Baca Juga Cerpen Lain’nya:

I Love You Mom

Hari-hari aku jalani dengan susah payah. Berusaha untuk tetap sekolah. Ayahku sudah meninggal. Hanya ibu yang ku punya di dunia ini. Aku selalu iri melihat teman-temanku di antar-jemput oleh ayah/ibunya. Sedangkan aku?, Aku...

Segelas Air Untuk Pak Pengemis

“Mama! mama! Cika senang sekali, tadi di sekolah cika di kasih uang 1000 sama rio, teman sekelas cika” Ucap cika pada mamanya yang sedang memasak nasi di sebuah tungku yang sederhana “Oh benarkah itu cika?...

Najwa

Aku terkantuk-kantuk disebelahnya, kuraba keningnya ah….panasnya sudah mulai berkurang setelah aku mengompresnya tadi. Sedikit lega hatiku, kurebahkan kembali tubuhku disampingnya, ia masih terpejam dengan nafas yang...

Kapsul Cita-Cita

Matahari mulai terbit dari ufuk timur dan mulai menyelinap masuk menerobos jendela kamar Nia. Tak lama kemudian terdengar seseorang membuka pintu kamar Nia perlahan dan dengan suara lembutnya membangunkan Nia yang masih tertidur...

Sekar

Diam. Dengan mata nanap, menatap sebuah lampu di ujung jalan. Tak ada yang berlalu-lalang di jalan itu. Seolah tiada kehidupan. Seorang gadis remaja 18 tahun, dengan postur tubuh yang tinggi dan langsing sedang duduk, risau,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply