Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Jimat

Akhirnya aku berangkat juga ke Jakarta. Bersamaku kubawa segudang harapan. Bekerja dengan penghasilan yang cukup banyak, menutup semua kebutuhan keluargaku di kampung, menabung untuk masa depan, dan yang jelas hidup layak...

Sakitku Kutahan Demi Senyuman Keluarga

Namaku Via, Nama panjangku Viaaaaa… Eh.. Salah! Nama panjangku Selvia Zohrara. Aku duduk di bangku kelas 5 SD. Aku mempunyai kakak yang bernama “Selvia Zohdewi”, dia duduk di bangku SMP. Aku juga mempunyai seorang...

Cinta Nggak Bisu

“kita putus!!!“ “ya sudah. Aku akan cari yang lain!” “hah?” Pinkan adalah gadis super cuek dan dia pun paling gensi jika menangis di depan cowok. Bagi dia cewek yang nangis dan ngemis-ngemis mendapatkan cinta...

Setetes Embun di Pagi Hari

Penderitaan adalah lambang kekuatan jiwa, tak akan aku tukarkan penderitaan ini dengan sukacita manusia. Jiwaku menemukan ketenangan manakala hatiku bersukacita menerima himpitan kesusahan dan kesesakan kehidupan. Hatiku...

Secret Admirer In Rainy Season

November ceria. November musim hujan. Bulan ini adalah bulan paling disukai Anka. Biancha Ulinanta nama lengkapnya. Cewek serba lumayan. Lumayan pinter. Lumayan manis. Lumayan gaul dan juga lumayan kaya. Teman-temannya yang...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Sang Anak Yang Durhaka

  1. Jade Elisa Putri 6 September, 2013 at 2:46 pm | | Reply

    sudah sering aku baca cerita seperti ini,maaf nyinggung kak/dik!!! tapi tetap bagus kok! teruslah berkarya!!!

Leave a Reply