Pilih BB Atau Alkitab

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 20 April 2013

Namaku Anggi, aku kelas sekolah di Brown High Junior School. aku sekarang kelas 7. Aku terlahir dari keluarga ya… Bisa dibilang kayalah. Aku anak satu satunya, oleh sebab itu apa yang aku inginkan Mom and Dad selalu memberinya.

“Dad, aku mau ganti BB dong. BB ku yang ini udah rusak” pintaku kepada Dad
“tapi ada syaratnya…” kata Dad
“apa dad? aku pasti turutin semua syarat Dad, apapun itu” jawabku
“yakin kamu?” tanya Dad yang meragukan aku
“yakin Dad” jawabku dengan penuh semangat
“syaratnya semester dua ini kamu harus masuk 5 besar. Kalau bisa kamu harus dapat rangking 3” pinta Dad
“yaaaahh… Dad, aku kan nggak bisa. Yang lain ajalah. Aku aja cuma masuk 10 besar. Gimana mau 5 besar?” jawabku yang sedikit ragu
“ya usaha dong. Kalau enggak usaha ya pasti enggak bisa” kata Dad
“oke deh Dad, aku akan usaha” jawabku.

Setelah itu akupun masuk kekamarku. Ku lihat tanggalan “yaah bentar lagi UKK (Ulangan Kenaikan Kelas). Pokoknya aku harus bisa dapat rangking 3. Ya aku harus bisa!” tekadku dengan mantap

Hari terus berlalu…

“yaah seminggu lagi UKK” keluhku
“tapi nggak apa apa, aku kan udah belajar. Aku siap kok ngadepinnya” kataku yang selalu menyemangatiku.

Hari yang ku tunggu pun datang. Selama 5 hari aku mengikuti UKK.

Sebulan kemudian…

Saatnya pengambilan raport.
“Dad, aku ikut ya ngambil raport. Aku mau tau hasilnya. Aku nggak sabar” kataku membujuk Dad
“nggak usah, kamu tunggu rumah saja biar Mom sama Dad yang ambil raport kamu” kata Dad
Aku tak bisa berkata apa apa. Akupun ditinggal oleh Mom sama Dad.

tiga jam kemudian…

“Mom itu raport ku kan?” tanyaku kepada Mom yang dari tadi memegang raportku
“iya ini.” kata Mom yang menyerahkan raportnya kepadaku dengan senyuman khasnya
“yeeeeeeeeeeeeeeeey aku dapat rangking 3” kataku kegirangan
Mom sama Dad hanya tersenyum.
“Dad mana hadiah yang Dad janjikan itu?” tanyaku kepada Dad
Lalu Dad menyerahkan sesuatu kepadaku. Dibungkus kertas kado. Aku sangat senang. Karna dalam pikiranku ini adalah BB impianku.

Saatku buka…

“Dad, apaan ini? aku mau BB bukan Alkitab” kataku yang pergi meninggalkan Mom sama Dad. Alkitabnya hanya ku taru diatas meja.
Akupun masuk kekamar. “Bete banget, aku udah belajar dengan semaksimal mungkin tapi yang dikasih malah Alkitab.” kataku yang dari tadi mengomel.

Akhirnya akupun mempunyai pikiran untuk pergi kerumah temen selama beberapa hari.
Tak kusangka, ternyata Mom sama Dad sudah mencariku. Ku dengar kabar lagi, katanya Dad jatuh sakit. Akhirnya akupun pulang kerumah.

Sesampai dirumah…

“kok sepi ya?” tanyaku
Tiba tiba pembatu ku keluar.
“eeh non baru datang kemana saja?” tanya bi Ina
“enggak kok bi, cuma kerumah temen.” jawabku
“non tau nggak? nyawa tuan itu hampir terancam lho. Sekarang tuan ada di ruamah sakit, sebaiknya non segera kerumah sakit saja” pinta bi Ina.

Akupun langsung segera kerumah sakit. Sampai dirumah sakit aku melihat Dad sedang berbaring disana. Aku pun mencoba masuk. Saat didalam kamar, aku melihat ada Alkitab, diatas Alkitab itu ada BB. “Dad, aku nggak tau kalau Dad ternyata beliin aku BB juga. Maafin aku Dad” kataku yang mencoba mengoyangkan tubuh Dad.
“kok nggak ada denyut nadinya?” tanyaku
Akupun langsung memanggil dokter. Ternyata Dad telah tiada. “Dad maafin aku” permintaan maafku sambil menangis, aku tak henti hentinya membuang air mataku.

Cerpen Karangan: Natalia Melati
Blog: nataliamelati.blogspot.com
Hallo sobat, namaku Natalia Melati. aku sekoalah di SMPN 259 JAKARTA. follow twitterku ya @Natalia_Pangrib. bye

Cerpen Pilih BB Atau Alkitab merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rindu Seorang Ibu

Oleh:
Ibu tua itu sedang berjalan menelusuri setiap rumah yang berjajar rapi di suatu perumahan, dia memakai daster yang sederhana dibalut dengan kerudung yang biasa dan membawa sebuah tas seperti

(Tutup) Senja

Oleh:
Kala itu dini hari, ketika fajar belum hadir menyambut pagi terdengar suara lantunan doa dari seorang gadis. Dimintalah kepada Yang Maha Kuasa berkah kehidupan dan kesembuhan dari bundanya. Reza

Selamat Tinggal Komposer Cilik

Oleh:
Suara alunan musik piano itu membuat Mulan serasa seperti berayun di atas not-not balok yang bertebangan ke udara. Yap, siapa lagi kalau bukan Bitha yang memainkan piano dengan suara

Harsh World

Oleh:
Pagi ini aku terbangun seperti biasa, aku membuka tirai jendela dan melihat keluar “Huufh!! Sepertinya cuaca hari ini bagus” “Kakak cepat bangun, makanan sudah siap” terdengar suara gadis memanggilku

23 (Dua Puluh Tiga)

Oleh:
Seiring bunyi deru kipas laptop yang semakin keras agak memekakkan telinga dalam suasana yang tenang di malam hari ini diiringi dengan ringkikan suara jangkrik yang ada di luar kamar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Pilih BB Atau Alkitab”

  1. Giselle Iona Rachel Tuelah says:

    Kayak tau ceritanya. Mirip cerita orang yang minta mobil ke ayahnya tapi dikasihnya Alkitab. Mirip banget

  2. Riva Fitrya says:

    Ya, mirip ama ceritanya yang di bilang sama Giselle. Ayahnya juga meninggal terakhirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *