Perjalanan Seorang Anak

Judul Cerpen Perjalanan Seorang Anak
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 16 November 2016

Hai sobat dan para pembaca cerpen saya, saat ini saya akan menceritakan kisah kehidupan adik angkat saya dan teman.

Di suatu hari yang sangat indah saya sedang bermain hp menbuka sosmed untuk cari info tentang organisasi saya dan pada saat itu kebetulan ada salah satu teman saya yang menbuat status yang berisikan permintaan untuk meminta no hp teman-teman grup sosmed saya. Banyak yang nulis komen mengenai no hp saya dan saya pun ikut komen, serta pada saat itu pula saya mengambil beberapa nomor hp teman-teman saya. Lalu saya hubungin nomornya semua anak yang tadi saya ambil. Hingga akhirnya ada beberapa anak yang menbuat saya penasaran. Kita sebut aja namanya dengan Siti (bukan nama sebenarnya). Dari pada kalian penasaran seperti apa sih kehidupan mereka sehingga saya mengangkat cerita mereka maka mari saja kalian langsung baca cerpen saya ini.

Saya mulai kisah si Siti. dia itu termasuk anak pintar, pekerja keras, baik dan cantik. Tapi sayangnya dibalik kecantikan dia tersembunyi kisah yang sangat menyedihkan. Pada suatu hari yang indah di bawah terik matahari Siti sedang buru-buru pulang untuk menjenguk ibunya di rumah sakit, yang sangat jauh tiba-tiba saja motornya rusak tidak mau nyala, serta firasatnya sangat buruk mengenai ibunya itu. Singkat cerita motornya telah dinyalakan kembali lalu dia pergi ke Rumah Sakit, dan benar saja firasatnya dia yang tadi. Semua orang sedang kumpul di depan ruangan ibunya.

“Siti, cepet masuk ibu kamu mau ketemu sama kamu” kata paman ya yang lihat Siti baru sampai
“Iya paman” dia langsung masuk ke ruangan
Di dalam ruangan ibunya dan ayahnya telah menunggu dia,
“nak, kamu udah datang!!” kata ibunya yang sedang terbaring
“iya, bu” dia langsung ke kasurnya ibunya
“gimana kabarnya ibu” kata dia sambil memagang tangan ibunya.
“iya, alhamdulilah baik nak. Nak, ibu mau pergi ibu titip ayah ya nak” kata ibunya sambil menguluarkan air mata.
“ibu mau kemana, Jangan tinggalkan saya ibu” kata Siti sambil memanggang erat tubuh ibunya.
“yah, saya titip anak kita ya” kata ibunya
“iya Bu saya akan menjaga dia sampai kapan pun” kata ayahnya sambil memeluk Siti

Tidak beberpa lama setelah itu ibunya lalu menghembuskan nafas terakhirnya. Dan seketika itu juga tangis Siti dan keluarganya pecah. Satu kemudian setelah kematian ibunya Siti mengalami kecelakaan motor, lalu dia koma selama 1 minggu lebih. Ketika dia terbangun dari komanya dia langsung kaget setelah dokter memvonis dia kena penyakit kanker otak stadium 2. Dan sekita itu pula dia menangis seakan tidak percaya akan hidup yang dia jalanin bagaikan dunia itu sudah musnah di hadapan dia. Lalu dia berusaha bangkit dari keterpurukan dia, mungkin jika kalian lihat dia yang saat ini kalian mesti tidak percaya sama cerita saya ini karena di hadapan orang lain dia berusaha tersenyum lebar dan menunjukan bahwa dia masih mampu berdiri sendiri tampa bantuan orang lain.

Cerpen Karangan: Muh Ibnu Karyadi Nur
Blog: cerpenuntukida.blogspot.co.id

Cerita Perjalanan Seorang Anak merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Crazy Autumn (Part 2)

Oleh:
Satu tahun berlalu. Seperti kasus kematian Samuel, kematian Ibuku tak pernah terungkap kebenarannya oleh pihak kepolisian. Ayah memang luar biasa hebat untuk bisa menyembunyikan semuanya. Sementara aku sendiri, tak

Masa Remaja

Oleh:
Di masa remaja, mereka masih bisa meluangkan waktu mereka untuk bermain, tertawa bahagia besrsama teman seusianya. Mereka bisa pergi ke Mall kapan saja dengan teman-temannya. Tetapi tidak dengan Aku,

Aku Ingin Melihat Bintang

Oleh:
Sinar bintang penuh makna melambai-lambai ke arah mata seorang gadis yang duduk di atas jendela sambil memegang buku diarynya. “Tok… tok… tok.. Desty cepat tidur nak sudah waktunya untuk

Nasihat Ayah

Oleh:
Aku adalah siswi kelas XI di SMPN 121 JAKARTA UTARA. Aku mempunyai cita-cita yang tinggi. Aku bercita-cita ingin menjadi seorang guru bahasa indonesia, karena aku sangat menyukai pelajaran di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *