuaca hari ini sangatlah cerah. Tak seperti cuaca di hari sebelumnya. Seharusnya, sekarang hujan. Karena hari ini adalah musim hujan. Seperti biasa, Nisa melihat pemandangan ditaman. Sebenarnya,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kapsul Cita-Cita

  1. Mutiara 23 April, 2013 at 8:25 am | | Reply

    Cerpen yang sangat menarik! Aku izin copas untuk keperluan sekolahku ya? Tenang saja, nama pengarang asli tetap aku cantumkan. Tapi mungkin aku akan mengeditnya sedikit. Terima kasih banyak! Semoga kakak bisa terus berkarya, amin! ^^

Leave a Reply