Mukjizat Tuhan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Rohani
Lolos moderasi pada: 8 April 2013

Angel, itulah namaku. Kata papa aku anak istimewa, kata mama aku berbeda dengan yang lain. Tapi perbedaan itu yang selalu membuatku bertanya tanya, kenapa aku harus dilahirkan ke dunia ini? aku cukup lelah membawa beratnya beban hidupku. Untung saja aku mempunyai orangtua yang sabar merawatku.

Saat dikelas, semua teman temanku mengejekku. Tetesan air mata mulai membasaih pipiku. Tiba tiba seorang laki laki dari belakang mendorong kursi rodaku hingga ketempat dudukku. Ternyata itu Ivan. Ivan adalah sahabatku, di kelas hanya dia yang baik kepadaku.

Aku dan Ivan mengikuti pelajaran seperti biasa.

Setelah pelajaran berakhir, akupun pulang. Papa sudah menungguku.
“bagaimana Angel sekolahnya?” tanya papa
Aku tidak menjawab perkataan papa, papa menggendongku kedaam mobil, lalu kursi rodaku dilipat dan ditaru didalam mobil.

Saat di dalam mobil aku bertanya kepada papa “pa kapan ya aku bisa berjalan seperti ayaknya orang normal?” tanyaku kepada papa
“Angel, semua itu ada waktunya, Tuhan sudah punya rencana indah untuk hidup kamu. Percayalah dan terus berdoa” jawab papa kepadaku.

Sesampai di rumah papa menggendong ku sampai kekamarku. Di kamar aku berdoa kepada Tuhan “Tuhan, Angel ingin sekali seperti teman teman Angel yang lain. Angel capek hidup seperti ini, Angel punya banyak beban ya Tuhan, Angel hanya ingin bisa berjalan. Hanya ini saja permohonan Angel, Amin”

Setelah selesai berdoa aku teringat kejadian di sekolah, setiap hari teman teman selalu mengejekku.
Selama di kamar aku hanya bisa meneteskan air mata.
Akupun menyanyikan lagu Tuhan Pasti Sanggup.
“Tuhan pasti sanggup, tangan nya tak terlambat tuk menopangku
Tuhan masih sanggup percayalah dia tak tinggalkanmu”
Angel benar benar menyanyikan dari hati. Diapun mencoba berjalan dengan tongkatnya.
“kok kaki ku bisa diangkat?” tanyaku sambil mengusap air mata
Pelan pelan tongkatnya di lepas, Angelpun mulai berjalan
“aku bisa berjalan? terima kasih ya Tuhan mukjizatMu selalu nyata bagi orang percaya” seruku dalam hati.

Aku pun menghampiri papa dan mama di ruang keluarga.
“pa, ma aku bisa berjalan, semua ini karna Tuhan, betul kata papa dan mama bagi Tuhan tak ada yang mustahil” seruku kepada papa dan mama.
Papa dan mama memelukku, lalu kita bernyayi lagu Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil. Setelah selesai kami berdoa bersama.

Cerpen Karangan: Natalia Melati
Facebook: https://www.facebook.com/natalia.pangaribuan1
Namaku Natalia Melati
aku sekolah di SMPN 259 JAKARTA
Teman teman follow twitterku ya @Natalia_Pangrib

Cerpen Mukjizat Tuhan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Motor Hijau Kusam

Oleh:
“Bip, bip… bip, bip,” ku layangkan tanganku tepat di atas alarm yang berisik itu. “Oke, aku bangun,” kataku pada alarm itu seolah-olah alarm itu hidup. Saat ku lihat jam

Kucing Ku Yang Malang

Oleh:
Pagi ini aku sangat senang sekali karena hari ini hari jumat dan pasti pulang sekolahnya cepat. Setelah beresin tempat tidur aku pun langsung mandi selesai mandi aku siap-siap berangkat

Rindu Terakhir

Oleh:
Jam Rolex yang dikenakan di tangan kanan Durma menunjukkan pukul 13.00. Durma telah tiba di Stasiun Gambir. Dengan sepucuk tiket kereta api Argo Jati di tangan kanannya. Ia pergi

Sahabat yang Kembali Lagi

Oleh:
Saat Ceni sedang duduk termenung. Rizki datang, Ceni menoleh. Ia sangat senang sekali, ternyata si Rizki kembali lagi. Ia bersorak ria, ia menyapa Rizki. “Hai Rizki.” “Hai juga Ceni.

Senja

Oleh:
TAKDIR adalah satu kata yang menentukan keadaan dan kehidupan setiap orang. Takdir pulalah yang membuat bumi terkadang penuh dengan deru tangisan di secara bersamaan terdengar dengan tawa kelakar orang-orang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *