Segelas Harapan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Perjuangan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 2 March 2022

Sejak kecil aku sudah terbiasa dengan mengantarkan segelas minuman ke orang lain di cafe orangtuaku. Dari yang aku alami kebanyakan pelangan memesan menu kopi spesial resep mama dan papa, memang tidak usah diragukan lagi kopi spesial itu rasanya memang enak, lalu yang membuat rasanya semakin nikmat adalah cara penyajiannya yang unik dengan menggunakan gelas khusus, oleh karena itu cafe kami terkenal dengan sebutan SEGELAS HARAPAN.

Beberapa tahun berlalu, tidak terasa sekarang aku sudah memasuki kelas tiga SMA, aku bercita-cita untuk membuka bisnis seperti orangtuaku, namun mendegar itu mereka bukannya senang justru mereka malah marah.
“MAMA ITU MAUNYA KAMU JADI DOKTER” Teriak Mama.
“Iya nak kamu jadi dokternya aja, biar kamu bisa lebih dari kami” Lanjut Papa.

Mendengar itu aku sedih, tapi di sisi lain aku semakin semangat untuk menggapai impianku agar AKU BISA MEMBUKTIKAN BAHWA AKU BISA MENCAPAI CITA-CITA YANG AKU MAU. Memiliki niat dan semangat yang mengebu-ngebu, masalah mulai datang, yaitu masalah keuangan yang menyebabkan cafe milik orangtuaku ditutup. Malam harinya saat aku sedang menatapi langit malam aku membuat janji.
“Aku berjanji akan membangun cafe sendiri dengan usahaku sendiri”.

Beberapa hari setelahnya saat aku sedang menunggu angkot aku melihat sebuah poster yang bertuliskan.
“Lomba cita rasa segelas kopi”
“hadiah utama adalah uang sekitar puluhan juta”
“salah satu juri adalah pemilik cafe terkenal dari perancis”

Tak berselang lama setelah melihat poster itu aku mulai berlatih dalam menciptakan rasa baru sebuah kopi dengan bantuan kedua orangtuaku, meski begitu aku tidak memberitahu tentang lomba itu ke mereka karena aku saat aku menang aku ingin itu menjadi sebuah kejutan untuk mereka. Aku juga tidak lupa dengan kewajibanku sebagai anak SMA aku tetap menjalaninya dengan sunguh-sunguh. Biasanya setelah sekolah aku berlatih untuk persiapan lomba hingga seminggu setelah itu aku mulai mengikuti lomba itu sendirian. Disana aku melihat peserta lain tidak sendirian karena mereka ditemani seseorang.

Saat lomba berlangsung aku menjadi panik karena lomba itu disiarkan di TV, aku panik karena aku sadar kebiasaan ayah yang menonton TV akan mendapatiku yang sedang mengikuti lomba. Tapi semua itu tidak masalah karena tujuanku saat ini hanya harus menang mengikuti lomba ini.

Tak berselang lama aku mendapati host dan juri menghampiriku.
“Hello” kata juri itu
“hello” balasku dalam bahasa inggris
“So what is you make for us?”
“I made a segelas harapan for you, which mean in english it’s called a glass of hope”
“a hope?” jawab bule itu dalam bahasa inggris.

Setelah itu juri itu menengguk minuman yang aku buat sendiri, setelah itu juri memberiku beberapa kata dan berjalan menuju ke peserta selanjutnya.

Setelah semua selesai aku mendapati diriku sedang berdiri dengan beberapa peserta sambil melamun, yang ada di benakku saat ini adalah aku hanya bisa berserah diri kepada tuhan apa pun keputusan para juri. Aku dan semua peserta bersorak ria saat host datang untuk mengumumkan hasil. Juara tiga hingga juara pertama host tidak menyebutkan namaku.
“Aku tahu ini bukan kesempatanku” kataku dalam hati.

Aku pun mulai berjalan untuk keluar dari sana, tapi aku berhenti saat aku mendengar namaku disebut oleh host sebagai peserta TERFAVORIT. Aku mulai mengeluarkan air mata karena bahagia atas usahaku untuk membuat SEGELAS HARAPAN yang beriskan kopi dari resep orangtuaku. Meski aku bukan juara pertama aku tetap senang karena setidaknya aku mendapatkan sesuatu dari kejadian ini yaitu.

SEBUAH PENGALAMAN YANG TIDAK TERLUPAKAN DAN JUGA SEBUAH HARAPAN DARI SEGELAS HARAPAN BUATANKU SENDIRI.

Cerpen Karangan: Shofa Nur Annisa Deas
Blog / Facebook: Shofa Deas
Shofa Deas adalah nama pena dari Shofa Nur Annisa Deas. Shofa saat ini sedang berjuang menekuni cerpen agar cerpen-cerpen buatannya bisa di terima semua oleh cerpenmu.com.
semoga semua cerpen buatan Shofa Deas bisa terbit semua di cerpenmu.com aamiin dan juga cerpenmu.com semoga bisa selalu maju untuk seluruh dunia

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 2 Maret 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Segelas Harapan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bukan Binatang Lajang

Oleh:
Akhirnya, bukan binatang lajang… Jatuh cinta pada pandangan pertama itu memamang indah, apalagi kalau kita bener-bener bisa mendapatkan tuh cintanya. Mungkin ini yang gue rasaain saat untuk pertama kalinya

Beauty

Oleh:
Berbeda dengan sebagian gadis di kelasnya, Maya lebih memilih bermain ponsel dibandingkan harus berfoto bersama mereka. Kebetulan jam pelajaran Bahasa Inggris sedang kosong karena gurunya cuti melahirkan. Alhasil, suasana

Ketika Ibu Sakit

Oleh:
Ibu sakit, siapa yang tidak sedih? Aku dan Ratifah pun tak dapat memungkiri hal itu. Hampir setiap malam, aku selalu berdo’a kepada Tuhan, supaya Ibu disembuhkan. Agar dapat kumpul

Berperilaku Sopan Hidup pun Tentram

Oleh:
Di suatu sekolah yaitu “SMP N INSAN CENDEKIA”, terdapat 3 orang sahabat yang bernama Robin, Rozi dan Farhan mereka sekarang duduk di kelas 9 yaitu, kelas 9I. Masing masing

Diary of Love

Oleh:
Tibalah saat dimana gue sekarang jadi murid smp. Hari senin mungkin menjadi hari yang paling melelahkan bagi beberapa orang, yah karena selain gue harus bangun lebih pagi dari biasanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *