Seragam Baru Untuk Adik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keluarga, Cerpen Perjuangan
Lolos moderasi pada: 26 April 2017

Bagi seorang kakak, terhadap seorang adik tugasnya adalah menjadi panutan dan bisa menjaganya. Namun tidak bagi Dina, setelah berbagai macam masalah dan orangtuanya meninggal akibat kecelakaan, Dina harus bisa menjadi sesosok orangtua yang bisa membiayai hidup dia berserta Adiknya.

Dina adalah Gadis berusia 19 tahun, yang dimana ketika orangtuanya meninggal dia baru saja masuk kuliah, sungguh beban yang luar biasa pula ketika dimana adiknya masih bersekolah SD. Membagi waktu antara adik, keuangan dan kuliah membuat dia pusing, pernah ia putus asa dan ingin memilih keluar dari kampusnya, namun ia masih teringat oleh ucapan dari bundanya
“Kalau mamah sama bapak ada apa apa, janganlah kamu putus asa din, kamu kuat”
Ucapan itu yang membuat Dina kuat, dan kini permasalahannya, bagaimana cara dia mencari uang itu… Tetangga dan keluarga jauhnya sudah agak susah untuk membantu biaya dia…

“Kak, lihat nih. Seragam Bagus udah jelek sama kucel gini” yah begitulah ucapan adiknya ketika tadi pagi sedang sarapan dengan dina
“Bagus mau beli yang baru, Bagus malu sama temen temen bagus kak” dan kalimat selanjutnya itulah yang membuat Dina bingung akan dari mana uang yang miliki.
“Bagus emang mau seragam barunya kapan nak?” tanya Dina kepada adiknya ini dengan senyum
“Bagus maunya secepatnya kak, soalnya Bagus udah malu sama temen temen Bagus”
“Ya udah, kakak usahain yah”
“Iyah kak”

Dina kembali berpikir, ia tidak mau membuat saudaranya kecipratan dari kesusahan ini, yah Dina tidak akan memberikan Bagus baju baru saja, melainkan sepatu baru karena sepatu yang Bagus pakai sebenarnya sudah tidak layak dipakai.

Saat dina pergi ke kampus, ia melihat ada lowongan pekerjaan di salah satu tempat makan, dia pun masuk dan menanyakannya
“Maaf pak, mau menanyakan apakah benar ada lowongan pekerjaan di sini?” sambutan dari Dina ini
“Iya dek, ada lowongan di sini” ucap seorang lelaki paruh baya yang menggunakan jas hitam
“Anu pak, untuk syaratnya apa aja?”
“Lolosan SMA dek, bisa berbicara dengan pelanggan dan yang terpenting wanita”
“Ade berminat? karena sebenarnya kami kurang personil di sini dek”
“Iyah pak, saya berminat sekali.. saya ingin berkerja di sini. Tapi pak”
“Tapi kenapa dek?”
“Tapi saya kuliah”
“Oh gak papa, kamu bisa menyesuikan dengan jam pulang kuliah kamu”

Dan pada akhirnya, dia pun mulai berkerja di sana, setiap pulang dari kampus dia selalu berkeja di sana, 8 jam sehari ketika ada waktu istirahat dia mengerjakan tugasnya. Terlihat ngantuk setiap ia tiba di kampus, tapi ia singkirkan hal itu untuk adik tercintanya.

Sudah 1 bulan ia berkerja di sana, melalui banyak hal. Mulai dari hinaan, cacian dan makian dari pelanggan yang terkadang adalah temannya ataupun jurusan lain. Dan terkadang terjadi di kampus. Namun ia hiraukan saja hal itu

Hari ini adalah hari gajian. Hal yang sangat disyukuri olehnya. Akhirnya ia pulang dengan terburu buru, ke toko peralatan sekolah. Membeli seragam merah putih, pramuka, topi dasi dan sepatu untuk adiknya ini.. masih menyisahkan uang.. Namun saat di jalan, ada para penjambret yang meminta uang dan barangnya itu. Meskipun ia wanita, ia berusaha keras untuk tetap melindungi barangnya. Perlakuan kasar dari para penjambret tidak serta merta membuat ia melemah, ia tetap saja melawannya dan pada akhirnya penjambret itu kalah. Dina yang terlihat luka besetan dan tonjokan dengan susah payah ke rumah untuk menemui adiknya

“Kak.. kakak kenapa?” tanya adiknya yang kaget melihat kakaknya penuh luka
“hh.. hehe, kakak ngelindungin ini dek dari penjambret”
“Apa itu kak?”
“Ini seragam baru, sama sepatu baru untuk kamu. Oh yah ada jam juga. Jangan lupa pakai, biar ganteng haha”
“Kakak? beneran kak”
“Iyah.. kakak ini kan orangtua kamu juga. Jadi harus dong memberi kamu yang terbaik”
“Kakakkk, makasih banget kak”
“Sama sama dek”

Dan mereka pun berpelukan

TAMAT

Cerpen Karangan: Arie Andreana Taufiq
Facebook: facebook.com/arieandreana.taufiq

Cerpen Seragam Baru Untuk Adik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mentari Berkabut

Oleh:
Pagi itu suasana hari sangat cerah, seperti hatiku yang sedang berbahagia mendapatkan hadiah dari sang ayah, hadiah yang sangat aku idam-idamkan hadiah yang tidak akan pernah aku lupakan dan

Senyuman

Oleh:
Langkah kakiku terhenti di depan sebuah kalender samping kamarku. Aku melihat ke dalam kalender tersebut dengan tatapan tajam. Mataku tertuju ke salah satu tanggal di kalender tersebut. Aku berusaha

Sepotong Senja dari Pantai

Oleh:
Pesan singkat itulah yang membawanya berdiri di sini. Tidak seperti biasanya meski setiap hari ia keluar masuk pantai ini. Hamparan pasir nan putih menyapanya. Sepoi angin membelai kerudung tipisnya

Takdir Sukri

Oleh:
Hilir mudik, mondar-mandir, semua bergerak berusaha mengejar roda putaran waktu yang bergulir dengan sangat cepat, pepatah bahwa waktu adalah uang, waktu adalah seperti pisau yang memiliki 2 mata yang

Aku Sayang Ibu

Oleh:
Ibu, Kau mengandungku selama 9 bulan lamanya. Lelahmu sama sekali tak kau hiraukan. Teriknya sang surya tak menyurutkan semangatmu untuk giat bekerja demi membantu keluarga tercinta. Ibu, Rahimu yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *