Kesadaranku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 20 November 2016

Nyaris sepanjang hidupku, aku belum pernah merasakan sakit yang serius, kecuali sakit maag beberapa tahun lalu. Selebihnya, paling demam atau flu. Padahal menjadi pelajar yang selalu berjalan kali cukup menguras tenagaku. Aku sering merasa kecapekan. Tapi biasanya dengan istirahat yang cukup bisa hilang dengan sendirinya.

Kemarin pagi, perutku serasa disobek-sobek dan dihancurkan semua organ yang ada di perutku. Meski kalut, aku berharap dihari ini aku periksa ke rumah sakit bersama ibu. Menurut dokter, aku hanya masuk angin biasa. Aku juga dianjurkan istirahat yang cukup disamping meminum obat dokter.

Beruntung, aku memiliki keluarga, terutama ibu yang merawatku dengan telaten. Seolah aku masih putri kecilnya dulu. Padahal aku sudah kelas dua SMP yang sedang belajar untuk hidup mandiri, untuk dewasa.

Berkat support orang terdekatku, aku mulai berdamai dengan kenyataan. Aku pasrah dengan kehendak-Nya. Mungkin ini yang terbaik untukku. Aku banyak berdoa memohon kesembuhan-Nya. Aku mengingat perjalanan hidup yang telah kulalui. Aku mencoba memahami, bisa jadi ini teguran dari Allah untukku. Seiring dengan itu, aku terus mensugesti diriku bahwa aku bisa sembuh dengan izin-Nya. Aku yakin sekali, jika Allah berkehendak, tidak ada satu kekuatan pun yang bisa menghalangi.

Alhamdulillah, doaku terkabul. Rasa nyeri di sekitar perutku mulai mereda. Sulit untuk menjabarkan dengan kata-kata semua yang kudapatkan dengan penyakit ini. Tapi satu hal yang pasti, penyakit ini telah membuatku sadar, betapa besar kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Terima kasih ibu, telah merawatku.

Cerpen Karangan: Riska Rizkiyani
Facebook: m.facebook.com /riska.rizkiya ni.3
Riska itu:
Pengertian, feminis, sensual, teman sejalan, blakblakan, mandiri, intelektual, loyal, pecinta kebebasan, teguh prinsip, charming, dan apa adanya.
Aquarius My Star
Thursday
February 18th, 1999 C
Dzulqa’dah 1st, 1420 H
I’m a silent reader and a good listener
I don’t care what did you say to me. This is my world
Ini cerpen buatanku ketika aku kelas dua SMP, semoga cerpenku disukai

Cerpen Kesadaranku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dilema di Pertengahan Malam

Oleh:
Malam ini untuk kesekian kalinya aku terbangun dari sebuah mimpi buruk yang hampir sama dengan malam-malam sebelumnya. Bagaikan sebuah melodrama bersambung yang menunggu kepastian akhir cerita. Tentu saja yang

Karena Orangtuaku Sayang Padaku

Oleh:
“Di mana aku?” kanan-kiriku tak ada seorang pun, pada siapa aku bertanya? “Ah, mungkin di sana,” kataku pada diriku sendiri. Dalam gelap aku menyusuri lorong gelap yang lembab ini.

Zizi

Oleh:
Setiap malam aku selalu di rumah seorang diri, tak ada satu pun orang di rumah kecuali bibi yang selalu memenuhi apa yang aku butuhkan di rumah. Orangtuaku yang selalu

Adinda dan Pada Akhirnya

Oleh:
Gadis itu tak berdaya setelah menerima kenyataan yang begitu pahit dan menyakitkan. Adinda dinyatakan hamil dua bulan oleh dokter kandungan. Awalnya ia tidak percaya saat melihat hasil tespeknya bergaris

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *