Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Aku Butuh Teman Bukan Musuh

Bel berbunyi nyaring. Suara itu terdengar sampai lantai 2. Bahkan sampai lantai 3. Matahari yang begitu terik merambat melalui jendela-jendela kelas. Semua siswa/i kelas 4 sekolah dasar, duduk dengan tertib. Tok.. tok.. tok.....

Shuuko (Persahabatan)

Perkenalkan nama ku Kyurie, aku bersekolah di SMPN 1 MARTAPURA. Dan sekarang aku sudah duduk di kelas VIII A. Aku mempunyai banyak teman di sekolah ku itu, aku juga mempunyai sebuah Fans Club yang bernama “Anime Loverz”....

06.15.30

Minggu, 17.30 WIB. “Keputusan Astrid sudah bulat! Apapun yang ayah dan ibu bilang gak akan mengubah pendirian Astrid untuk kuliah di Yogya!!!” bentak Astrid ketus kepada kedua orangtuanya. Sore itu memang sedang terjadi...

Bagai Bintang Sirius

Plak! Tamparan keras mendarat di pipi Nella yang mulus. “tampar aja terus! Tampar!” ujar Nella penuh emosi. “beraninya kamu dengan ayah kamu sendiri!” balas ayah Nella. “ayah? Ayah gue udah MATI” ujar Nella yang...

Tamparan Seorang Ayah

Darno ia lelaki tua yang menghabiskan masa-masa tuanya di meja perjudian dengan tak menghiraukan anak istrinya yang kelaparan di rumah akibat perbuatannya. “Ayah darimana? kok baru pulang?” Tanya ibu. “suami...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Puisi Untuk Bunda

  1. AuRania Eka 27 December, 2013 at 1:00 pm | | Reply

    Kereen .. Nangis nih bacanya :)

  2. Adila Megasih 29 April, 2014 at 1:48 pm | | Reply

    Cerita yang sungguh menyedihkan :’)

Leave a Reply