Senja (Aku Rindu)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 28 October 2017

Satu jam sudah diriku mematung menyendiri di perpustakaan sekolah. Sudah satu jam pula lalu lalang para murid tak terdengar. Kutegakkan badan dan menghela nafas perlahan. Melangkahkan kaki disambut cahaya senja yang menembus sela-sela jendela sekolah. Sepi, sunyi, sendiri, ini yang selalu aku nanti. Dalam diam kulayangkan pikiran mengikuti irama sepatu. Senja yang kurindu sejak pagi, kini menghampiri mengikuti suasana hati. “Tersenyum Senja.” Ucapku perlahan.

Kulangkahkan kaki diiringi senandung lagu kesukaanku. Seperti alam yang mengerti hati ini, kuserahkan semua bebanku pada mereka. Kuhentikan langkah beberapa saat, menutup mata dan berkata, “Tuhan, terima kasih. Semoga ini yang terbaik dari-mu.” Setelah ku berdo’a, kurasakan tangan mungil menggenggam tanganku.

“Kak Senja sedang apa?” Suara lembut itu kusambut dengan senyuman.
“Berdo’a.” Jawabku singkat.
“Untuk siapa?” Tanya gadis manis di hadapanku.
“Untuk kakak dan untuk Bintang.”
“Untuk mama dan papa?” Tanyanya lagi.
“Sudah. Sudah Tuhan sampaikan pula do’a kakak.” Jawabku disusul senyuman termanis.

Sudah hampir tengah malam, kantuk tak kunjung menghampiri. Sayup-sayup kudengar percakapan di halaman depan rumah. Meringkuk, manatap kosong ke arah bingkai foto di atas meja belajar. Sekali lagi berdo’a, sekali lagi memohon pada Tuhan. Air mata tak dapat terbendung lagi.

Kudengar engsel pintu kamarku berbunyi, segera kubaringkan diriku. Kurasakan sentuhan hangat tangan yang selalu aku rindukan menyentuh pundakku. Kututup mataku perlahan, berpura-pura tidur agar ia tak khawatir.

“Mama pergi. Jaga Bintang, jadilah wanita kuat.” Suara itu, suara terlembut. Dan kecupan ini, akan menjadi kecupan terakhir darinya.

Tamat

Cerpen Karangan: Diva Aulia Adisti
Facebook: Divaa Aulia
Assalamu’alaikum. Namaku Diva, aku adalah siswi di salah satu SMK di Kota Hujan. Ini cerpen kedua ku setelah yang pertama (Secarik Kertas dari Hati), yang aku publikasikan di sini, hehe.
Sebelumnya pernah aku publikasin di akun Wattpad-ku. Semoga teman-teman berkenan membaca serta memberikan sedikit kritik dan saran atas cerpenku ini.
Terima Kasih.

Cerpen Senja (Aku Rindu) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Rindu Kedamaian

Oleh:
Malam dingin menemani, simpang siur suara jangkrik yang khas menjadi musik pengiring tidur. Ku lihat jam dinding menunjukkan pukul 22.00, mataku belum ingin terpejam masih beradu pada pena dan

Tak Tersampaikan

Oleh:
“brisik” grutuku mendengar orang-orang di sebelah rumahku sedang melakukan pembangunan rumah. Bangunan tingkat dua sama seperti rumahku. Rumah itu sudah hampir jadi sekarang. Aku tak sabar menuggu rumah itu

Secerca Harapan

Oleh:
“Melangkah, menjauhi, atau berdiam?” Kupandangi buku usang yang ada di atas meja belajar reot yang kududuki, bersampul dengan kertas kalender bekas yang kuminta pada toko kelontong tempat ayah bekerja.

Kenapa Mamah dan Papah Pisah?

Oleh:
Saat itu aku masih berusia 6 tahun dan belum mengerti arti sebuah perpisahan atau perceraian. Bahakan ketika di saat aku duduk di sebuah kursi bersama nenek ku menyaksikan sidang

Mempunyai Adik Baru

Oleh:
Hai namaku Nabilah Azahro, cukup panggil Aza saja. Aku bersekolah di Min Pelaihari. Pada hari Senin (Tanggal 20 juni 2016) pada jam 4 subuh terdengar suara orang menangis, pada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *