Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Anak Kecil Lagi…?

Hari minggu yang cerah. Waktunya bangun pagi, gosok gigi, mandi terus sholat subuh. Kebetulan hari ini sarapan lebih pagi daripada biasanya dengan menu nasi goreng plus telur ceplok.. hehe “Anak mama yang manis jaga rumah...

Vellyza

suara lonceng mengharukan peliharaan yang mulia disaat tiikaman kau letakan di perisaiku apa kau tau apa yg ingin kulakukan? sesungguhnya aku ingin berlari mendekatimu dan memelukmu tapi jika itu kulakukan dia pasti akan...

Peluk Aku Papa

Pak bromo kelihatan bingung. Barusan dia dihubungi oleh pihak sekolah. mereka memberitahukan bahwa dilla tidak masuk. Pak bromo yang khawatir menelpon ke rumahnya. Namun Dilla tidak ada. Hal ini membuat pak Bromo semakin...

Teruntuk Sahabatku

Sejenak aku teringat dengan masa kanak-kanakku. Masa yang sangat indah dan mengesankan. Terlebih saat dimana aku merasakan hari pertamaku mengenyam bangku pendidikan. Aku pun sering tertawa sendiri karna dulu aku seorang...

Seluas Langit, Seluas Bukit

Bu Ida , Seorang ibu yang begitu menyayangi anaknya. Tapi apa? Kebaikannya dibalas dengan rasa pahit yang begitu dalam. Hingga datang dua malaikat dalam hidupnya. Dua malaikat itu pun menjadi pelengkap kehidupan Bu Ida dan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Puisi Untuk Bunda

  1. AuRania Eka 27 December, 2013 at 1:00 pm | | Reply

    Kereen .. Nangis nih bacanya :)

  2. Adila Megasih 29 April, 2014 at 1:48 pm | | Reply

    Cerita yang sungguh menyedihkan :’)

Leave a Reply