Misteri Lagu Bunda

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Misteri, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 20 November 2013

Namaku Naya Aqilla. Aku punya Bunda yang sangat pengertian padaku, namanya Bunda Nisa. Namun sayang, bundaku telah tiada. Mau tau ceritanya? Kok bisa bundaku meninggal.

Suatu malam, ketika aku baru berumur 2 tahun, aku menangis dikarenakan hujan angin dan petir. Ayahku sangat marah karena mendengarku menangis. Memang, Ayahku tidak suka mendengar anak menangis. “Heh anak hantu! Diam jangan menangis terus!” bentak Ayahku. Lalu pada saat itu Bunda datang. “Mas, jangan dimarahin! Diakan masih kecil! kalau kamu mau pukul Naya, pukul aku dulu!” teriak Bunda sambil menangis. “Oh, sudah berani melawan sama suami kamu sendiri!” bentak Ayah. Dan saat itu pula Ayah memukul Bunda, disitulah terjadi pertengkaran hebat antara Bunda dan Ayah.

Setelah hampir setengah jam bertengkar, akhirnya Bunda menyerah. “Naya sayang, kamu tidak usah takut ya! Disini masih ada Bunda” kata Bunda sedih.

Keesokan harinya Bunda dan Ayah kembali bertengkar. Begitu seterusnya.

Suatu malam hujan pun kembali mengguyur daerah tempat tinggalku. Aku menangis sejadi-jadinya. Bunda datang untuk mendiamiku. “sudah sayang jangan menangis lagi! Ada Bunda disini” kata Bunda berusaha mendiamiku agar tidak menangis lagi. Menurut cerita Nek Mun, Bunda yang sedang berusaha mendiamiku, menyanyi untukku. Setelah lagunya habis nafas Bunda menjadi sesak dan tiba-tiba Bunda meninggal dunia. Apakah mungkin lagu itu lagu yang terkutuk?.

Tepat hari ini Ke-8 tahun Bunda meninggal. Aku dan Nek Mun berziarah ke Makam Bunda. Aku mendoakan supaya Bunda tenang di alam baka sana. Tak lupa juga aku dan Nek Mun berkunjung ke penjara untuk menjenguk Ayah yang di tahan di penjara akibat, KDRT. Dan Ayah dihukum 12 tahun penjara.

Kini aku telah mengikhlaskan kepergian Bunda. Dan aku juga sudah memaafkan Ayah.

Selesai

Cerpen Karangan: Dita Zafira Tarmizi
Facebook: Dita Zafira Tarmizi

Cerpen Misteri Lagu Bunda merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


300 Detik

Oleh:
Gara-gara sebuah Nostalgia pesawat Hercules yang dulu Clara tumpangi, Mama dan Papa jadi meninggal. Ya, nostalgia itu yang selalu menghantui jiwa Clara tiap pagi, malam pun begitu. Clara mencoba

Rhina

Oleh:
Ai berlari dengan kencang. Kekhawatiran tergurat di wajahnya. Kaki mungil itu terus meluncur sepanjang koridor berlantai keramik putih. Tatapan cemas beradu dengan kecepatan mata: mencari nomor itu di antara

Misteri Kematian Ana

Oleh:
Tepat pukul 13.00. TENG… TENG… TENG!! Bel pulang sudah berbunyi. “Hore!!!” teriak sekelas ricuh. Kebiasaan siswa-siswi yang tak bisa hilang yakni bersorak gembira ketika bel jam pulang sekolah berbunyi.

Kontes Dangdut Semilyar (Part 2)

Oleh:
Dan, starting with kunci nada. Satu minggu untuk menghafal dan menghayati dengan story lagu dari sang empunya. Setelah pembubaran kelas hari ini, aku mulai mendekati Farhan. Hanya untuk sekedar

Belenggu Sembilu, Bebas yang Angan

Oleh:
Kegelapan menelanku. Kemudian seperti dipertontonkan sebuah drama, aku menyaksikan hidup yang aku lewati selama 18 tahun ini. Bergelung dalam kenangan dari ingatan yang tersimpan rapi dalam memori otakku. Berbagai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Misteri Lagu Bunda”

  1. dinbel says:

    Kok cerita nya singkat banget, Jadi nya khn kurang seru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *