Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Selamat Berbuka Kak Roby!

Bulan ramadhan kali ini sama seperti sebelumnya, jauh dari keluarga memang sangat tidak menyenangkan, apalagi di saat mengingat momen dimana kami sedang berbuka dan sahur bersama. Aku Hanna umurku 19 tahun dan aku kuliah...

Penyesalan Atas Kesalahanku

Ini Terjadi saat aku masih sekolah, kami sedang masuk di dalam kelas untuk memulai jam pelajaran setelah selesai istirahat, kami pun masih makan cemilan sedikit karena kami masih belum kenyang, guru pun masuk ke kelas kami...

Seindah Jalan Cinta-Nya

Senja mulai pergi menjemput malam. Langit di ujung cakrawala kini tak lagi biru, ia telah memancarkan polesan warna jingga senja dalam balutan gradasi warna yang begitu indah. Paduan warna yang tergambar jelas dan nyata,...

Beautiful Tune About Love

Music is my life. Kalimat itu merupakan salah satu dari jutaan definisi Raditya Ardiansyah tentang musik. Cowok berzodiak Leo itu memang terobsesi untuk menjadi seorang musisi terkenal, syukur-syukur bisa go international....

Buat Mama

Akhirnya di rumah deh. Fani Imaya akhirnya bisa pulang ke rumah setelah hampir 3 minggu kegiatan di sekolah menahannya di Malang. Meskipun jarak Batu-Malang itu hanya satu jam perjalanan naik mobil, tetap saja kalau banyak...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Sang Anak Yang Durhaka

  1. Jade Elisa Putri 6 September, 2013 at 2:46 pm | | Reply

    sudah sering aku baca cerita seperti ini,maaf nyinggung kak/dik!!! tapi tetap bagus kok! teruslah berkarya!!!

Leave a Reply