Sahabatku Saudaraku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 20 November 2016

Hari ini hari yang sangat sedih bagi sahabatku, Misya. dia sangat sedih karena ayahnya sudah meninggalkannya. dan sekarang dia tinggal dengan ibunya, dia menangis di dekatku sambil menutup wajahnya.

“Sudahlah Mis… jangan nangis lagi, ibumu kan masih ada, dia pasti akan memenuhi semua kebutuhanmu.” kataku menenangkan Misya.
“I.. iya Mar.. ini mungkin sudah kehendak tuhan.” kata Misya sambil mengelap tangisnya.

Ibu Misya lalu mwncari pekerjaan. dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kompleks sebelah. Satu tahun kemudian ibu Misya mendapat pekerjaan yang lebih baik yaitu menjadi penjual kendaraan di perusahaan terkenal. Misya tentu senang dengan kabar ini. namun dia tidak tega meminta uang jajan.

Saat ibu Misya pulang dari kerjanya dia mengalami kecelakaan. dia lalu dibawa ke rumah sakit terdekat. namun di saat Misya datang diantar aku dan ibuku, ibu Misya tersenyum ke Misya dan ke arahku. Lalu matanya terpejam dan meninggalkan Misya selamanya. Misya hanya bisa pasrah dan menangis.

“Misya nggak apa misy.. kamu bisa kok jadi saudara angkat Maria karena ibumu dan ibunya maria sangat dekat, ibu janji akan merawatmu seperti ibumu.” Kata ibuku.
Aku terkejut mendengar Misya akan menjadi saudaraku. Maria lalu memelukku dan ibuku. “terima kasih ya tante..” kata Maria di tengah isakanya.
“kamu juga boleh kok panggil ibuku dengan ibu atau bunda” kataku sambil merangkul Misya yang kini adalah saudaraku. terima kasih tuhan kau berikan sahabatku ini ibu yang kedua.

Cerpen Karangan: Adiba Ghafira Aininda
Namaku Adiba Ghafira Aininda di panggil adiba aku hobi membuat cerita umurku masih 10 tahun.

Cerpen Sahabatku Saudaraku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ganbatte Renee

Oleh:
Renee meraih selendang merah pelengkap pakaian menarinya. Hari ini adalah hari pertamanya menari di Negeri Sakura, Jepang. Ia gugup sekali. “Tidak usah takut, Renee. Tarianmu itu lincah,” kata Bunda

Lestarikan Permainan Tradisional Yuk

Oleh:
Murid-murid sedang berkmpul, mengobrol dan melakukan kegiatan lain-lainnya. Mereka sedang menunggu bu Lisa datang. “Selamat pagi anak-anak!” sapa bu Lisa. “Wah bu Lisa datang ayo duduk!” kata Keyla. “Selamat

Dia, Si Mayla Yang Malang

Oleh:
Minggu sore, di kediaman sepupu Mayla. Aku sudah satu jam berada di sini, mendengarkan ungkapan rindu dan amarah Mayla. Ada rasa sesal terhadap apa yang diucapkannya, bagaimanapun juga aku

Drama Queen (Part 1)

Oleh:
Cinta itu indah, cinta itu kadang buta, cinta juga kadang menjadi misteri dan cinta pasti mempunyai akhir. Mungkin ada kalanya akan menjadi manis atau pahit. Tapi cinta itu ibarat

I Love You My Brother (Part 4)

Oleh:
Aku mengambil satu dari baju-bajunya itu. Aku menciumnya dan memeluknya untuk bisa menghilangkan rasa rinduku ini. Setelah itu aku perhatikan satu persatu foto-fotonya yang ada di dinding kamarnya yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *