Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Love is Silent

Suasana tempat itu lenggang. Hampir semua remaja sudah meninggalkan masjid itu sejak satu jam yang lalu. Namun tampaknya, ada sepasang remaja yang masih berdiam diri untuk berdiskusi bersama. Naira dan Farah. Dua orang sahabat...

Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu, Apakah Masih Berlaku?

“Kasih ibu.. kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya meyinari dunia” Terdengar lantunan lagu yang berkali-kali berputar di televisi, tepat karena hari ini adalah...

Naura

Hujan kembali mengguyur malam ini, saat kutiba dirumah, hujan mulai mereda, kuucapkan salam terdengar jawaban lirih, kulirik jam yang tergantung di dinding, jarum menunjuk angka 22.20. Suamiku masih terjaga, sedang asyik...

Kala Cinta Menyapa Lara

Di sebuah Minggu pagi yang cerah, langit Hong Kong nampak begitu bersih tanpa sedikitpun ternoda mendung. Suhu udara yang berkisar di antara angka 13’C sama sekali tidak mampu menyusutkan langkahku untuk bergegas mempersiapkan...

Malaikat Pun Menangis Ayah

Sang fajar mulai bangun dari peraduannya, kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Para ayam jantan sudah mulai bertengger dan berkokok dengan suara nyaring mereka untuk menandakan bahwa hari baru telah tiba....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kupu-Kupu Kertas

  1. Esa 8 December, 2013 at 10:06 pm | | Reply

    Nama gw maesa… Gw jg tomboy…knp tu bs sama ma nama gw yah? :-D

Leave a Reply