Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Misteri Sebuah Lukisan (Part 1)

Seperti pagi ini mentari sudah menempati janjinya menyinari bumi tanpa menuntut balas… “jelita… Kamu mau kemana pagi-pagi udah cantik begini..” tiba-tiba mama sudah berada di sampingku ketika aku selesai...

My Little Brother Dengan Decitan Pintu Cokelat

Langkah sepeda motorku berjalan pelan menuju sebuah pintu gerbang rumah dan berhenti. Ku parkir sepeda motor bututku di pojok kanan pintu gerbang rumah itu. Perlahan aku mulai meraih gembok berusaha membukanya dengan kunci...

Fakir

Matahari sudah tinggi dan sinarnya cukup menyengat. Bagi orang yang tak terbiasa pastilah sudah meringis dan mencari perteduhan. Tapi aku sudah terbiasa. Mungkin kulit gelapku sudah beradaptasi karena setiap hari sejak pagi...

Cita Citaku dan Masa Depanku

Hai namaku Bila Ratna Ayu panggilanku Bila. Aku duduk di bangku Kuliah. Aku anak kedua dari empat bersaudara. Dulu ketika aku bertentangan dengan orangtuaku karena Masa Depanku, aku hampir putus asa. Akibatnya cita-citaku...

Miskin “Bermanfaat” Kaya “Bermartabat”

Pagi yang cerah di kawasan real estate Surabaya. Kicauan burung yang merdu ditambah dengan hembusan angin sejuk di pagi hari membuat suasana kian indah. Di kawasan itulah Pak Alan dan aku tinggal. Kala itu aku melihat Pak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply