Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Tilam

Padma, demikianlah wanita paruh baya itu mencoba mengenalkannya pada semesta sejak tangisan pertamanya bergaung di sudut-sudut rumah kayu yang tak lagi mampu bertanding dengan waktu itu. Hari ini, di antara kelopak-kelopak...

Jangan Marah Dong Putri

Aku berjalan tergesa-gesa melewati lorong sekolah. Jam menunjukkan pukul 16.00 WIB. Sial, benar-benar sial. Aku terlambat lagi. Kali ini Putri pasti tidak akan memaafkan aku. Aku makin mempercepat jalanku menuju gedung perpustakaan....

Kau Yang Terindah

Nama ku Dewi, aku menemukan cinta pertama aku saat duduk di kelas 3 SMP. Mungkin terlalu dini untuk aku mengenali arti sebuah cinta saat masih berumur 14 tahun. Aku menemukan pacarku melalui Hp. Saat itu di Hp ku ada nomor...

Hanya Untuk Lili

“Halo..?” Desisku menanggapi orang yang menelphone ku tengah malam seperti ini, sekitar jam 00.30. “Halo Callista Gabriel atau Lili adek sayang, apa kabar malam ini?” sahutnya. “Oh kak Ray, baik....

Penyesalan

Senja itu aku duduk berdua dengannya, menatap awan yang telah memerah, sesungguhnya ada yang ingin aku utarakan kepada laki laki yang ada di sampingku ini, tapi aku tak mampu, aku takut membuatnya terluka “ya ALLAH...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Maafkan Aku Bunda

  1. lije 26 January, 2015 at 6:26 pm | | Reply

    nice!! fighting ya selanjutnya

Leave a Reply