Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Pelita Hidupku

Pikiranku melayang ke masa silam. Hari-hariku terselip dengan berbagai sensasi. Ocehan ibu dan ayah tak pernah terhiraukan dalam nuraniku. Yang hanya terpikir dalam benakku hiruk pikuk canda tawa di setiap hariku. Sering...

Penyesalan

Hujan rintik tak jua reda, langit gelap tak jua sirna. Hari ini mendung, hari ini langit menangis pilu. Arlina juga menangis, hatinya semendung langit siang ini. Rasa sakit di dadanya tak mampu di tahan lagi, Arlina terlalu...

Selamat Tinggal Sahabatku

Tersinar sebuah cahaya yang masuk di dalam kamarku terkejut kubangun. Dengan malas aku meninggalkan kamar. Seperti biasanya ada yang harus kukerjakan. Apalagi kalau bukan ke sekolah. Suhu udara sangat dingin dengan rasa tegang...

Kekerasan Hidup

Hari itu, aku sedang duduk di kursi yang sudah mulai mereot ini, aku membaca buku lamaku yang sudah bosan kubaca. Hai, namaku Adinda aku mempunyai seorang kaka yang dimana aku harus menurutinya, memahaminya dan melayaninya,...

Cinta Sejati

Awal pertemuanku dengannya di sebuah halte bus. Waktu itu, aku dan temanku urip melintas di depan halte bus jalan pramuka. Urip yang membawa motornya dan aku membonceng di belakang, aku melihat ada dua orang cewek memakai...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply