Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Aku Benci Bulan

Langit malam ini terlihat begitu indah, bintang bertaburan di atas langit gelap yang membentang. Terlihat sangat indah karena tak ada bulan di atas sana. Aneh ya, tak ada bulan kok dibilang sangat indah. Padahal dengan kehadiran...

Aku Memang Reza

Mentari pagi telah kembali. Siulan burung laksana melodi alam. Namun, itu semua tak sanggup membangunkan Reza dari tidurnya. Bu Winda, Ibu Reza adalah seorang buruh cuci. Bu winda melihat reza yang masih terlelap, ia menghampiri...

In O2SN Semarang

Selasa, 14 Mei – Jum’at 17 Mei 2013 di Semarang O2SN kepanjangan dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional. Peserta O2SN terdiri para juara 1, atau wakil dari masing masing karesidenan di Jawa Tengah. Ada 6 karesidenan...

Ayu

Pagi ini aku bangun sekitar pukul 07.00 WIB. Oh iya, namaku Aji dan aku tinggal di kota Surakarta. Tetapi aku kuliah di kota Semarang. Setiap aku pulang ke rumah pasti bangun kesiangan, yah dikarenakan di samping rumahku...

Pertemuan Dalam Mimpi

Kopi hitam pekat di depannya seakan-akan mencemooh Arief yang sejak tadi tak henti-hentinya meracau tentang mimpinya tadi malam. Pikirannya berkecamuk saat teringat puing-puing sisa mimpinya semalam. Tiap kali dia mencoba...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Sang Anak Yang Durhaka

  1. Jade Elisa Putri 6 September, 2013 at 2:46 pm | | Reply

    sudah sering aku baca cerita seperti ini,maaf nyinggung kak/dik!!! tapi tetap bagus kok! teruslah berkarya!!!

Leave a Reply