Selamat Ulang Tahun Ayah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Keluarga
Lolos moderasi pada: 26 September 2017

Namaku Rania Kamelia Putri. Aku tinggal bersama Ayah dan Kakakku, Rini Adelia Putri. Ibuku telah pergi meninggalkan dunia ini karena melahirkan adikku. Adikku pun ikut bersama Ibu meninggalkan dunia. Ayahku bekerja sebagai petani dan kadang-kadang membantu Pak Setyo, ketua RT untuk membajak sawahnya.
Ayahku ini seorang yang tegar dan bijaksana. Aku sangat bangga kepadanya.

Pagi hari tanggal 13 Maret..
Hari ini libur. Aku sangat bosan di rumah. Kakakku sedang asyik membaca buku. Oh, iya! Aku teringat bahwa 2 hari lagi, ayahku ulang tahun! Aku segera memberitahukan hal ini kepada kak Rini.
“Kak Rini, 2 hari lagi kan.. ayah ulang tahun.” Ucapku. “Oh iya!! Rania, kita beli kue yuk!” Ajak Kak Rini. Aku mengangguk senang.

Aku dan Kak Rini berpatungan membeli kue dan hadiah berupa pakaian baru karena pakaian Ayah hanya sedikit. Ya, uangku hanya RP 70.000,00 itu pun tabunganku selama 1 bulan. Sementara Kak Rini uangnya RP 85.000,00 jadi, mungkin itu cukup.

Di toko kue..
“Kak, yang murah saja ya!” Saranku. Kak Rini mengangguk. Ternyata, Kak Rini membeli kue seharga RP 40.000,00. Lalu aku dan Kak Rini membeli baju seharga RP 90.000,00 . Tapi itu bagus dan cukup untuk Ayah. Karena masih ada sisa, aku dan Kak Rini membeli kartu ucapan.

Pulangnya…
“Wah, udah ada ayah nih, Kak!” Kataku kaget. Kak Rini juga terkejut.

“Assalamu’alaikum” ucap kami. Ayah menjawab salam dan tersenyum.
“Dari mana kalian?” Tanya Ayah. “Dari rumah teman, Yah.. ayah, kita mau ke kamar dulu ya..” jawabku berbohong. Maaf Ayah..
Ayah tersenyum. Aku dan Kak Rini membungkus kado untuk Ayah di Kamar.

2 hari kemudian…
“Kak, ayah bentar lagi pulang.. mending kita matikan lampu sekarang.” Usulku.
“Iya Ran, benar kata kamu.” Kata Kak Rini. Aku segera bersembunyi.

“Assalamualaikum.. lho? Kok gelap?” Tanya Ayah heran. Ayah menyalakan lampu lalu kami mengucapkan, “HAPPY BIRTHDAY, AYAH!”
Lalu, kami menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Ayah. Kami juga memberikan kartu ucapan untuk Ayah.

“Alhamdulillah.. terimakasih anak-anak, Ayah bersyukur dan bangga punya anak seperti kalian.” Kata Ayah. Lalu, Ayah memeluk dan mencium kami.

“Yah.. ini baju untuk ayah.. semoga suka ya, Ayah.” Kata Kak Rini. Ayah semakin terharu.
“Makasih anak-anak.. ayah sangat bersyukur punya anak seperti kalian.”

Amanat: Kita harus berbakti dan menghormati orang tua. Karena Ridhonya Allah adalah Ridho Orang tua.

Cerpen Karangan: Haifa Khairiyyah
Facebook: Haifa Khairiyyah
Haifa Khairiyyah yang disapa Haifa ini memiliki hobi menulis. Jangan lupa untuk follow instagram pribadinya, @haifabcd.

Cerpen Selamat Ulang Tahun Ayah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat Baru dari Jepang

Oleh:
Burung-burung berkicauan di pagi hari, sedangkan aku sibuk mencari buku KKPK yang entah ke mana. Oh ya perkenalkan namaku Nasha Maura panggilanku Maura. Aku bersekolah di Smart Internasional School.

Maple dan Soba

Oleh:
Impian? Maksudnya apa yang kuinginkan? Aku ini hanya ingin punya bunga Soba dan Daun Maple, lalu? Entahlah namun hanya itu yang sedang kuinginkan. Aduh ini sudah pukul 7! tidak

Jamu Buatan Ibu

Oleh:
Sang mentari menyinari bumi. Burung-burung berkicau di pagi yang cerah ini. Donna baru bangun. Rambutnya yang panjang teruwel-uwel tak karuan. “Indahnya….” Donna menghirup udara sejuk di pagi ini. “Nak

Saudara Kembar Yang Telah Hilang

Oleh:
Namaku adalah Indah. Aku punya sahabat, namanya adalah Henry. “Hai,” Ucap orang asing yang duduk di sebelah. “Hai juga.” Ucapku dingin. “Namamu siapa?” Ia bertanya “Indah.” Jawabku singkat. “Oh

Ayah

Oleh:
Bel pulang sekolah berbunyi, aku segera buru-buru pulang. Kata ibu, hari ini nenek datang ke rumahku. Aku ingin meminta nenek bercerita tentang ayahku yang entah pergi kemana. Oh ya,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *